Tingkatkan Kembali Pariwisata Bali dengan Lindungi Sungai dari Sampah

Rabu, 06 November 2019 - 01:31 WIB
Tingkatkan Kembali Pariwisata...
Tingkatkan Kembali Pariwisata Bali dengan Lindungi Sungai dari Sampah
A A A
DENPASAR - Tahun lalu, Bali menyumbangkan USD7,6 miliar (Rp100 triliun) atau sekitar 40 persen pendapatan negara dari sektor pariwisata. Sayangnya, dengan dikunjungi hampir 16 juta wisatawan setiap tahunnya, Bali pada 2019 ini mengalami penurunan drastis.

Penurunan jumlah pengunjung di tahun ini pun mempengaruhi belanja pariwisata di Bali yang turun sekitar 8 persen. Dan, ironisnya salah satu alasan utama turis asing tidak kembali ke Bali adalah sampah. Bali tercatat menghasilkan sekitar 1,6 juta ton sampah per tahun dan 20 persennya adalah sampah plastik.

Guna menanggulangi permasalahan tersebut, PT Multi Bintang bersama aktivis lingkungan yang juga pendiri Make A Change World, Gary Bencheghib meluncurkan kampanye memperkenalkan budaya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab untuk melindungi Bali.

Kampanye ini juga akan mencakup pemasangan 100 trash booms di sekitar Bali, solusi teknologi terjangkau untuk jebakan sampah yang dikembangkan perusahaan startup lingkungan asal Jerman, Plastic Fisher. Trash booms secara efektif dapat menghentikan sampah masuk ke sungai, saluran air, dan pantai Bali.

"Setiap orang yang mengunjungi Bali akan selalu senang memiliki pengalaman bersama kami. Ini adalah komitmen kami untuk mendukung pariwisata Indonesia dan memastikan Bali terus menjadi tujuan bintang. Kami percaya cara terbaik untuk mencegah sampah ke pantai dan laut dimulai dari budaya perilaku kelola sampah yang bertanggung jawab dan mencegah sampah ke sungai," ujar Marketing Director PT Multi Bintang Indonesia Niaga, Mariska van Drooge dalam pernyataannya, Selasa (5/11).

Deputi IV Bidang Koordinasi SDM, IPTEK, dan Budaya Maritim Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia, Safri Burhanuddin mengungkapkan bahwa pihaknya sangat senang Multi Bintang bisa ikut terlibat, dan seluruh pihak lainnya diharapkan bisa turut terlibat. "Kami sangat menghargai usaha masyarakat yang didukung oleh swasta seperti ini," imbuhnya.

Dalam kesempatan ini, Gary Bencheghib juga mengutarakan jika dalam 10 tahun terakhir, pihaknya telah meluncurkan ekspedisi di beberapa sungai paling tercemar di dunia dan telah melihat sendiri perlunya tindakan sesegera mungkin. "Jadi, untuk merayakan sepuluh tahun berdiri, kami sangat senang untuk berkontribusi ke tempat awal semuanya dimulai yaitu Bali," ungkapnya.

Sebagai permulaan, akan terdapat tiga trash booms sungai di anak-anak Sungai Ayung, jalur air terpenting di Bali. Trash booms pertama telah dipasang di Sungai Ye Poh di Desa Kerobokan Kelod. Sedangkan, trash booms yang lain akan dipasang beberapa minggu mendatang dan selanjutnya akan diikuti kampanye edukasi interaktif soal tata kelola sampah untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya untuk tidak membuang sampah di sungai.

"Kami menciptakan trash booms yang efektif dan terbuat dari bahan-bahan lokal untuk memberikan solusi pengumpulan sampah di sungai yang sederhana dan efisien sesegera mungkin. Alat ini mudah dirakit dan dirawat. Sebelumnya, kami telah berhasil mengimplementasikan ini di Sungai Citarum," kata Leading Engineer Plastic Fischer, Moritz Schulz.

Guna melacak perkembangan dan keefektifan kegiatan ini, sebuah platform online bernama River Watch diaktifkan untuk memantau kondisi sungai dan memberikan edukasi publik. Platform online ini diharapkan menjadi platform sungai bersih di seluruh dunia.
(nug)
Berita Terkait
Satgas Lingkungan dan...
Satgas Lingkungan dan Banjar Adat Alas Arum Berikan Sembako
Kampung Bali Jadi Percontohan...
Kampung Bali Jadi Percontohan Ekosistem Lingkungan di Tengah Kota
Pembuang Limbah yang...
Pembuang Limbah yang Bikin Sungai di Denpasar Memerah Ditangkap
Bali Entrepreneurship...
Bali Entrepreneurship Minifest 2025 Ajak Pelaku Usaha Bali Bangun Bisnis Ramah Lingkungan
Green School Bali Masuk...
Green School Bali Masuk Nominasi 3 Besar Kompetisi Sekolah Terbaik Dunia
Sandi Uno Tegaskan Pariwisata...
Sandi Uno Tegaskan Pariwisata Era Baru Harus Berkelanjutan Lingkungan
Berita Terkini
Pihak Ruben Onsu Siap...
Pihak Ruben Onsu Siap Jadikan Video Live Sarwendah Bukti di Sidang Gugatan Hak Asuh Anak
9 menit yang lalu
Petisi Boikot Sarwendah...
Petisi Boikot Sarwendah Tembus 95 Ribu Tanda Tangan, Ruben Onsu: Itu Konsekuensi Bukan Rekayasa
42 menit yang lalu
10 Tips Bikin Video...
10 Tips Bikin Video Review Tembus Jutaan Penonton ala Konten Kreator Riandi Lamusu
3 jam yang lalu
Karbohidrat atau Protein,...
Karbohidrat atau Protein, Mana yang Lebih Baik untuk Sarapan? Ini Jawaban Ahli Gizi
3 jam yang lalu
Arbani Yasiz Ungkap...
Arbani Yasiz Ungkap Riset Bareng Content Creator untuk Film 402 Rumah Sakit Angker Korea
3 jam yang lalu
Liburan Mudah dan Fleksibel...
Liburan Mudah dan Fleksibel dengan Layanan Paylater
11 jam yang lalu
Infografis
Penyebab Punahnya Harimau...
Penyebab Punahnya Harimau Bali Lebih Tragis dari Harimau Jawa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved