Pemerintah dan Swasta Bermitra demi Layanan Kesehatan Terbaik

Selasa, 19 November 2019 - 21:10 WIB
Pemerintah dan Swasta...
Pemerintah dan Swasta Bermitra demi Layanan Kesehatan Terbaik
A A A
JAKARTA - Implementasi program Cakupan Kesehatan Semesta (Universal Health Coverage/ UHC) masih menjadi tantangan bagi banyak negara di dunia. Berdasarkan data, setengah dari populasi dunia saat ini belum mendapatkan akses layanan kesehatan dasar. Pencapaian UHC juga merupakan salah satu tujuan pembangunan berkelanjutan, yang menunjukkan tingkat kesehatan dan kesejahteraan yang baik.

Di Indonesia, biaya untuk mencapai UHC meningkat secara bertahap, seiring berjalannya waktu yang tentu akan menjadi beban bagi anggaran pemerintah di masa mendatang. Menjangkau semua pihak di sektor informal untuk bergabung dengan JKN melalui pemberian subsidi secara penuh atas premi akan sangat mahal bagi anggaran pemerintah, dan meningkatnya prevalensi penyakit tidak menular maupun kronis akan menantang kemampuan pemerintah untuk menyediakan semua layanan kesehatan bagi setiap orang.

Perlu dicatat bahwa dalam beberapa pertemuan dan dengar pendapat dengan pemerintah, Komisi IX DPR-RI telah menyerukan opsi untuk mengatasi defisit yang membengkak dari Cakupan Kesehatan Semesta di Indonesia, termasuk merekomendasikan pemerintah untuk mempertimbangkan serta menilai penggunaan model pembiayaan inovatif. Hal ini sejalan dengan upaya Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS) dalam mencari metode pembiayaan inovatif untuk Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala BAPPENAS saat itu, Bambang Brodjonegoro, dalam Konferensi Tahunan SDGs pada 2019 mengatakan, yang menjadi prioritas utama adalah bagaimana membiayai SDGs. Dan, sejumlah tujuan khusus yang berkaitan dengan pencapaian Cakupan Kesehatan Semesta merupakan area kunci untuk dikembangkan terkait penggunaan berbagai metode pembiayaan inovatif, termasuk partisipasi sektor swasta dan nonpemerintah.

Untuk mencapai tujuan itulah Kaukus Kesehatan DPR-RI bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan dan Kementerian Keuangan RI menggelar dialog bertema Pembiayaan Inovatif untuk Mencapai Cakupan Kesehatan Semesta Berkelanjutan di Indonesia. Dialog yang digelar di Jakarta pekan lalu dan disponsori oleh PT Johnson & Johnson Indonesia ini dibuka oleh Ketua Kaukus Kesehatan DPR-RI Suir Syam, dengan keynote speech Mohammad Subuh, mewakili Menteri Kesehatan. Acara ini juga mengundang sejumlah pembicara internasional untuk berbagi sejumlah praktik global dalam pembiayaan inovatif di sektor kesehatan.

Presiden Direktur PT Johnson & Johnson Indonesia Sawan Malik dalam sambutannya menyampaikan pentingnya kemitraan pemerintah dan perusahaan. "Johnson & Johnson telah bekerja sama dan bermitra dengan sejumlah pemangku kepentingan terkait agar dapat mengembangkan serta memberikan solusi terintegrasi dan berbasis bukti untuk perawatan kesehatan. Keberlanjutan adalah perhatian utama untuk membantu mencapai tujuan kesehatan di Indonesia. Kami mendukung Pemerintah Indonesia dalam upaya mencapai tujuan kesehatan nasional dan memahami bahwa hal ini akan membutuhkan keterlibatan aktif para pemangku kepentingan, termasuk para donor, organisasi nirlaba, sektor swasta, dan publik," bebernya.
(tsa)
Berita Terkait
Meningkatkan Akses Layanan...
Meningkatkan Akses Layanan Konseling Keluarga Jakarta melalui Mobil SAPA
Langgar Protokol Kesehatan,...
Langgar Protokol Kesehatan, Angkutan Umum Akan Ditindak Tegas
Transportasi Umum Harus...
Transportasi Umum Harus Higienis dan Terapkan Protokol Kesehatan
Kuliah Umum UMJ Bahas...
Kuliah Umum UMJ Bahas Pentingnya Transformasi Sistem Kesehatan Nasional
Unpad Jadi Kampus Terbaik...
Unpad Jadi Kampus Terbaik Hasilkan Artikel Ilmiah Umum dan Kesehatan
Libur Panjang, DKI Perketat...
Libur Panjang, DKI Perketat Pengawasan Prokotol Kesehatan di Tempat Umum
Berita Terkini
Indonesia Manufacturing...
Indonesia Manufacturing Symposium 2026, Membangun Sistem Enterprise
8 jam yang lalu
Album Baru Slank Republik...
Album Baru Slank Republik Fufu Fafa Resmi Meluncur, Sarat Kritik Sosial
8 jam yang lalu
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh dengan Keseruan: Menjelajahi Pesona Malaysia, Singapura & Thailand
9 jam yang lalu
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 62: Dipa Terus Memprovokasi Novan, Sementara Davina Merasakan Firasat Buruk
10 jam yang lalu
Shopee Campus Cup Diperpanjang!...
Shopee Campus Cup Diperpanjang! Waktunya All Out & Kumpulkan Poin untuk Bawa Kampus Kamu Jadi Juara!
10 jam yang lalu
Kini Merawat Kulit Jadi...
Kini Merawat Kulit Jadi Lebih Personal, Teknologi EXO3 Siap Manjakan Kulitmu dari Rumah
10 jam yang lalu
Infografis
5 Badan Intelijen Terbaik...
5 Badan Intelijen Terbaik pada 2025, Nomor 2 Paling Kejam dan Kontroversial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved