Cegah Gizi Buruk, Danone Gelar Edukasi Gizi dan Pola Asuh

Kamis, 21 November 2019 - 01:01 WIB
Cegah Gizi Buruk, Danone...
Cegah Gizi Buruk, Danone Gelar Edukasi Gizi dan Pola Asuh
A A A
JAKARTA - Dalam menghadapi pencegahan berbagai tantangan kesehatan terhadap anak di masa depannya, kebiasaan pola makan dan bersih sehat perlu ditanamkan sejak dini. Di sini, peran orang tua dan tenaga pengajar di lembaga pendidikan begitu vital untuk memulai edukasi tentang pentingnya pemenuhan nutrisi, terutama di lingkungan belajar seperti sekolah.

Guna mendukung hal tersebut, Danone Indonesia memperluas jangkauan program edukasi Isi Piringku untuk anak 4-6 tahun kepada sejumlah guru pendidikan usia dini, pemerintah dan dinas tingkat daerah, hingga organisasi kemasyarakatan terkait intervensi pola asuh dan gizi seimbang pada masa kanak-kanak.

Saat ini, sekitar 17,7% balita di Indonesia masih mengalami gizi kurang dan gizi buruk, hingga 30,8% terindikasi stunting. Di luar itu, sekitar 55% balita mengalami kekurangan energi, dan lebih dari 80% anak usia 4-12 tahun kekurangan EPA+DHA. Kondisi tersebut dapat disebabkan oleh kekurangan akses pangan bergizi, ketidaktahuan mengenai gizi, hingga kurangnya akses air bersih, sanitasi, dan perilaku hidup bersih sehat.

Health and Nutrition Sustainable Development Senior Manager Danone Indonesia, Wailayati Ningsih mengungkapkan, salah satu hal yang penting dilakukan untuk keunggulan bangsa adalah dengan memajukan kesehatan anak-anak usia dini.

"Lembaga pendidikan memiliki peran besar dalam menentukan pembelajaran anak, termasuk edukasi mengenai gizi seimbang dan perilaku hidup bersih sehat. Di tengah-tengah perayaan Hari Kesehatan Nasional, kami melanjutkan edukasi pola asuh dan Isi Piringku 4-6 tahun di Jakarta Utara sebagai perwujudan misi kami untuk membawa kesehatan melalui makanan ke sebanyak mungkin masyarakat," papar Wailayati.

Danone Indonesia pada Rabu (20/11), menggelar Sosialisasi Pola Asuh dan Isi Piringku 4-6 tahun kepada 120 guru PAUD dari 6 kecamatan di Jakarta Utara, yakni Penjaringan, Pademangan, Tanjung Priok, Koja, Cilincing, dan Kelapa Gading. Di sini, Danone Indonesia turut melibatkan Dinas Pendidikan dan Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Pemerintah Daerah, dan TP PKK Daerah.

Kegiatan itu pun memperoleh sambutan yang positif dari Wakil Walikota Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim, S.Ip, M.Si. "Peningkatan kesehatan anak terutama balita memerlukan kerjasama berkelanjutan dari berbagai pemangku kepentingan, baik dari pemerintah, masyarakat, maupun sektor swasta," tegas Ali Maulana.

"Intervensi tahap awal berupa edukasi gizi dalam pendidikan anak balita sangat penting, terutama ketika anak sudah mulai mengenal dan memilih makanan sendiri. Kami berharap kegiatan ini dapat disebarluaskan di masyarakat, masuk ke kurikulum untuk mewujudkan PAUD beriorientasi kesehatan," katanya lagi.

Ahli gizi, dr. Dian Kusumadewi, M.Gizi menambahkan, konsumsi gizi seimbang sesuai dengan anjuran Isi Piringku bagi anak 4-6 tahun harus dilakukan untuk memastikan anak memiliki tumbuh kembang sesuai dengan usianya. "Periode emas tumbuh kembang anak-anak ada dalam rentang 1000 Hari Pertama Kehidupan. Namun, kebiasaan konsumsi gizi yang baik perlu dipertahankan bahkan saat anak sudah menginjak usia 4-6 tahun," ungkapnya.

Sementara itu, kegiatan di Jakarta Utara itu merupakan bagian dari program edukasi berkelanjutan dari Danone Indonesia yang baru-baru ini mendapatkan penghargaan CSR dari Kementerian Kesehatan Award 2019. Dari total 91 peserta, program Isi Piringku Anak 4-6 tahun menjadi pemenang dalam kategori Gerakan Masyarakat Hidup Sehat. Dimulai sejak 2017, program ini menggunakan modul yang disusun bersama Institut Pertanian Bogor, dan berhasil mengedukasi 160 PAUD di 11 kabupaten/kota.
(nug)
Berita Terkait
Cegah Stunting sejak...
Cegah Stunting sejak Dini, Ahli Gizi Imbau Remaja Jaga Asupan Zat Gizi
Inovasi Perbaikan Gizi
Inovasi Perbaikan Gizi
Apakah Stunting dan...
Apakah Stunting dan Kurang Gizi Sama? Begini Penjelasan Ahli
Cara PTTEP, Pemprov...
Cara PTTEP, Pemprov NTT, dan Pemkab Kupang Cegah Stunting
Berantas Stunting di...
Berantas Stunting di Minut, Ini Kebijakan yang Dilakukan Clay Dondokambey
Kasus Stunting di Blitar...
Kasus Stunting di Blitar Memprihatinkan, Ada 390 Balita Alami Gizi Buruk
Berita Terkini
First Look Ibra The...
First Look Ibra The Movie: Menembus Langit, Mengungkap Masa Lalu
7 jam yang lalu
Setelah Sintya Marisca,...
Setelah Sintya Marisca, VISION+ Perkenalkan Jeremie Tobing di First Look My Chef in Crime
7 jam yang lalu
Mas Den Akui Jadi Satu-Satunya...
Mas Den Akui Jadi Satu-Satunya yang Tersisa, Kisah Keluarganya Diduga Jadi Korban Santet Bikin Syok!
7 jam yang lalu
Reza Arap Ungkap Momen...
Reza Arap Ungkap Momen Paling Berkesan Bersama Lula Lahfah saat Syuting Harusnya Horror
8 jam yang lalu
Sinopsis Terlanjur Mencintaimu...
Sinopsis 'Terlanjur Mencintaimu' Eps 18 : Penyelidikan Wahyu Menemui Jalan Buntu
8 jam yang lalu
Reza Arap Bawa Buket...
Reza Arap Bawa Buket Bunga Matahari untuk Kenang Lula Lahfah di Rilis Film Harusnya Horror
8 jam yang lalu
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved