Limonia Edukasi Bahaya Merkuri untuk Perawatan Kulit

Senin, 02 Desember 2019 - 08:59 WIB
Limonia Edukasi Bahaya...
Limonia Edukasi Bahaya Merkuri untuk Perawatan Kulit
A A A
JAKARTA - Setiap wanita selalu ingin tampil cantik, tetapi terkadang mereka tidak terlalu peduli dengan bahan yang digunakan. Dalam talkshow kecantikan, dr. Olivia Julita, M. Biomed (AAM yang merupakan pendiri klinik Limonia mengungkap bahaya produk perawatan yang mengandung bahan merkuri.

Menurutnya, kaum perempuan harus mewaspadai bahan yang digunakan untuk mempercantik diri. Adanya talkshow menjadi penting utuk mengedukasi masalah tersebut.
“Jadi wanita tahu akan bahayanya produk perawatan dengan bahan berbahaya yang digunakan tanpa mengetahui kandungannya. Hal itu dapat membahayakan generasi bangsa Indonesia”, kata dr. Olivia.

Merkuri atau disebut air raksa (Hg) merupakan salah satu jenis logam yang banyak ditemukan di alam dan tersebar dalam batu-batuan, biji tambang, tanah, air dan udara sebagai senyawa anorganik dan organik.

Penggunaan merkuri pada kosmetika terbukti berbahaya dan dilarang di berbagai negara. Tidak hanya untuk kulit yang terpapar, bahan kimia tersebut dengan mudah akan diserap kulit dan masuk ke dalam aliran darah.

Merkuri bersifat korosif pada kulit. Ini berarti mengoleskan merkuri pada kulit akan membuat lapisan kulit semakin menipis. Paparan yang tinggi terhadap merkuri dapat berupa kerusakan pada saluran pencernaan, sistem saraf, dan ginjal. Tak itu saja, merkuri juga berisiko mengganggu berbagai organ tubuh, seperti otak, jantung, ginjal, paru-paru, dan sistem kekebalan tubuh.

Pihaknya pun berusaha untuk selalu menjaga layanan dengan baik. Salah satunya dengan menggunakan bahan halal berkualitas yang tak berbahaya bagi kulit. Selain itu, harganya terjangkau dan terdaftar di BPOM.

“Hal lain yang bisa mendukung kecantikan wanita, kita dilengkapi peralatan yang modern dan up to date, tingkat steritilas peralatan yang menjadi prioritas, ruangan yang nyaman dan bersih, serta terapis bersertifikat dan staf yang ramah,” beber dr. Olivia.
(tdy)
Berita Terkait
PERMINESIA Dorong Edukasi...
PERMINESIA Dorong Edukasi Kesehatan Tubuh dan Hormonal bagi Perempuan Menopause
Generali Health Cities...
Generali Health Cities di 17 Kota Demi Kesehatan Masyarakat
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Optimalisasi Kesehatan...
Optimalisasi Kesehatan Pencernaan Anak untuk Kesehatan Holistik
Vaksinasi Tenaga Kesehatan...
Vaksinasi Tenaga Kesehatan Lansia
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Tembus 40 Juta Views,...
Tembus 40 Juta Views, Adu Mekanik Sound Jadi Konten Paling Berkesan bagi Yongshun
1 jam yang lalu
Berkali-kali Muncul...
Berkali-kali Muncul Korban Tenggelam, Warga Mulai Curiga Ada yang Tak Beres di Tempat Ini
1 jam yang lalu
Confeti Love hingga...
Confeti Love hingga Moonlit Blush, Ini Makna di Balik Pendant Koleksi Baru Nagita Slavina x ISAGO
1 jam yang lalu
Cover Musik Jadi Cara...
Cover Musik Jadi Cara Generasi Digital Menunjukkan Kreativitas
2 jam yang lalu
Siap Uji Nyali? Ini...
Siap Uji Nyali? Ini Deretan Rekomendasi Microdrama Horor di V+Short
3 jam yang lalu
Dari Suara Tawa hingga...
Dari Suara Tawa hingga Sosok di Atas Pohon, Ini Pengalaman Paling membekas bagi Angga ABK!
3 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved