Wanita Hamil Baiknya Menghindari Makan Keripik

Jum'at, 24 Januari 2020 - 17:01 WIB
Wanita Hamil Baiknya...
Wanita Hamil Baiknya Menghindari Makan Keripik
A A A
JAKARTA - Kehamilan adalah saat di mana Anda mengalami begitu banyak perubahan suasana hati, mengidam dan perubahan hormon yang semuanya menghasilkan hasrat kehamilan yang terkenal!

Kue, es krim, acar, susu, atau sebungkus keripik, apapun yang Anda miliki sepertinya mudah didapat karena wanita konon 'makan untuk dua orang'. Padahal, apa yang ibu makan memasok nutrisi untuk bayi di dalam kandungan. Sementara mengidam, tidak diragukan lagi adalah sesuatu yang dapat Anda nikmati, tetapi mungkin tidak begitu baik untuk si kecil, termasuk keripik!

Jadi, sebelum Anda berpikir untuk menikmati keripik kentang dan wafer, pikirkan lagi. Demikian dengan junk food, tidak pernah bermanfaat bagi siapapun, apalagi selama kehamilan dan mengunyah keripik terbukti menjadi kebiasaan yang lebih mahal. Tidak hanya dapat meningkatkan kadar kolesterol untuk ibu, juga dapat menurunkan berat lahir bayi jika studi harus berlalu.

Seperti dilansir Times of India, mengkonsumsi keripik selama kehamilan berpotensi membahayakan kesehatan bayi dan meningkatkan risiko bayi dilahirkan dengan berat badan lahir rendah.

Sebelum Anda makan keripik, pikirkan tentang Acrylamide yang bersembunyi di bawah junk food. Acrylamide adalah bahan kimia yang terbentuk dalam makanan yang memiliki jejak MSG tinggi atau kadar karbohidrat tinggi ketika terkena suhu tinggi saat menjalani pemanasan, memasak atau memanggang dan risiko ini berpotensi lebih tinggi pada makanan yang menjalani pemrosesan.

Tingkat Acrylamide lebih tinggi ketika makanan dimasak lebih lama atau pada suhu yang lebih tinggi. Bahkan, beberapa penelitian juga menemukan bahwa makan paket keripik dapat menimbulkan dampak yang sama untuk perkembangan kognitif bayi yang belum lahir seperti merokok (apakah aktif atau pasif).

Bahkan, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Physiology menemukan bahwa selain dari risiko Acrylamide yang tinggi, keripik kentang biasanya dibuat dalam minyak di bawah standar yang mengandung bahan-bahan, seperti lemak Omega-6, asam linoleat, yang, keduanya dapat menyebabkan peradangan dan meningkatkan risiko terkena penyakit jantung.

Secara keseluruhan, hal itu berpotensi membahayakan pertumbuhan dan perkembangan cabang bayi dan jelas merupakan sesuatu yang Anda tidak ingin mengambil risiko. Para ahli juga setuju bahwa keripik harus ada masuk dalam daftar yang 'dihindari'.
(tdy)
Berita Terkait
PERMINESIA Dorong Edukasi...
PERMINESIA Dorong Edukasi Kesehatan Tubuh dan Hormonal bagi Perempuan Menopause
Generali Health Cities...
Generali Health Cities di 17 Kota Demi Kesehatan Masyarakat
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Optimalisasi Kesehatan...
Optimalisasi Kesehatan Pencernaan Anak untuk Kesehatan Holistik
Vaksinasi Tenaga Kesehatan...
Vaksinasi Tenaga Kesehatan Lansia
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh dengan Keseruan: Menjelajahi Pesona Malaysia, Singapura & Thailand
38 menit yang lalu
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 62: Dipa Terus Memprovokasi Novan, Sementara Davina Merasakan Firasat Buruk
1 jam yang lalu
Shopee Campus Cup Diperpanjang!...
Shopee Campus Cup Diperpanjang! Waktunya All Out & Kumpulkan Poin untuk Bawa Kampus Kamu Jadi Juara!
1 jam yang lalu
Kini Merawat Kulit Jadi...
Kini Merawat Kulit Jadi Lebih Personal, Teknologi EXO3 Siap Manjakan Kulitmu dari Rumah
1 jam yang lalu
Pesan Menyentuh Ruben...
Pesan Menyentuh Ruben Onsu untuk Anak di Hari Ulang Tahun, Singgung Kenangan yang Masih Disimpan
2 jam yang lalu
Sarwendah Minta Maaf...
Sarwendah Minta Maaf usai Video Kontroversial Viral, Akui Ucapannya Kurang Tepat
3 jam yang lalu
Infografis
Makan Daging Kambing...
Makan Daging Kambing Menyebabkan Darah Tinggi, Mitos Atau Fakta?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved