Garam Mengundang Banyak Penyakit, Ini Trik Menguranginya

Selasa, 04 Februari 2020 - 19:57 WIB
Garam Mengundang Banyak...
Garam Mengundang Banyak Penyakit, Ini Trik Menguranginya
A A A
JAKARTA - Menggunakan lebih sedikit garam dalam makanan menjadi hal yang sangat disarankan. Nasihat ini untuk Anda dan pasien tekanan darah tinggi.

Apa yang tidak Anda sadari adalah bahwa jika Anda makan lebih banyak garam, maka Anda mengundang banyak penyakit serius. Pasalnya, garam berkontribusi pada perendaman air dalam tubuh yang memberi beban lebih besar pada jantung dan pembuluh darah.

Tidak hanya itu, garam dapat meningkatkan risiko kanker usus, penyakit ginjal, batu ginjal, sakit kepala dan pembengkakan dan penambahan berat badan dalam tubuh. Jadi, mulailah konsumsi lebih sedikit garam dalam makanan Anda.

Memang tidak mudah, tetapi ada beberapa tips yang bisa membantu Anda untuk mengurangi penggunaan garam.

1. Baca label
Pertama, Anda harus membaca label makanan secara teratur. Ketika Anda membeli makanan olahan, seperti keripik atau makanan ringan lainnya, baca nilai gizi pada label. Disarankan untuk menjaga konsumsi garam di bawah 2.300 mg atau kurang sehari.

Cari pada label 'no added salt' yang berarti tidak ada garam yang ditambahkan selama pemrosesan, tetapi produk tersebut tidak harus bebas garam.

2. Gunakan rempah-rempah
Gunakan bumbu secukupnya. Selalu simpan serpihan cabai dan bubuk lada hitam di atas meja. Tambahkan ke dalam makanan untuk menambah rasa. Jika resep membutuhkan sejumput garam, gantilah dengan bubuk bawang, bubuk bawang putih, lada hitam, pala, jintan, bubuk kari, jahe, ketumbar, daun salam, daun hijau ajwain atau mustard kering.


3. Gunakan ramuan garam

Anda dapat membelinya dari pasar atau membuatnya sendiri. Herbal seperti ketumbar, peterseli, mint, ajwain, daun hijau ajwain, dan basil dapat digunakan untuk menyiapkannya. Gomasio adalah garam wijen khusus.

Untuk membuatnya, campur 1 bagian garam dengan 5 bagian biji wijen panggang dan ditumbuk. Orang Jepang menggunakan gomasio dalam makanan mereka untuk mengurangi penggunaan garam. Mereka juga menggunakan lebih banyak jahe dalam makanan mereka.

4. Siapkan makanan sendiri

Makanan kaleng sering mengandung terlalu banyak garam karena garam adalah pengawet. Mempersiapkan makanan sendiri adalah cara terbaik untuk mengontrol jumlah natrium dalam makanan.

5. Hindari makanan kemasan

Anda juga harus membeli daging, buah-buahan, dan sayuran segar. Pantau asupan garam dengan menghindari makanan kemasan dan olahan seperti daging kalengan, unggas, kacang, persik, dan sebagainya.
(tdy)
Berita Terkait
PERMINESIA Dorong Edukasi...
PERMINESIA Dorong Edukasi Kesehatan Tubuh dan Hormonal bagi Perempuan Menopause
Generali Health Cities...
Generali Health Cities di 17 Kota Demi Kesehatan Masyarakat
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Optimalisasi Kesehatan...
Optimalisasi Kesehatan Pencernaan Anak untuk Kesehatan Holistik
Vaksinasi Tenaga Kesehatan...
Vaksinasi Tenaga Kesehatan Lansia
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Substitute Wife of the...
Substitute Wife of the Tycoon Tayang di V+Short, Microdrama China yang Penuh Intrik Keluarga
2 jam yang lalu
Chicco Jerikho dan Marsha...
Chicco Jerikho dan Marsha Aruan Ungkap Tantangan Beradu Akting di Sinetron Terlanjur Mencintaimu
3 jam yang lalu
Sinopsis, Pemain, dan...
Sinopsis, Pemain, dan Link Nonton Wedding Agreement di VISION+
4 jam yang lalu
Sinetron Terlanjur Mencintaimu...
Sinetron Terlanjur Mencintaimu Akan Warnai Layar Kaca Pemirsa RCTI, Berikut Sinopsisnya
4 jam yang lalu
AQUA Sukses Redakan...
AQUA Sukses Redakan Dahaga Penonton yang Seru-seruan Bareng Idola di Musiczone Sarinah
4 jam yang lalu
Liburan Praktis ke Korea...
Liburan Praktis ke Korea untuk Menjelajahi Destinasi Populer dan Autentik
5 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved