Ahli: Banyak yang Salah Kaprah Gunakan Masker

loading...
Ahli: Banyak yang Salah Kaprah Gunakan Masker
Ahli: Banyak yang Salah Kaprah Gunakan Masker
JAKARTA - Memakai masker selalu dianjurkan para ahli kesehatan untuk menghindarkan kita dari penularan virus, terlebih sejak wabah COVID-19 merebak. Namun, ternyata banyak orang belum terlalu mengerti "tata cara" penggunaan masker yang benar dan bahkan cenderung salah kaprah.

Hal itu menjadi keprihatinan akademisi sekaligus praktisi klinis Ari F Syam.

Menurut Ari, saat ini banyak orang menggunakan masker di tempat-tempat umum, semisal bandara, tapi salah dalam pengaplikasiannya. Ia bahkan menilai bahwa beberapa di antara pemakai masker yang pernah diamatinya di salah satu bandara belum lama ini, salah kaprah dalam menggunakan masker.

"Menggunakan masker dengan benar adalah harus menutupi mulut dan lubang hidung. Kawat masker di hidung juga mesti tertutup dengan baik. Sementara yang salah antara lain menggunakan masker di dagu, ada yang di leher, atau masker terpasang secara longgar," kata Ari melalui keterangan tertulis.



Ari memaparkan, membiarkan masker terpasang di dagu lalu dipakai lagi, justru bisa menjadikan benda tersebut sumber penularan virus. Sebab bagian masker yang terpakai sudah terlepas, dan bagian yang menjadi tempat untuk mencegah masuknya kuman ada di posisi yang mudah terhirup melalui hidung.

"Saya rasa hal ini harus menjadi perhatian. Kalau tidak mau lagi menggunakan masker, sebaiknya dilepas dan dibuang," tandas Ari.

Ada satu hal lagi yang menarik dari pengamatan Ari. Yakni penggunaan masker N95 di area publik.



Memang, kata Ari, masker N95 lebih efektif untuk mencegah tertular virus karena daya proteksi 95% dari partikel yang sangat kecil. Tapi, masker ini lebih tepat digunakan di ruang tertutup di mana kita memang berada pada keadaan akan kontak dengan orang yang sudah positif terinfeksi virus atau tuberkulosis.
halaman ke-1 dari 2
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video
Top