Kembali ke Inggris, Pangeran Harry Ogah Dipanggil Pangeran

Kamis, 27 Februari 2020 - 21:56 WIB
Kembali ke Inggris,...
Kembali ke Inggris, Pangeran Harry Ogah Dipanggil Pangeran
A A A
LONDON - Pangeran Harry kembali ke Inggris untuk menunaikan salah satu tugas terakhirnya sebagai anggota senior keluarga kerajaan. Duke of Sussex ini melakukan perjalanan ke Edinburgh, Skotlandia dengan kereta api untuk menghadiri pertemuan puncak sebuah perusahaan pariwisata ramah lingkungan bernama Travalyst.

Menariknya, pembawa acara pertemuan tersebut, Ayesha Hazarika memberitahu ke semua orang yang hadir bahwa Harry tidak ingin disebut sebagai pangeran selama acara itu berlangsung. "Dia menjelaskan bahwa kita semua cukup memanggilnya Harry. Jadi, bapak-bapak dan ibu-ibu, tolong beri sambutan yang hangat untuk Harry," kata Hazarika seperti dilansir Foxnews.

Ini menandai penampilan publik perdana Harry, beberapa hari setelah dia dan Meghan mengumumkan di situs resminya bahwa tidak akan lagi menggunakan istilah Royal atau Sussex Royal setelah transisi Megxit selesai pada musim semi 2020.

Suami Meghan Markle itu juga dijadwalkan akan mengunjungi Abbey Road Studios di London pada hari Jumat untuk kolaborasi dengan Jon Bon Jovi. Dia dan Meghan dilaporkan akan tampil di publik lima kali lagi sebelum mereka mengakhiri tugas kerajaan pada 31 Maret mendatang.

Januari kemarin, Harry dan Meghan mengumumkan keputusan mereka untuk mundur dari tugas kerajaan. Terkait keputusannya ini, maka keduanya tidak lagi berkantor di Istana Buckingham. Perihal tenggat waktu adalah bagian dari kesepakatan yang dibuat Harry dan Meghan dengan Ratu Elizabeth II. Termasuk dalam berhenti menggunakan gelar kebesaran kerajaan mereka.

Pasangan ini juga berencana untuk membagi waktu mereka antara Inggris dan Amerika Utara ketika mereka berusaha untuk hidup mandiri secara finansial.

Sementara transisi kerajaan Harry dan Meghan datang setelah Ratu berbagi persetujuannya dengan publik. Sebuah sumber yang dekat dengan Istana Buckingham mengatakan kepada ahli kerajaan Katie Nicholl bahwa Ratu umumnya tidak ingin membicarakan hal tersebut. "Sang ratu sangat ingin menyelesaikan ini karena dia melihatnya merusak monarki dan pada tingkat pribadi saya pikir ini agak menyakitkan baginya," ujar sumber itu.
(nug)
Berita Terkait
Meghan Markle Anggota...
Meghan Markle Anggota Kerajaan Inggris Paling Cerdas
Meghan Markle Hapus...
Meghan Markle Hapus Namanya di Akta Kelahiran Archie
Meghan Markle Ingin...
Meghan Markle Ingin Menantang Kerajaan seperti Putri Diana
Pangeran Harry dan Meghan...
Pangeran Harry dan Meghan Markle Bantah Rumor Cerai
Putri Anne Sindir Pangeran...
Putri Anne Sindir Pangeran Harry-Meghan Markle, Isyaratkan Bakal Cerai?
Meghan Markle Benci...
Meghan Markle Benci Kebiasaan Makan Pangeran Harry
Berita Terkini
Rekomendasi Short Drama...
Rekomendasi Short Drama China, First Marriage Bliss Tayang di V+Short
10 jam yang lalu
Rissa Hipnotis Penonton...
Rissa Hipnotis Penonton Musiczone Okezone di Sarinah, Hipdut Bikin Semua Ikut Bergoyang
11 jam yang lalu
House And Vox Indonesia...
House And Vox Indonesia Ramaikan IIFEX EASTFOOD 2026, Hadirkan Inovasi Produk dan Cooking Demo
11 jam yang lalu
Menjelajah Batavia Lama,...
Menjelajah Batavia Lama, Jejak Bung Karno hingga Charlie Chaplin di Kota Tua Jakarta
11 jam yang lalu
Buka Musiczone, Nastya...
Buka Musiczone, Nastya Sabella Ajak Penonton Nyanyi dan Galau Bersama
12 jam yang lalu
Pangeran Harry Siapkan...
Pangeran Harry Siapkan Pengawal Pribadi saat Kunjungi London
12 jam yang lalu
Infografis
Curacao, Negara Terkecil...
Curacao, Negara Terkecil yang Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved