Obat Infeksi Covid-19 Masih Sulit Ditemukan, Ini Kata Para Ilmuwan

Selasa, 03 Maret 2020 - 21:06 WIB
Obat Infeksi Covid-19...
Obat Infeksi Covid-19 Masih Sulit Ditemukan, Ini Kata Para Ilmuwan
A A A
JAKARTA - Hingga saat ini belum ada obat untuk COVID-19. Meskipun sebagian besar orang dewasa yang sehat dapat mengandalkan sistem kekebalan tubuh mereka untuk melawan infeksi, tetapi kurangnya pengobatan untuk COVID-19 sangat mengkhawatirkan bagi banyak orang, se[erti kelompok lanjut usia (lansia) dan mereka yang memiliki kondisi seperti penyakit kardiovaskular, diabetes, penyakit pernapasan, dan hipertensi.

Sekelompok ilmuwan yang berbasis di Eropa telah meninjau berbagai obat antivirus spektrum luas yang ada dengan harapan dapat membantu mengobati virus ini. Denis Kainov, seorang profesor di Universitas Sains dan Teknologi Norwegia di Trondheim dan rekannya meninjau dan merangkum informasi tentang 119 agen antivirus safe-in-man, yang disebut agen antivirus spektrum luas (BSAAs).

BSAAs adalah senyawa yang menargetkan virus milik dua keluarga virus atau lebih. Para peneliti menjelaskan dalam makalah studi mereka bahwa paradigma satu obat yang hanya menargetkan satu virus sekarang berubah menjadi pendekatan satu obat, banyak virus. Ini dimulai dengan munculnya BSAAs. Para ilmuwan mengembangkan BSAAs berdasarkan gagasan bahwa berbagai virus menggunakan jalur yang sama dan faktor inang untuk berkembang biak dan menyebar di dalam sel.

Dilansir Medical News Today, dengan demikian, satu obat berpotensi menargetkan beberapa virus sekaligus. Kainov dan tim juga menjelaskan manfaat repurposing obat yang sudah ada dibandingkan membuat yang baru dalam memerangi infeksi virus.

“Pengembalian obat adalah strategi untuk menghasilkan nilai tambahan dari obat yang sudah ada dengan menargetkan penyakit selain dari yang semula dimaksudkan," jelas Denis Kainov.

Kainov dan timnya mengungkapkan bahwa kemungkinan keberhasilan yang jauh lebih tinggi untuk dipasarkan dan pengurangan biaya dan waktu yang signifikan untuk ketersediaan klinis hanyalah beberapa kelebihan dari penggunaan kembali obat untuk mengobati COVID-19.

Para peneliti mempersempit 119 antivirus asli ke beberapa kandidat potensial untuk mengobati dan mencegah infeksi dengan COVID-19. “Misalnya, chloroquine dan remdesivir secara efektif menghambat infeksi COVID-19 secara in vitro,” tulis peneliti.

Para ilmuwan juga dapat menggunakan kembali obat-obatan seperti teicoplanin, oritavancin, dalbavancin, monensin, emetine untuk mengobati COVID-19. “Teicoplanin, oritavancin, dalbavancin, dan monensin adalah antibiotik yang disetujui yang telah terbukti menghambat COVID-19 dan lainnya di laboratorium," papar Denis Kainov.

Biasanya, dokter tidak merekomendasikan penggunaan antibiotik untuk mengobati virus. Namun, dalam kasus ini, para peneliti mencari obat yang dapat digunakan kembali sebagai agen antivirus. “Yang penting, penyelidikan klinis terhadap efektivitas lopinavir, ritonavir, dan remdesivir baru-baru ini mulai melawan infeksi (COVID-19)," mereka menambahkan.

Kainov dan rekan menyimpulkan bahwa di masa depan, BSAAs akan memiliki dampak global dengan mengurangi morbiditas dan mortalitas dari virus dan penyakit lain, memaksimalkan jumlah tahun hidup sehat, meningkatkan kualitas hidup (untuk pasien virus) dan mengurangi biaya perawatan pasien.
(tdy)
Berita Terkait
PERMINESIA Dorong Edukasi...
PERMINESIA Dorong Edukasi Kesehatan Tubuh dan Hormonal bagi Perempuan Menopause
Generali Health Cities...
Generali Health Cities di 17 Kota Demi Kesehatan Masyarakat
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Optimalisasi Kesehatan...
Optimalisasi Kesehatan Pencernaan Anak untuk Kesehatan Holistik
Vaksinasi Tenaga Kesehatan...
Vaksinasi Tenaga Kesehatan Lansia
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Arie Untung Dorong Sepatu...
Arie Untung Dorong Sepatu Lokal Naik Kelas, Hadir di Mal Bekasi
1 jam yang lalu
Terungkap! Hak Asuh...
Terungkap! Hak Asuh Anak Ruben Onsu dan Sarwendah Ternyata Belum Diputus Pengadilan
2 jam yang lalu
Menchi Katsu hingga...
Menchi Katsu hingga Takoyaki, Aneka Street Food Jepang Hadir Serentak di 138 Hotel
3 jam yang lalu
Mengenali Kondisi Kulit...
Mengenali Kondisi Kulit Kini Bisa Dimulai dari Foto Selfie
4 jam yang lalu
Film Bapak Paling Jujur,...
Film Bapak Paling Jujur, Drama Komedi yang Bikin Andovi da Lopez Tak Bisa Bohong
4 jam yang lalu
Viral! Petisi Cancel...
Viral! Petisi Cancel Sarwendah Tembus 27 Ribu Tanda Tangan
4 jam yang lalu
Infografis
Vaksin Covid-19 Anak...
Vaksin Covid-19 Anak Siap Digunakan, Ini Efek Samping Paling Umum
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved