Rahayu Kertawiguna Tak Menyangka Raih Penghargaan dari PAPPRI

Sabtu, 14 Maret 2020 - 02:06 WIB
Rahayu Kertawiguna Tak...
Rahayu Kertawiguna Tak Menyangka Raih Penghargaan dari PAPPRI
A A A
JAKARTA - CEO Nagaswara, Rahayu Kertawiguna tidak pernah menyangka sama sekali dirinya bisa memperoleh penghargaan Produser Pejuang Hak Cipta di Anugerah Bakti Musik Indonesia. Sejak terjun ke industri musik pada 2005, Rahayu sudah mulai memperjuangkan hak cipta bagi musisi dan pelaku industri musik.

"Saya tidak pernah membayangkan akan memperoleh penghargaan ini. Karena sejak awal memperjuangkan persoalan hak cipta musik di tanah air, sungguh tidak mudah. Hingga hari ini, kita masih berhadapan dengan mereka yang merampas dan tidak menghargai hak-hak para musisi," kata Rahayu dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (13/3).

Rahayu Kertawiguna menyabet penghargaan itu dalam perayaan Hari Musik Nasional dan Apresiasi Bakti Musik Indonesia 2020 di Jakarta, beberapa hari lalu. Penghargaan diserahkan langsung oleh Ketua Umum Persatuan Artis Penyanyi Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI), Hendropriyono.

Sebagai salah satu tokoh musik nasional, Rahayu, yang juga Wakil Ketua Umum PAPPRI, dianggap memberikan dedikasi dan berjasa terhadap pengembangan musik di Indonesia. Pemberian penghargaan tersebut diputuskan oleh panelis dengan ketua Chandra N. Darusman.

"Saya mengucapkan terimakasih kepada PAPPRI atas penghargaan ini. Apa yang saya peroleh ini adalah penghargaan bersama bagi mereka yang terus memperjuangkan hak cipta bagi para musisi Tanah Air," ujar Rahayu.

Terkini, Rahayu melalui Nagaswara Publisherindo Music (NPM), yang mewakili pencipta lagu Lagi Syantik, menggugat keluarga Gen Halilintar. Mereka berjuang di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat atas dugaan pelanggaran hak cipta atas lagu tersebut.

Rahayu Kertawiguna sendiri terbilang sebagai pengusaha rekaman yang unik. Mengawali usaha sebagai desainer cover kaset di awal 1980-an, Rahayu kemudian benar-benar terjun ke dunia rekaman dengan mendirikan Nagaswara pada 9 September 1999. Dia pun tidak menyebutkan perusahaan rekamannya sebagai major label melainkan big indie. Nagaswara membuka pintu selebar-lebarnya bagi seniman musik yang ingin berkarya.

Keberhasilan yang diraih Nagaswara saat ini tentu tak lepas dari peran tangan dingin Rahayu Kertawiguna. Musik sudah menjadi darah daging lelaki kelahiran Bogor, 31 Januari 1965 itu. Namun, hal paling menarik dari sosok Rahayu adalah konsistensi dirinya terhadap upaya pemberantasan pembajakan karya cipta di Indonesia.

Rahayu bahkan berpemikiran bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus mengagendakan penangkapan terhadap otak-otak pembajakan karya cipta sebagai salah satu agenda utamanya. "Para pembajak itu tak ubahnya koruptor. Mereka mencuri uang yang seharusnya menjadi miliki negara dari pajak pertambahan nilai," tutup Rahayu.
(nug)
Berita Terkait
Pengelolaan Royalti...
Pengelolaan Royalti Hak Cipta Lagu dan Musik Belum Maksimal
Suaraga 2026 Hadir di...
Suaraga 2026 Hadir di Solo, Padukan Musik, Wellness, dan Budaya dalam Satu Festival
Mahalini Sukses Kuras...
Mahalini Sukses Kuras Emosi Penonton Titik Kumpul Festival Dengan Lagu-Lagu Galau
MNC Peduli Berikan Pelatihan...
MNC Peduli Berikan Pelatihan Musik untuk Siswa Sekolah Alam Tunas Mulia
Aksi Panggung Barasuara...
Aksi Panggung Barasuara Hibur Pengunjung M Bloc Space
Rayakan 28 Tahun Berkarya,...
Rayakan 28 Tahun Berkarya, Jikustik Gelar Roadshow 28 Kota
Berita Terkini
10 Tips Bikin Video...
10 Tips Bikin Video Review Tembus Jutaan Penonton ala Konten Kreator Riandi Lamusu
23 menit yang lalu
Karbohidrat atau Protein,...
Karbohidrat atau Protein, Mana yang Lebih Baik untuk Sarapan? Ini Jawaban Ahli Gizi
24 menit yang lalu
Arbani Yasiz Ungkap...
Arbani Yasiz Ungkap Riset Bareng Content Creator untuk Film 402 Rumah Sakit Angker Korea
54 menit yang lalu
Liburan Mudah dan Fleksibel...
Liburan Mudah dan Fleksibel dengan Layanan Paylater
9 jam yang lalu
Manohara Tolak Flexing,...
Manohara Tolak Flexing, Pilih Habiskan Uang untuk Merawat 8 Anjing dan 4 Kucing
11 jam yang lalu
Tak Cuma Jago Melukis!...
Tak Cuma Jago Melukis! RizkyAmom Sukses Padukan Seni Lukis, Ilustrasi, dan Clay Art Jadi Konten Edukatif
12 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved