6 Makanan yang Menyeimbangkan Hormon, Brokoli hingga Ubi Jalar

loading...
6 Makanan yang Menyeimbangkan Hormon, Brokoli hingga Ubi Jalar
6 Makanan yang Menyeimbangkan Hormon, Brokoli hingga Ubi Jalar
JAKARTA - Tubuh kita bisa seimbang karena adanya hormon yang diproduksi oleh kelenjar endokrin, di mana hormon tersebut membantu pertumbuhan, perkembangan tubuh, reproduksi, metabolisme, fungsi seksual, dan banyak fungsi lainnya.

Sementara, ketidakseimbangan hormon dalam tubuh dapat menyebabkan beberapa masalah, seperti ruam pada kulit, tulang yang lemah, kadar glukosa tinggi, kelebihan berat badan, kelelahan, kecemasan, haus berlebihan, depresi, infertilitas, berkurangnya gairah seks, serta gangguan kesehatan lainnya yang berpengaruh pada aktivitas kita sehari-hari.

Tak heran jika tubuh membutuhkan hormone yang seimbang. Lalu, makanan apa saja yang dapat membuat hormon pada tubuh seimbang? Berikut ulasannya yang dirangkum SINDOnews.

1. Brokoli
Brokoli dapat membantu menyeimbangkan kadar estrogen karena adanya kandungan fitonutrien yang tinggi di dalamnya. Selain itu, kandungan kalsium dalam brokoli diyakini dapat membantu mengurangi gejala saat pramenstruasi.



2. Biji rami
Jenis biji-bijian ini adalah sumber serat, antioksidan dan asam lemak omega-3 yang baik. Biji rami juga mengandung lignan yang dapat membantu mengurangi kadar androgen pada pria yang menderita kanker prostat.

3. Alpukat
Alpukat kaya akan kandungan beta-sitosterol yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol, mengatur ovulasi dan menstruasi pada wanita.

4. Ubi jalar

Menurut penelitian, ubi jalar dapat membantu menyeimbangkan hormon perangsang folikel dan hormon luteinisasi karena adanya kandungan flavonoid, tanin, fenol dan agen oksidatif alami di dalamnya.

5. Salmon

Adanya asam lemak omega-3 dalam salmon dapat membantu mengatur kadar insulin dan sebum dalam tubuh. Insulin dikenal dapat membantu untuk mencegah risiko diabetes dan sebum untuk mengurangi risiko jerawat.

6. Almond

Mengonsumsi kacang almond secara teratur dapat membantu menyeimbangkan kadar glukosa dan kolesterol dalam tubuh kita, sehingga akan mengurangi risiko diabetes dan penyakit jantung.
(tdy)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top