Jangan Lewatkan, Ternyata Sarapan Bisa Tingkatkan Fungsi Metabolisme

Kamis, 19 Maret 2020 - 09:15 WIB
Jangan Lewatkan, Ternyata...
Jangan Lewatkan, Ternyata Sarapan Bisa Tingkatkan Fungsi Metabolisme
A A A
JAKARTA - Seberapa sering Anda melewatkan sarapan sebelum memulai aktivitas? Sebuah studi di Jerman membuktikan bahwa sarapan dapat memberi dorongan metabolisme dibandingkan jika melewatkannya.
Penelitian yang diterbitkan dalam The Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism tersebut mencoba mengamati 16 partisipan pria berusia awal 20-an. Mereka diminta sarapan dengan menu tinggi kalori atau rendah kalori pada pukul 09.00, dua jam setelah mereka bangun selama tiga hari.
Sekitar dua pekan kemudian, para partisipan tersebut beralih dari yang sarapan rendah kalori dua pekan sebelumnya menjadi sarapan tinggi kalori untuk kedua kalinya dan sebaliknya. “Kami mendefinisikan makanan rendah kalori sebagai 11% dari kebutuhan energi harian individu dan makanan tinggi kalori sebagai 69% dari kebutuhan energi harian individu,” kata penulis studi utama dan ahli neurobiologi, Juliane Richter.

Makanan rendah kalori mengandung rata-rata 250 kalori, termasuk dua iris keripik (yang memiliki tekstur mirip kerupuk gandum) dengan krim keju, yoghurt, mentimun, dan nektarin. Makanan berkalori tinggi dengan rata-rata 997 kalori termasuk dua irisan keripik roti dengan kolak beri, saus custard, mentega, krim keju, yoghurt, dan mentimun.

Peserta juga diminta makan siang pukul 14.00 dan makan malam pukul 19.00 (4,5 jam sebelum mereka diperintahkan tidur). Pengukuran kalorimetri dan sampel darah mereka juga diambil sebelum dan sesudah makan.

Hasilnya, termogenesis yang diinduksi oleh diet (DIT) proses tubuh Anda untuk menghasilkan energi sebagai hasil konsumsi makanan adalah 2,5 kali lebih tinggi ketika partisipan sarapan baik dengan kalori tinggi dan makan malam rendah kalori daripada sebaliknya. Jelas ini menunjukkan bahwa sarapan memiliki nilai energi yang lebih efisien untuk tubuh kita daripada makan malam. Para peneliti mencatat bahwa ketika partisipan sarapan rendah kalori, mereka melaporkan sedang lapar pada hari sebelumnya dan menginginkan lebih banyak permen.

Richter mengakui bahwa masih perlu lebih banyak penelitian terkait untuk memahami alasan di balik itu semua. Meskipun ini adalah penelitian yang sangat kecil, penelitian sebelumnya mendukung gagasan bahwa sarapan sangat bermanfaat. Misalnya, sebuah studi tahun 2018 yang diterbitkan American Journal of Physiology: Endocrinology and Metabolism menemukan bahwa sarapan pagi memicu perjalanan Anda dan meningkatkan kinerja daya tahan Anda.

Menurut Richter, tidak masalah ketika Anda sarapan, selama Anda makan di beberapa titik. Belum ada bukti ilmiah tentang waktu optimal untuk sarapan.

Dia mengatakan, ada beberapa orang yang lapar setelah bangun tidur, bahkan ada yang harus menunggu beberapa jam. Namun, jika ingin melakukan olahraga, sebaiknya dilakukan dua jam sebelumnya. "Yang terpenting adalah Anda melakukan sarapan meski sedikit. Makanlah sesuatu yang disukai dan nikmatilah,” ucap Richter. (Iman Firmansyah)
(ysw)
Berita Terkait
Meningkatkan Akses Layanan...
Meningkatkan Akses Layanan Konseling Keluarga Jakarta melalui Mobil SAPA
Langgar Protokol Kesehatan,...
Langgar Protokol Kesehatan, Angkutan Umum Akan Ditindak Tegas
Transportasi Umum Harus...
Transportasi Umum Harus Higienis dan Terapkan Protokol Kesehatan
Kuliah Umum UMJ Bahas...
Kuliah Umum UMJ Bahas Pentingnya Transformasi Sistem Kesehatan Nasional
Kadishub DKI Sebut Penumpang...
Kadishub DKI Sebut Penumpang Angkutan Umum Lebih Taat Protokol Kesehatan
Imbauan Patuhi Protokol...
Imbauan Patuhi Protokol Kesehatan di Transportasi Umum
Berita Terkini
Tembus Pasar Global,...
Tembus Pasar Global, Brand Lokal Queensi Sukses Cetak Rekor 1 Juta Penjualan
17 menit yang lalu
Perkenalkan Budaya Aceh,...
Perkenalkan Budaya Aceh, Peserta Audisi Miss Indonesia 2026 Tampil dengan Tari Ratoh Jaroe
4 jam yang lalu
Miss Indonesia 2026...
Miss Indonesia 2026 Cari 38 Finalis Terbaik, Audisi Terakhir Digelar di Jakarta
4 jam yang lalu
Kabar Duka, Icuk Nugroho...
Kabar Duka, Icuk Nugroho Pemeran Saep di Preman Pensiun Meninggal Dunia
5 jam yang lalu
Mengenal Terapi Regeneratif,...
Mengenal Terapi Regeneratif, Pendekatan Medis untuk Peremajaan dan Pemulihan Jaringan
7 jam yang lalu
Ruben Onsu Akui Sempat...
Ruben Onsu Akui Sempat Minta Bertemu Anak di Sekolah, Namun Gagal karena Alasan Ini
7 jam yang lalu
Infografis
3 Keutamaan Surat Al...
3 Keutamaan Surat Al Mulk, Bisa Jadi Syafaat Kelak di Hari Kiamat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved