Avigan Hanya Efektif Obati Pasien Covid-19 Ringan hingga Sedang

Sabtu, 21 Maret 2020 - 07:07 WIB
Avigan Hanya Efektif...
Avigan Hanya Efektif Obati Pasien Covid-19 Ringan hingga Sedang
A A A
JAKARTA - Avigan terbukti efektif pada pasien Covid-19 dengan gejala ringan hingga sedang. Namun hal sebaliknya, obat ini tidak terbukti efektif pada pasien Covid-19 dengan kondisi yang parah. Hal ini terungkap melalui studi klinis yang dilakukan para dokter di Jepang pada pasien coronavirus.

"Kami telah memberi Avigan kepada 70 hingga 80 orang, tetapi tampaknya tidak berfungsi dengan baik ketika virus sudah berlipat ganda," kata sumber Kementerian Kesehatan Jepang seperti dilansir dari The Guardian.

Hal senada juga diungkapkan oleh Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Prof. dr. Zubairi Djoerban, Sp.PD-KHOM. Menurutnya, obat ini terbukti efektif pada pasien dengan gejala awal hingga menengah sehingga masih diperlukan penelitian lebih lanjut.

"Ya, sebagian bilang ampuh tapi para peneliti Jepang sendiri, tempat obat ini dibikin bilang ampuhnya pada stadium sebelum berkembang biak luas. Jadi kalau masih tahapan awal dan menengah banyak gunanya. Tapi tahap yang sudah masuk ICU menurut para ahli lain kurang. Jadi masih belum sepakat mengenai ini," terang Prof Zubairi.

"Mungkin sekali berguna. Cuma masih perlu bukti lebih banyak bahwa obat ini bisa menjadi standar pengobatan coronavirus ini," lanjutnya.

Sementara itu, Zhang Xinmin, seorang pejabat di kementerian ilmu pengetahuan dan teknologi China, mengatakan, Avigan yang dikembangkan Fujifilm Toyama Chemical telah menunjukkan hasil yang menggembirakan dalam uji klinis di Wuhan dan Shenzhen yang melibatkan 340 pasien. "Ini memiliki tingkat keamanan yang tinggi dan jelas efektif dalam perawatan," tandas Zhang.

Adapun pasien yang diberi obat ini di Shenzhen dinyatakan sembuh atau negatif setelah empat hari diberikan obat Avigan. Sedangkan, pasien yang tidak diberikan obat anti-influenza itu rata-rata membutuhkan 11 hari untuk sembuh.Selain itu, hasil sinar-X menunjukkan peningkatan kondisi paru-paru sekitar 91% pada pasien yang mengkonsumi Avigan. Sedangkan yang tidak diobati hanya mengalami peningkatan sebesar 62%.
(nug)
Berita Terkait
Virus Corona di Italia...
Virus Corona di Italia Terus Menyebar
Laboratorium Virus Wuhan...
Laboratorium Virus Wuhan Punya 3 Jenis Virus Corona
Virus Corona Terdeteksi...
Virus Corona Terdeteksi Ada di Udara
Israel Kembangkan Antibodi...
Israel Kembangkan Antibodi Virus Corona
Spanyol Perpanjang Keadaan...
Spanyol Perpanjang Keadaan Darurat Virus Corona
Peringatan WHO: Virus...
Peringatan WHO: Virus Corona Tidak Akan Pernah Punah
Berita Terkini
Tembus 40 Juta Views,...
Tembus 40 Juta Views, Adu Mekanik Sound Jadi Konten Paling Berkesan bagi Yongshun
9 jam yang lalu
Berkali-kali Muncul...
Berkali-kali Muncul Korban Tenggelam, Warga Mulai Curiga Ada yang Tak Beres di Tempat Ini
9 jam yang lalu
Confeti Love hingga...
Confeti Love hingga Moonlit Blush, Ini Makna di Balik Pendant Koleksi Baru Nagita Slavina x ISAGO
9 jam yang lalu
Cover Musik Jadi Cara...
Cover Musik Jadi Cara Generasi Digital Menunjukkan Kreativitas
10 jam yang lalu
Siap Uji Nyali? Ini...
Siap Uji Nyali? Ini Deretan Rekomendasi Microdrama Horor di V+Short
11 jam yang lalu
Dari Suara Tawa hingga...
Dari Suara Tawa hingga Sosok di Atas Pohon, Ini Pengalaman Paling membekas bagi Angga ABK!
11 jam yang lalu
Infografis
Penyebab Kasus Covid-19...
Penyebab Kasus Covid-19 di Indonesia Naik, Salah Satunya Mutasi Virus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved