Info COVID-19 yang Tak Terbukti Kebenarannya

Rabu, 08 April 2020 - 10:31 WIB
Info COVID-19 yang Tak...
Info COVID-19 yang Tak Terbukti Kebenarannya
A A A
JAKARTA - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan bahwa suhu yang tinggi tidak akan menyingkirkan virus. Melalui akun Twitter resminya, WHO membantah mitos-mitos tentang coronavirus, terutama yang terkait dengan kenaikan suhu.

"Mengekspos diri Anda di bawah sinar matahari atau suhu yang lebih tinggi dari 25 derajat celcius tidak mencegah COVID-19. Anda dapat tertular COVID-19, tidak peduli seberapa cerah atau panas cuaca itu," tulis perwakilan WHO, seperti dikutip dari laman Times Now News.

Menurut WHO, satu-satunya cara untuk aman adalah dengan memastikan kebersihan diri dan lingkungan sekitar. "Negara-negara dengan cuaca panas juga telah melaporkan kasus COVID-19. Untuk melindungi diri Anda sendiri, pastikan untuk membersihkan tangan secara teratur dan menyeluruh serta menghindari menyentuh mata, mulut, dan hidung Anda," imbuh WHO.

WHO menjelaskan bahwa minum metanol, etanol, atau pemutih tidak akan mencegah maupun menyembuhkan COVID-19, malah sebaliknya, bisa menyebabkan masalah kesehatan. Pasalnya, baik metanol, etanol, ataupun pemutih digunakan dalam produk pembersih untuk membunuh virus di permukaan.

"Jika dikonsumsi, mereka tidak akan membunuh virus di dalam tubuh, tetapi akan merusak organ dalam," jelas WHO.

Konsumsi alkohol juga ditegaskan WHO tidak bakal memberikan perlindungan terhadap virus corona. Sebaliknya, sering mengonsumsi minuman keras atau berlebihan dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan.

Sedangkan mengenai mitos tentang menahan napas selama beberapa menit untuk memeriksa COVID-19, WHO membantah anggapan tersebut.

"Mampu menahan napas selama 10 detik atau lebih tanpa batuk atau merasa tidak nyaman bukan berarti Anda bebas dari coronavirus maupun penyakit paru-paru lain," tegas WHO.

Lebih lanjut WHO menganjurkan cara terbaik untuk mengonfirmasi tentang penyakit ini adalah dengan melakukan tes laboratorium. "Anda tidak dapat mengonfirmasinya dengan latihan pernapasan itu, yang bahkan bisa berbahaya," tulis WHO.
(tsa)
Berita Terkait
Mutasi Baru Virus Corona
Mutasi Baru Virus Corona
Waspada Virus Corona...
Waspada Virus Corona Varian Baru
E484K, Varian Anyar...
E484K, Varian Anyar Virus Corona
Sulit Ekonomi karena...
Sulit Ekonomi karena Corona, Ayah Jual Ponsel Rusak untuk Beli Beras
PSBB di Beberapa Daerah,...
PSBB di Beberapa Daerah, Tak Gentarkan Warga Beraktivitas di Luar Rumah
Dampak Corona, Satu...
Dampak Corona, Satu Keluarga di Serang Banten Kelaparan
Berita Terkini
Usai Tinggalkan NCT,...
Usai Tinggalkan NCT, Mark Resmi Dirikan Perusahaan Kreatif Upper Room
21 menit yang lalu
Rekomendasi Microdrama...
Rekomendasi Microdrama V+Short Bertema Perselingkuhan, Konfliknya Bikin Emosi!
47 menit yang lalu
Art & Bali 2026 Hadirkan...
Art & Bali 2026 Hadirkan Seniman Dunia, Nuanu Tanam 1.000 Pohon
57 menit yang lalu
Aturan Baru BPJS Kesehatan...
Aturan Baru BPJS Kesehatan per 1 Juni 2026, Kontrol Harus Sesuai Tanggal Surat
1 jam yang lalu
Pengadilan Tolak Seluruh...
Pengadilan Tolak Seluruh Gugatan Nikita Mirzani, Reza Gladys Menang Telak
2 jam yang lalu
Konflik Ruben Onsu dan...
Konflik Ruben Onsu dan Sarwendah Melebar, Produser Cherrybelle Ikut Buka Suara
2 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved