Olahraga Bantu Cegah Kanker Payudara

Rabu, 05 November 2014 - 16:32 WIB
Olahraga Bantu Cegah...
Olahraga Bantu Cegah Kanker Payudara
A A A
LONDON - Semua orang sadar bahwa olahraga baik untuk kesehatan. Tapi, tidak banyak yang tahu bahwa kegiatan fisik ini bisa membantu mencegah kanker payudara.

Para wanita paruh baya, yang rutin melakukan olahraga dalam bentuk apa pun tiap hari, secara signifikan telah mengurangi risiko terkena kanker.

Menurut laporan femalefirst.co.uk, hanya dibutuhkan 30 menit per hari untuk berolahraga dan itu cukup bisa mengurangi risiko terkena kanker hingga seperlima.

Ilmuwan juga menemukan wanita yang mengalami obesitas memiliki kemungkinan 50% lebih besar terkena kanker daripada mereka yang memiliki Indeks Massa Tubuh (Body Mass Index/BMI) yang sehat. Wanita yang melakukan olahraga tiga jam per pekan kurang dari 21% berisiko terkena kanker payudara.

Saat ini 1 di antara 8 wanita terkena kanker payudara, yang sama dengan 50.500 pertahun. Tapi, bukti baru ini cukup positif dalam memperlihatkan bahwa gaya hidup sehat bisa mengurangi kemungkinan wanita terkena penyakit ini.

Para periset Oxford University telah menghabiskan waktu tiga tahun memonitor 126.000 wanita yang memasuki menopause dan mencatat kalau mereka terkena penyakit atau tidak. Mereka mengisi kuesioner mengenai level olahraga, berat badan, diet, minum minuman beralkohol dan merokok.

Ilmuwan yakin bahwa obesitas meningkatkan risiko kanker, sebagian besar karena sel gemuk berisi oestrogen yang mendorong pertumbuhan tumor.

“Apa yang benar-benar menarik dari kajian ini adalah (penurunan risiko kanker payudara) tidak muncul hanya karena sebagian besar wanita aktif lebih ramping, yang mengindikasikan bahwa mungkin masih banyak sejumlah manfaat langsung olahraga bagi wanita dengan segala ukuran,” papar Tim Key, seorang ilmuwan Cancer Research UK dari unit epidemologi kanker di Oxford University, yang dikutip IANS.

Namun, Key menyatakan, mereka belum tahu bagaimana sejatinya aktivitas fisik mengurangi risiko kanker payudara. “Tapi sejumlah kajian kecil mengindikasikan itu mungkin terkait dampak level hormon di dalam tubuh,” imbuh dia.

Key juga memaparkan, riset lebih banyak masih dibutuhkan untuk menemukan hubungan antara level hormon wanita dan pencegahan kanker.
(alv)
Berita Terkait
Meningkatkan Akses Layanan...
Meningkatkan Akses Layanan Konseling Keluarga Jakarta melalui Mobil SAPA
Langgar Protokol Kesehatan,...
Langgar Protokol Kesehatan, Angkutan Umum Akan Ditindak Tegas
Transportasi Umum Harus...
Transportasi Umum Harus Higienis dan Terapkan Protokol Kesehatan
Kuliah Umum UMJ Bahas...
Kuliah Umum UMJ Bahas Pentingnya Transformasi Sistem Kesehatan Nasional
Libur Panjang, DKI Perketat...
Libur Panjang, DKI Perketat Pengawasan Prokotol Kesehatan di Tempat Umum
Unpad Jadi Kampus Terbaik...
Unpad Jadi Kampus Terbaik Hasilkan Artikel Ilmiah Umum dan Kesehatan
Berita Terkini
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama Fall Into Sweet Trap di V+Short, Nikah Kontrak Berujung Cinta
7 jam yang lalu
Di Tengah Popularitasnya,...
Di Tengah Popularitasnya, Arcelly Idol Ternyata Masih Bergantung pada Benda Ini
7 jam yang lalu
Polisi Tetapkan ART...
Polisi Tetapkan ART Angel Lelga sebagai Tersangka Kasus Dugaan Pencurian, Langsung Ditahan
8 jam yang lalu
Pecahkan Rekor, Ratusan...
Pecahkan Rekor, Ratusan Affiliator Lakukan Siaran Langsung Penjualan Bersama di Satu Lokasi
8 jam yang lalu
Apa Itu PCOS? Ini Gejala,...
Apa Itu PCOS? Ini Gejala, Penyebab, dan Dampaknya terhadap Kesuburan Wanita
9 jam yang lalu
Gebrakan Riswandi, Pemuda...
Gebrakan Riswandi, Pemuda Bulukumba yang Bantu UMKM Lokal Lewat Literasi Visual
9 jam yang lalu
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved