Anak-Anak Lebih Sering Mencoba Rokok Elektronik

Kamis, 04 Desember 2014 - 16:04 WIB
Anak-Anak Lebih Sering...
Anak-Anak Lebih Sering Mencoba Rokok Elektronik
A A A
LONDON - Anak-anak cenderung lebih sering mencoba rokok elektronik atau e-cigarette (e-cig) ketimbang mengisap rokok tembakau tradisional.

Sebuah kajian yang dilakukan terhadap 1.601 siswa berusia 10—11 tahun di Wales menemukan 6% di antara mereka telah mencoba rokok elektronik, sedangkan 2% mencoba mengisap rokok biasa. Mereka yang mencoba alat itu 7 kali lipat mengaku akan merokok dalam waktu dua tahun ke depan.

Hasil ini memicu keprihatinan bahwa rokok elektronik berperan sebagai “pintu masuk nikotin” bagi anak-anak dengan membujuk mereka kembali ke rokok biasa yang lebih berbahaya.

Peralatan bertenaga batere yang bentuknya mirip pena atau rokok itu berisi nikotin cair yang memberikan sensasi dorongan yang sama seperti merokok kepada pengisapnya.

Kajian itu hanya dilakukan terhadap siswa Wales dan Kesehatan Umum Inggris mengatakan survei mereka yang sama menemukan hanya 2% anak-anak yang pernah mencoba rokok elektronik itu.

Meskipun begitu, para aktivis menyatakan, penemuan itu memperlihatkan kebutuhan untuk mengawasi penggunaan e-cig.

“Penemuan terakhir ini menyoroti dampak potensial rokok elektronik terhadap anak-anak dan anak muda. Saya mengkhawatirkan penggunaan rokok elektronik ini akan menjadi pintu masuk dan penormalan kembali merokok, terutama bagi generasi yang tumbuh di tengah masyarakat yang bebas rokok,” papar Menteri Kesehatan Wales Mark Drakeford, yang dikutip The Daily Mail.

Kepala Eksekutif British Lung Foundation Penny Woods mengatakan, riset itu menarik karena yang pertama di Inggris yang menemukan jumlah anak yang telah mencoba rokok elektronik ternyata lebih tinggi dari jumlah anak yang mencoba rokok biasa. “Ini sekali lagi menekankan rokok elektronik masih merupakan teknologi yang muncul dan berevolusi, dan kita harus tetap mengawasi bagaimana penggunaannya, terutama oleh anak-anak,” ujar Woods.

Meskipun belum ada bukti bahwa vaping (mengisap rokok elektronik) seberbahaya merokok, e-cig tidak direkomendasikan bagi anak-anak dan orang yang tidak merokok setidaknya sampai ada riset yang dilakukan untuk mencari tahu dampak terhadap kesehatan jangka panjang.

“Data ini tidak memberikan bukti jelas efek pintu masuk e-cigarette yang menyebabkan merokok. Riset menyebutkan tingkat merokok di antara anak-anak di Inggris—meskipun masih tinggi—telah menurun sejak munculnya rokok elektronik 10 tahun terakhir,” papar Woods.
(alv)
Berita Terkait
Bahaya Rokok Elektrik...
Bahaya Rokok Elektrik bagi Kesehatan, Efek Candu hingga Kerusakan Paru Permanen
Nikotin dan TAR, Mana...
Nikotin dan TAR, Mana yang Lebih Berbahaya bagi Kesehatan?
5 Cara Rokok Merusak...
5 Cara Rokok Merusak Kesehatan Jantung, Bisa Mematikan
Bagaimana Bahaya Rokok...
Bagaimana Bahaya Rokok Bagi Kesehatan Manusia?
Dukung Anies Soal Larangan...
Dukung Anies Soal Larangan Merokok, DPRD: Bukan Hanya Kesehatan, tapi Kualitas Udara
Cegah Stunting, Kurangi...
Cegah Stunting, Kurangi Merokok saat Bersama Keluarga
Berita Terkini
Pangeran William Tampil...
Pangeran William Tampil di Acara 'New Heights' pada Hari Pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce
38 menit yang lalu
Taylor Swift dan Travis...
Taylor Swift dan Travis Kelce Resmi Menikah, Tampil Mewah dengan Busana Dior
1 jam yang lalu
Nasib Richard Lee Ditentukan...
Nasib Richard Lee Ditentukan 14 Juli, JPU Minta Hakim Tolak Eksepsi
1 jam yang lalu
Berapa Kali Berhubungan...
Berapa Kali Berhubungan Seks agar Cepat Hamil? Dokter Bagikan Tipsnya
2 jam yang lalu
Dokter Ungkap Kebiasaan...
Dokter Ungkap Kebiasaan Pria Pakai Celana Ketat Bisa Merusak Kualitas Sperma
3 jam yang lalu
Perjuangan Tak Mengkhianati...
Perjuangan Tak Mengkhianati Hasil, dari Ojek Online Kini Jadi Konten Kreator Sukses
11 jam yang lalu
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved