Transformasi Pembekuan Lemak Tubuh

Rabu, 31 Desember 2014 - 09:13 WIB
Transformasi Pembekuan...
Transformasi Pembekuan Lemak Tubuh
A A A
METODE pembekuan lemak atau yang disebut dengan coolsclupting kembali menjadi tren setelah Khloe Kardashian dikabarkan menggunakan metode ini untuk memperoleh bentuk badan ideal.

Dalam informasi yang dilansir Coolsclupting.com, metode coolsclupting pertama kali ditemukan oleh para ilmuwan Universitas Harvard, yaitu Dieter Manstein MD dan R Rox Anderson MD. Ide mengenai coolscluptingmuncul saat mereka mengamati anak-anak yang gemar mengonsumsi es krim sehingga kehilangan lemak di area pipi.

Di Amerika Serikat, metode pembekuan lemak atau coolsclupting sudah berjalan sekitar lima tahun, sedangkan di Indonesia, hal ini masih terbilang baru. Di Maharis Clinic, Jakarta Selatan, disediakan perawatan coolsclupting . “Meskipun baru berjalan enam bulan, metode pembekuan lemak atau coolsclupting ini banyak diminati.,” tutur Dr Kevin A Maharis BMedSc DipDem (UK) dari Maharis Clinic.

Dr Kevin menyebutkan, ada beberapa tahapan dalam melakukan metode coolsclupting ini, yakni konsultasi dengan dokter, kirakira bagian tubuh mana yang akan dihilangkan lemaknya. Biasanya bagian tubuh tersebut adalah perut, lengan bagian dalam, paha bagian luar, paha bagian dalam, dan pinggang. Selanjutnya, penempelan cool gel berupa tisu dengan cairan khusus di bagian yang dituju untuk melindungi kulit terkena langsung dengan mesin.

Lalu, penjepitan alat body sculpting atau aplikator di cool gel . Proses ini dilakukan selama satu jam untuk tiap bagian di tubuh yang ingin dihancurkan lemaknya. Berbeda halnya dengan sedot lemak atau metode penghilangan lemak yang lain, coolsclupting adalah metode penghancuran lemak dengan prosedur nonbedah sehingga peralatan anestesi seperti jarum dan alat-alat operasi tidak diperlukan.

Dengan extreme cool yang mencapai suhu di bawah 0 derajat Celsius, sel-sel lemak dapat dihilangkan tanpa membahayakan jaringan sekitarnya. Namun, pengaturan suhu ini disesuaikan dengan ketebalan lemak setiap orang. Dalam satu kali proses pengerjaan, lemak tubuh yang dapat dihilangkan sekitar 25%. Lemak yang sudah dibekukan, kemudian dikeluarkan secara alami melalui keringat, air seni, dan feses.

Menurut Dr Kevin, kandidat terbaik untuk melakukan terapi ini adalah orang yang mempunyai berat badan yang sudah ideal, namun masih memiliki masalah distribusi lemak yang membandel di area tubuh tertentu. Hasil dari pembekuan lemak ini dapat terlihat setelah empat bulan dan hasilnya pun permanen.

Dwi nur ratnaningsih
(ars)
Berita Terkait
PERMINESIA Dorong Edukasi...
PERMINESIA Dorong Edukasi Kesehatan Tubuh dan Hormonal bagi Perempuan Menopause
Generali Health Cities...
Generali Health Cities di 17 Kota Demi Kesehatan Masyarakat
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Optimalisasi Kesehatan...
Optimalisasi Kesehatan Pencernaan Anak untuk Kesehatan Holistik
Vaksinasi Tenaga Kesehatan...
Vaksinasi Tenaga Kesehatan Lansia
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Bukan Hantu, Monster...
Bukan Hantu, 'Monster Pabrik Rambut' Sajikan Horor dari Dunia Kerja yang Melelahkan
16 menit yang lalu
Erin Wartia Ungkap Alasan...
Erin Wartia Ungkap Alasan Ganti Sunan Kalijaga, Kecewa Kasusnya Dialihkan
1 jam yang lalu
Usai Tinggalkan NCT,...
Usai Tinggalkan NCT, Mark Resmi Dirikan Perusahaan Kreatif Upper Room
1 jam yang lalu
Rekomendasi Microdrama...
Rekomendasi Microdrama V+Short Bertema Perselingkuhan, Konfliknya Bikin Emosi!
2 jam yang lalu
Art & Bali 2026 Hadirkan...
Art & Bali 2026 Hadirkan Seniman Dunia, Nuanu Tanam 1.000 Pohon
2 jam yang lalu
Aturan Baru BPJS Kesehatan...
Aturan Baru BPJS Kesehatan per 1 Juni 2026, Kontrol Harus Sesuai Tanggal Surat
2 jam yang lalu
Infografis
Perlu Diwaspadai, Ini...
Perlu Diwaspadai, Ini 15 Tanda Tubuh Kelebihan Kafein
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved