Ketagihan Gurih dan Empuknya Iwak Manuk Pak No Semarang

Rabu, 31 Desember 2014 - 17:53 WIB
Ketagihan Gurih dan...
Ketagihan Gurih dan Empuknya Iwak Manuk Pak No Semarang
A A A
SEMARANG - Jika Anda sedang menikmati libur awal tahun di Kota Semarang, tidak ada salahnya Anda mencoba berkunjung ke salah satu rumah makan yang terletak di Jalan Sawojajar I Nomor 1 Kelurahan Krobokan Kecamatan Semarang Barat.

Di lokasi itu, ada sebuah warung spesial yang menjual berbagai menu makanan dari unggas. Warung tersebut dikenal dengan sebutan Warung Iwak Manuk Pak No.

Sesuai namanya, Warung Iwak Manuk Pak No menyajikan berbagai menu olahan daging manuk (burung). Di lokasi itu, anda dapat mencicipi berbagai jenis olahan burung yang tidak biasa, seperti Belibis, Kuntul, burung Puyuh, Bebek Alaska dan sebagainya lengkap dengan sambel ijo sebagai penyedap.

“Di sini memang spesialis burung, menu andalan kami adalah daging burung Belibis, burung Kuntul dan burung Puyuh. Sementara bebek kami memiliki daging Bebek Alaska, kepanjangan dari Alas Karet, tempat bebek diambil di Alas Karet Mijen Semarang,” uangkap Subiono yang dikenal sebagai Pak No, pemilik warung ini.

Warung tersebut buka mulai pukul 09.00 WIB hingga sore hari. Namun karena cukup ramai, biasanya warung sudah tutup pada pukul 14.00 WIB.

“Jadi lebih baik pagi saat buka sudah datang. Kalau tidak bisa pesan dahulu agar tidak kehabisan,” imbuh pria yang menekuni usaha warung tersebut sejak 30 tahun terakhir.

Mengenai harga, Pak No membanderol harga untuk satu porsi bebek Alaska senilai Rp75.000. Sementara untuk Kuntul dan Belibis berkisar Rp25.000—30.000. “Kalau burung puyuh satu porsi harganya Rp30.000,” ujar dia.

Warung Iwak Manuk Pak No tersebut memang selalu ramai tiap harinya. Dalam sehari, biasanya Pak No dapat menghabiskan lebih dari 170 ekor burung. “Omzet yang diperoleh cukup besar, hingga Rp75 juta dalam satu bulan,” ucap dia.

Rini Rohadi, 51, salah seorang pelanggan warung ini, mengaku sering makan di tempat itu. Menurut dia, olahan daging burung di lokasi itu memiliki rasa yang unik, yakni renyah, teksturnya empuk dan bumbunya sangat pas.

“Saya sering ke sini bawa keluarga dan teman sekantor untuk menikmati menu yang ada di sini. Soalnya di tempat lain di Kota Semarang jarang yang menjual special daging unggas ini,” kata dia.

Selain itu, rasa yang enak dan bumbu yang pas juga menjadi daya tarik sendiri bagi dirinya. Menurut dia, menu daging burung yang dijual di tempat itu sangat empuk dan tidak amis.

”Biasanya orang masak daging burung itu amis, tapi di sini tidak. Pokoknya mak nyuus dan membuat lidah ketagihan,” pungkasnya.
(alv)
Berita Terkait
Kolaborasi Budaya Indonesia...
Kolaborasi Budaya Indonesia dan Malaysia dalam Festival Kita Serumpun
Gopek House, Lestarikan...
Gopek House, Lestarikan Kelezatan Kuliner Indonesia Peranakan melalui Pengalaman Kuliner Unik
Sarirasa Group Melalui...
Sarirasa Group Melalui Pantura Ungkap Kembali Perjalanan Rasa Jawa yang Terlupakan
Bantu Bisnis Kuliner...
Bantu Bisnis Kuliner Skala UKM, Endeus Gelar Cooking Class Virtual Gratis!
7 Makanan Paling Populer...
7 Makanan Paling Populer Khas Dayak, Salah Satunya Tempoyak dari Durian yang Difermentasi
5 Hidangan Alpukat ala...
5 Hidangan Alpukat ala Koki Berbintang Michelin
Berita Terkini
Venue Pernikahan Seribu...
Venue Pernikahan Seribu Tamu Hadir Dekat Bandara Soekarno-Hatta
5 jam yang lalu
Tembus Pasar Global,...
Tembus Pasar Global, Brand Lokal Queensi Sukses Cetak Rekor 1 Juta Penjualan
7 jam yang lalu
Indro Warkop Gaungkan...
Indro Warkop Gaungkan Pesan Hidup Sehat Lewat Kebiasaan Harian
8 jam yang lalu
Dari Dunia Korporat...
Dari Dunia Korporat ke Industri Hiburan, Ryan Goutama Temukan Passion di Depan Kamera
10 jam yang lalu
Perkenalkan Budaya Aceh,...
Perkenalkan Budaya Aceh, Peserta Audisi Miss Indonesia 2026 Tampil dengan Tari Ratoh Jaroe
12 jam yang lalu
Miss Indonesia 2026...
Miss Indonesia 2026 Cari 38 Finalis Terbaik, Audisi Terakhir Digelar di Jakarta
12 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved