Asyiknya Ngobrol Bareng Alat Elektronik

Selasa, 27 Januari 2015 - 14:19 WIB
Asyiknya Ngobrol Bareng...
Asyiknya Ngobrol Bareng Alat Elektronik
A A A
Chatting di ponsel pintar dengan teman, rekan kerja, tentu sudah lumrah. Tapi apa jadinya kalau Anda bisa chatting dengan perangkat alat rumah tangga yang ada di rumah?

Ide nyeleneh ini diwujudkan oleh LG Electronics. Tujuannya satu, membuat hidup Anda dan keluarga makin mudah dan nyaman. Memanfaatkan teknologi LG HomeChat, pabrikan asal Korea Selatan ini sukses menjembatani komunikasi antara perangkat elektronik dengan pemiliknya.

“Teknologi ini akan membantu masyarakat modern yang kian sibuk dengan aktivitasnya. Misalnya, saat ingin ruangan kamar atau tamu sudah dingin ketika sampai rumah, pemilik AC yang masih di kantor atau di jalan, tinggal memerintahkan melalui ponsel pintarnya agar si ‘AC’ menyala,” tutur Public Relations Department, LG Electronics Indonesia Dhita Ayuningtyas saat mengunjungi LG Best Shop, Namdong-gu, Incheon, Korea Selatan, belum lama ini.

LG HomeChat merupakan layanan pesan yang memungkinkan Anda “mengobrol” dengan perangkat elektronik di rumah. Melalui obrolan itu, pengguna bisa menanyakan status si perangkat elektronik. “Apakah yang sedang dilakukannya. Kita juga bisa memberikan perintah pengaktifan atau sebaliknya,” ujarnya lagi.

Sementara ini baru empat perangkat elektronik yang bisa chatting dengan penggunanya. Masing-masing mesin cuci, microwave, air conditioner atau AC dan kulkas. “Syaratnya cuma satu, perangkat-perangkat ini terhubung dengan jaringan internet, WiFi. Bagaimana cara memanfaatkan layanan ini? Caranya sangat mudah mudah.

Menurut Manager LG Home Appliances User Expert Team, Yong-joon Kim, pemilik perangkat cukup meregistrasinya ke LG ThinQ Server. Anda diharuskan membuat akun tersendiri. “Dari satu akun tersebut, kita dapat meregistrasi beberapa produk sekaligus. Asalkan kategori produk yang berbeda. Misalnya, mesin cuci, lemari es, microwave,” ucapnya.

Ditanya apakah tiap perangkat punya ID sendiri, dia menjawab, tidak. Namun untuk menghindari conflict users disarankan untuk menggunakan satu akun saja dalam mengoperasikan seluruh produk smart home appliance yang ada di rumah dengan berteknologi LG HomeChat.

“Untuk media chat-nya menggunakan Line dan Kakao Talks. Sedangkan bahasa yang digunakan sementara ini hanya bahasa Korea. Bahasa Inggris sendiri baru teraplikasi pada tahun ini,” papar Yongjoon Kim seraya menambahkan jaringan WiFi-nya diharapkan yang stabil tanpa menyaratkan minimal kecepatannya.

Yong-joon Kim mengutarakan dengan LG HomeChat, pengguna dapat berinteraksi aktif dengan mesin cuci, microwave, AC, dan kulkas. Untuk kulkas misalnya, Anda bisa menanyakan kepada perangkat apa saja yang masih ada di dalamnya. Sehingga pengguna bisa tahu apa yang harus dibeli di pasar.

“Kulkas berteknologi HomeChat kami memiliki kamera di bagian atasnya. Sehingga kulkas bisa menginformasikan kepada pemilik apa saja bahan pangan atau makanan dan minuman yang sudah habis,” tandasnya.

Yong-joon Kim meyakini HomeChat merupakan aplikasi revolusioner. Teknologi layanan pesan bergerak ini mengadopsi sistem natural language processing (NLP). Sehingga perangkat dapat mengenali berbagai jenis kata. Dengan demikian, pengguna tak perlu khawatir obrolan dengan perangkat tibatiba terputus atau si alat elektronik mbalelo.

Hanya syaratnya, kata-kata yang dituliskan menggunakan bahasa baku yang berhubungan dengan operasional produk canggih ini. “Nanti aplikasi HomeChat bakal diaplikasikan pada smart home appliance lainnya yang diproduksi LG,” tuturnya. Teknologi LG HomeChat dan produk elektronik yang dipersenjatai teknologi ini diluncurkan pertama kali di Korea Selatan pada April 2014.

Saat ini ID LINE LG HomeChat diklaim sudah memiliki lebih dari 22.000 teman. Sayangnya, perangkat ini belum bisa dinikmati konsumen di Indonesia. Perangkat baru beredar di Korea Selatan dan tahun ini merambah daratan Eropa. Bagaimana dengan Indonesia? Informasi yang didapat, tahun depan konsumen di Tanah Air baru bisa menggunakan jasa LG HomeChat. Itu pun kemungkinan baru mesin cuci saja mengingat besarnya volume penjualannya.

“Jika ditanya apakah kami akan memasarkan produk ini di Indonesia dalam dua tahun ke depan, tentu kami sedang menjajakinya. Tapi kami akan tetap melihat situasi pasar,” kata Senior Vice President Head of Overseas Sales & Marketing Group LG Electronics Home Appliance Company, James Park.

James Park menginformasikan penetrasi pasar produk LG, termasuk di Indonesia, dipengaruhi oleh kesiapan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Semakin lengkap infrastrukturnya, terutama internet di sebuah negara, maka kian besar pula kesempatan pihaknya meningkatkan penetrasi pasar.

Muh iqbal marsyaf
(ftr)
Berita Terkait
Prof. Suryanegara: Jadilah...
Prof. Suryanegara: Jadilah Master, Bukan Hamba Gadget! Pesan Penting untuk Remaja
Tips Memilih Gadget...
Tips Memilih Gadget Paling Hemat dan Sesuai Kebutuhan di 2023
Salah Kaprah Sinar Biru...
Salah Kaprah Sinar Biru Gadget Berbahaya Bagi Mata, Ini Faktanya!
Atasi Kecanduan Gadget...
Atasi Kecanduan Gadget Pada Anak, Algorithmics Kenalkan Pembelajaran Pemrograman
Mengetahui Apa itu Blue...
Mengetahui Apa itu Blue Light di Gadget dan Bahayanya untuk Mata
Cara Mengubah HP Jadi...
Cara Mengubah HP Jadi Mikrofon, Ternyata Mudah!
Berita Terkini
Gold Medalist Berterima...
Gold Medalist Berterima Kasih kepada Penggemar yang Tetap Mendukung Kim Soo-hyun
28 menit yang lalu
Kangen Dono dan Kasino,...
Kangen Dono dan Kasino, Indro Warkop Ciptakan Lagu 'Dan Aku Rindu'
58 menit yang lalu
Tio Pakusadewo Dirawat...
Tio Pakusadewo Dirawat Akibat Gangguan Jantung, Dewi Irawan Buka Donasi
1 jam yang lalu
Rayakan 10 Tahun, INDOFEST...
Rayakan 10 Tahun, INDOFEST 2026 Targetkan 60.000 Pengunjung dan Transaksi Rp60 Miliar
1 jam yang lalu
Heboh Kabar Jule Hamil,...
Heboh Kabar Jule Hamil, Respons Clara Shinta Langsung Jadi Sorotan
2 jam yang lalu
INDOFEST 2026 Digelar,...
INDOFEST 2026 Digelar, Taffware Tawarkan Diskon Perlengkapan Outdoor Besar-besaran
5 jam yang lalu
Infografis
Presiden Vladimir Putin...
Presiden Vladimir Putin Larang Kripto Jadi Alat Bayar di Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved