Belanja Suvenir di Mercato Nuovo

Jum'at, 13 Februari 2015 - 12:53 WIB
Belanja Suvenir di Mercato...
Belanja Suvenir di Mercato Nuovo
A A A
Jika Anda berkesempatan mengunjungi Florence, Italia, Mercato Nuovo adalah tempat yang paling tepat untuk membeli berbagai oleh-oleh khas kota Renaisans dengan harga yang terjangkau. Pasar ini selalu dipenuhi oleh wisatawan karena memiliki suasana yang menyenangkan untuk berbelanja.

Pasar yang dibangun pada abad ke-14 ini sengaja dinamakan Mercato Nuovo (pasar baru) untuk membedakannya dengan Mercato Vecchio (pasar lama). Mercato Vecchio adalah salah satu tempat bersejarah yang menjadi korban pembongkaran pemerintah Florence di sekitar Piazza della Repubblica.

Di dalam pasar yang berada di ruang semitertutup ini terdapat sejumlah kios yang menjual barang-barang mulai kain sutra, perhiasan emas, hingga berbagai suvenir wisata seperti kerajinan dari kulit, tas, dan t-shirt sebagai buah tangan khas Florence. Loggia di Mercato Nuovo dibangun antara 1547-1551 pada masa pemerintahan Grand Duke Cosimo I.

Desain ruangan berbentuk persegi panjang yang dihubungkan dengan lengkungan tinggi ini merupakan hasil karya Giovanni Battista del Tasso. Pada bagian-bagian tertentu sudut Loggia, terdapat patung-patung yang menggambarkan beberapa tokoh terkenal Kota Florence pada masa lalu. Warga Florence juga sering menyebut pasar ini sebagai Mercato del Porcellino atau Pasar Babi karena keberadaan sebuah patung babi liar yang terletak di sini.

Di tengah Loggia terdapat sebuah dekorasi dari marmer dengan simbol lingkaran di dalam lantainya. Hiasan ini dikenal sebagai Pietra dello Scandalo atau The Shame Stone. Tempat ini adalah lokasi di mana pada masa Renaisans silam, pedagang yang mengalami kebangkrutan akan dipermalukan di depan umum sebelum mereka dijebloskan ke dalam penjara atau diasingkan.

Lokasi yang paling populer dan menarik banyak wisatawan yang mengunjungi pasar ini adalah Fontana del Porcellino, sebuah air mancur kecil dari abad ke-17 dengan patung perunggu berbentuk babi hutan di atasnya. Mitos yang berkembang di tempat ini mengatakan, siapa pun yang menggosok moncong patung babi hutan itu, suatu hari akan kembali ke Kota Florence.

Sebelum menggosok moncong patung tersebut, kita terlebih dulu harus melemparkan koin ke dalam mulut babi. Koin yang dilemparkan para pengunjung ini kemudian didistribusikan kepada organisasi amal di Kota Florence. Anda bisa naik bus lokal (ATAF) berwarna oranye, ungu, dan putih sesuai dengan nomor perjalanan untuk menuju Mercato Nuovo.

Tiket untuk layanan bus lokal dapat dibeli di semua loket yang telah disediakan seharga 1,2 euro (2 euro jika membeli tiket di atas bus) untuk sekali perjalanan, atau tiket seharga 4,90 euro yang bisa digunakan untuk empat kali perjalanan.

Rendra hanggara
(ftr)
Berita Terkait
Pengalaman Berbelanja...
Pengalaman Berbelanja yang Nyaman
Konsumen Belanja Online...
Konsumen Belanja Online di Indonesia Capai 32 Juta di Tahun 2021
Belanja Online Groceries...
Belanja Online Groceries di Allofresh
Kampanye ‘Ada Aja...
Kampanye ‘Ada Aja Idenya’ Untuk Permudah Masyarakat Berbelanja
Black Friday, Surga...
Black Friday, Surga Belanja yang Tak Boleh Dilewatkan!
RCTI+ Gandeng Shopee,...
RCTI+ Gandeng Shopee, Belanja Online Bisa Sambil Nonton Drama
Berita Terkini
Konflik dengan Sarwendah...
Konflik dengan Sarwendah Bikin Ruben Onsu Stres, Sahabat: Dia Sudah Sangat Capek
54 menit yang lalu
Rebranding Fave Pamanukan...
Rebranding Fave Pamanukan Hadirkan Standar Baru Hotel Budget di Pantura
1 jam yang lalu
Maternity Shoot Angga...
Maternity Shoot Angga Yunanda dan Shenina Cinnamon, Perhiasan Rp2,88 Miliar Jadi Sorotan
2 jam yang lalu
Hidung Lisa BLACKPINK...
Hidung Lisa BLACKPINK Terlihat Lebih Mancung, Operasi Plastik?
2 jam yang lalu
Teman Belanja Pintar...
Teman Belanja Pintar di Era Serba Cepat, Kini Hadir Shopee Belanja Instant 1 Jam Tiba
3 jam yang lalu
5 Rekomendasi Menu Sarapan...
5 Rekomendasi Menu Sarapan Selain Yogurt yang Baik untuk Kesehatan Usus
3 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved