Amankah Penggunaan Dot pada Bayi?

Selasa, 17 Februari 2015 - 13:17 WIB
Amankah Penggunaan Dot...
Amankah Penggunaan Dot pada Bayi?
A A A
DOT bayi atau yang juga dikenal dengan pacifier, sering digunakan oleh ibu atau pengasuh bayi sebagai pengganti puting susu ibu yang biasanya terbuat dari karet atau plastik. Tidak hanya itu, dot juga sering dijadikan andalan untuk memberikan ASI perah (ASIP).

Hal ini mungkin karena bentuk dot yang mungil dan mudah digenggam. Padahal, ASIP lebih disarankan diberikan dengan menggunakan gelas atau sendok (bagi bayi usia di bawah 4 bulan).

Namun, mungkin beberapa alasan di atas hanya sebagian kecil dari beberapa alasan seseorang menggunakan dot pada bayinya. Tetapi tidak ada salahnya jika mempertimbangkan juga bahaya atau kerugian penggunaan dot pada bayi. Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum Anda memberikan dot pada bayi, diantaranya sebagaimana dikutip dari meetdoctor:

- Infeksi
Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh Pediatric, dot dapat menyebabkan infeksi telinga sebesar 40 persen lebih (otitis media akut). Kemungkinan hal tersebut bisa terjadi karena perubahan tekanan antara telinga tengah dan tenggorokan bagian atas yang menyebabkan terjadinya infeksi telinga.

- Bingung puting
Jika Anda memperkenalkan dot terlalu dini, ada kemungkinan si kecil akan bingung puting. Di saat si kecil belum terbiasa menyusu pada puting, namun Anda telah memperkenalkannya pada dot. Jika Anda tetap ingin memberikan si kecil dot, tunggu sampai si kecil benar-benar sudah mantap dalam menyusu pada payudara.

- Mengubah bentuk gigi
Bayi yang menghisap dot yang terlalu bersemangat dapat mengubah bentuk gigi (membuat gigi berantakan). Bentuk gigi tidak akan sama (berantakan), karena posisi mulut saat menggunakan dot atau empeng akan sedikit monyong atau tidak biasa. Biasanya hal ini akan terjadi pada gigi bagian depan, yang akan tumbuh pada posisi miring keluar atau ke dalam. Terlebih lagi jika Anda memberikan si kecil empeng, hal ini akan menyebabkan masalah gigi dikemudian hari.

- Keterlambatan bicara
Tidak hanya mengganggu pertumbuhan gigi pada si kecil, tetapi dot juga bisa membuat keterlambatan dalam berbicara. Ketika si kecil sedang menyusu dengan menggunakan dot dapat membuat otot rahangnya kaku dan memperlambat kemampuan dalam berbicara.

Penggunaan dot saat ini masih terjadi perbedaan pendapat, apakah boleh atau tidak, aman atau tidak. Namun, pada kenyataannya dot dapat membuat bayi tenang saat rewel atau gelisah, memberikan kepuasan dan mengurangi risiko terjadinya Sudden Infant Death Syndrome (SIDS) atau kematian mendadak pada bayi. Akan tetapi, menyusu secara alami atau langsung jauh lebih baik daripada memberikan dot. Bijaklah dalam memutuskan sesuatu bagi anak.
(nfl)
Berita Terkait
Vaksinasi Anak Bertema...
Vaksinasi Anak Bertema Superhero
Vaksinasi Covid-19 untuk...
Vaksinasi Covid-19 untuk Anak Umur 6-11 Tahun Digelar di Bekasi
Kenali Ciri-ciri Anak...
Kenali Ciri-ciri Anak yang Memiliki IQ Tinggi Sejak Usia Dini
Hal yang Wajib Diperhatikan...
Hal yang Wajib Diperhatikan Orang Tua sebelum Titipkan Anak ke Daycare
6 Sifat Ibu yang Menurun...
6 Sifat Ibu yang Menurun ke Anak, Salah Satunya adalah Kecerdasan
Vaksinasi Covid-19 untuk...
Vaksinasi Covid-19 untuk Siswa di SMK Negeri 15
Berita Terkini
Indonesia Manufacturing...
Indonesia Manufacturing Symposium 2026, Membangun Sistem Enterprise
11 jam yang lalu
Album Baru Slank Republik...
Album Baru Slank Republik Fufu Fafa Resmi Meluncur, Sarat Kritik Sosial
12 jam yang lalu
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh dengan Keseruan: Menjelajahi Pesona Malaysia, Singapura & Thailand
12 jam yang lalu
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 62: Dipa Terus Memprovokasi Novan, Sementara Davina Merasakan Firasat Buruk
13 jam yang lalu
Shopee Campus Cup Diperpanjang!...
Shopee Campus Cup Diperpanjang! Waktunya All Out & Kumpulkan Poin untuk Bawa Kampus Kamu Jadi Juara!
13 jam yang lalu
Kini Merawat Kulit Jadi...
Kini Merawat Kulit Jadi Lebih Personal, Teknologi EXO3 Siap Manjakan Kulitmu dari Rumah
14 jam yang lalu
Infografis
10 Paspor Terkuat di...
10 Paspor Terkuat di Dunia pada 2026, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved