Teknologi Modern Produksi Dalam Negeri

Jum'at, 27 Februari 2015 - 11:53 WIB
Teknologi Modern Produksi...
Teknologi Modern Produksi Dalam Negeri
A A A
PT Sharprindo Dinamika Prima selaku manufaktur kompresor lokal giat menelurkan produk baru.

Salah satunya adalah Shark Air Compressor Direct Drive EZ-1045. Menurut Frederick Ramadhani, Marketing Manager PT Sharprindo Dinamika Prima, produsen Shark, tipe ini beda dengan yang ada di pasaran.

“Sesuai namanya Shark Air Compressor Direct Drive EZ-1045 ini model direct, mesin langsung terhubung dengan kompresor, dan ini yang pertama di Indonesia,” ujar COO PT Sharprindo Dinamika Prima, Ang Bun Sing. Lantaran produknya adalah produk lokal, ketersediaan sparepart-nya terjamin, lengkap dengan dukungan tim after sales.

“Selain garansi service setahun, kami juga melayani penjualan dan perbaikan dari Sabang sampai Merauke melalui 30 cabang kami yang ada di seluruh Indonesia,” katanya. Kompresor Shark Direct Drive hanya membutuhkan waktu sekitar 3 menit 29 detik untuk melakukan pengisian ulang angin dari kondisi tabung kosong berkapasitas 45 liter. Kondisi standar penuh dilihat dari indikator tekanan yang menunjukkan angka 100 Psi.

Shark merupakan market leader dalam industri kompresor udara yang terkenal dengan nama brand “Shark Air Compressor”. Dengan pengalaman mencapai 30 tahun sejak berdirinya pada tahun 1984, perusahaan ini sudah banyak menciptakan produk berinovasi tinggi dan juga pernah meraih penghargaan Top Brand Award tahun 2011. Menurut Ang, after sales service merupakan salah satu keunggulan Shark.

Meski produk sejenis dijual lebih murah, namun produk yang umumnya di impor dari China itu tidak memiliki jaringan after sales service. ''Karena itu kami optimistis mampu bersaing dengan produk asal China,''cetusnya. Dia mengungkapkan, saat ini telah memiliki 1.300 diler di seluruh Indonesia dengan 8 distributor serta 5 kantor cabang. Saat ini, kata Ang, pihaknya mengembangkan web untuk product knowledge dan juga sedang mengembangkan infrastruktur online trading.

Dia menyebutkan, Sharprindo juga mengembangkan laboratorium untuk penelitian dan pengembangan produk. ''Kami memiliki 120 sevis center. Kami memperkuat ketersediaan spare part dan servis,''sebutnya. Meski produk sejenis asal China membanjiri pasar, namun pihaknya yakin mampu bersaing dengan produk dari negeri Tirai Bambu itu.

Produk yang dijual meliputi beragam jenis kompresor. Mulai untuk pengecatan pagar dan lainnya, kompresor untuk alat selam yang biasa digunakan para nelayan tradisional di Makassar dan Bangka, peralatan untuk memarut dan memeras kelapa di industri makanan dan brush cutter . ''Saat ini market share kami mencapai 60-70 % di pasar domestik, karena kami memiliki varian produk paling lengkap,''paparnya.

Muhamad marwan
(ars)
Berita Terkait
Pengalaman Berbelanja...
Pengalaman Berbelanja yang Nyaman
Konsumen Belanja Online...
Konsumen Belanja Online di Indonesia Capai 32 Juta di Tahun 2021
Belanja Online Groceries...
Belanja Online Groceries di Allofresh
Kampanye ‘Ada Aja...
Kampanye ‘Ada Aja Idenya’ Untuk Permudah Masyarakat Berbelanja
Black Friday, Surga...
Black Friday, Surga Belanja yang Tak Boleh Dilewatkan!
RCTI+ Gandeng Shopee,...
RCTI+ Gandeng Shopee, Belanja Online Bisa Sambil Nonton Drama
Berita Terkini
Usai Tinggalkan NCT,...
Usai Tinggalkan NCT, Mark Resmi Dirikan Perusahaan Kreatif Upper Room
26 menit yang lalu
Rekomendasi Microdrama...
Rekomendasi Microdrama V+Short Bertema Perselingkuhan, Konfliknya Bikin Emosi!
51 menit yang lalu
Art & Bali 2026 Hadirkan...
Art & Bali 2026 Hadirkan Seniman Dunia, Nuanu Tanam 1.000 Pohon
1 jam yang lalu
Aturan Baru BPJS Kesehatan...
Aturan Baru BPJS Kesehatan per 1 Juni 2026, Kontrol Harus Sesuai Tanggal Surat
1 jam yang lalu
Pengadilan Tolak Seluruh...
Pengadilan Tolak Seluruh Gugatan Nikita Mirzani, Reza Gladys Menang Telak
2 jam yang lalu
Konflik Ruben Onsu dan...
Konflik Ruben Onsu dan Sarwendah Melebar, Produser Cherrybelle Ikut Buka Suara
2 jam yang lalu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved