Voice Ditinggalkan, Fokus ke Data

Selasa, 03 Maret 2015 - 11:28 WIB
Voice Ditinggalkan,...
Voice Ditinggalkan, Fokus ke Data
A A A
Pergeseran layanan komunikasi suara ke data ternyata berdampak besar terhadap industri contact center. Dalam dua tahun kedepan, trafik non-voice (digital) diperkirakan meningkat di 87% contact center.

Sedangkan trafik voice (berbicara kepada agen layanan pelanggan melalui telepon) akan menurun pada 42% contact center. Fakta tersebut terungkap dalam Riset tahunan Global Contact Centre Benchmarking Report (GCCBR) yang dilakukan oleh Dimension Data.

Ketua Indonesia Contact Center Association (ICCA) Andi Anugrah menilai pentingnya perusahaan untuk terus meningkatkan perangkat teknologi yang sesuai gaya hidup masyarakat atau penggunanya. “Karena penggunaan akses Customer Service melalui telepon mulai berkurang dan beralih ke sistem digital,” ujarnya.

Survei GCCBR mengungkap hasil yang tidak kalah mengejutkan: Hampir 80% dari 901 organisasi di 72 negara meyakini bahwa sistem IT mereka saat ini tidak akan mampu memenuhi kebutuhan di masa depan.

Group Executive Dimension Data Adam Foster mengatakan, mulai saat ini perusahaan sudah harus bersiap mengadopsi teknologi cloud, baik public, private maupun hybrid, serta teknologinya yang terintegrasi di seluruh model arsitektur. ”Contact center yang belum memanfaatkan solusi komputasi awan harus mulai mempertimbangkan untuk menggunakan solusi tersebut,” ujar Adam.

Head of Solutions and Alliance Dimension Data Indonesia Denny Purwadi menilai, sistem contact center memperlihatkan hasil kurang optimal dari tahun ke tahun dalam kurun waktu 5 tahun terakhir. Karena itu organisasi harus senantiasa memperkini, merubah, dan beradaptasi terhadap perubahan digital yang tengah terjadi dengan hadirnya saluran digital baru.

“Kombinasi teknologi terintegrasi menciptakan lingkungan omnichannel dipadu dengan kemampuan untuk menganalisa dan bertindak secara real-time, serta personalisasi layanan pelanggan, menjadi sumber daya mumpuni bagi organisasi-organisasi untuk menciptakan model layanan pelanggan secara digital yang produktif,” jelasnya.

“Sebagai tambahan, studi kasus kami menjadi bukti akan manfaat yang besar dari solusi komputasi awan. Apalagi mengingat 89% dari klien-klien Dimension Data sepakat bahwa komputasi awan berhasil menurunkan biaya, sementara 88% mengatakan komputasi awan memberikan banyak akses kepada fungsionalitas baru,” ujar Denny.

Danang arradian
(ftr)
Berita Terkait
Prof. Suryanegara: Jadilah...
Prof. Suryanegara: Jadilah Master, Bukan Hamba Gadget! Pesan Penting untuk Remaja
Tips Memilih Gadget...
Tips Memilih Gadget Paling Hemat dan Sesuai Kebutuhan di 2023
Atasi Kecanduan Gadget...
Atasi Kecanduan Gadget Pada Anak, Algorithmics Kenalkan Pembelajaran Pemrograman
Salah Kaprah Sinar Biru...
Salah Kaprah Sinar Biru Gadget Berbahaya Bagi Mata, Ini Faktanya!
Mengetahui Apa itu Blue...
Mengetahui Apa itu Blue Light di Gadget dan Bahayanya untuk Mata
Cara Mengubah HP Jadi...
Cara Mengubah HP Jadi Mikrofon, Ternyata Mudah!
Berita Terkini
Dituding Egois, Jennifer...
Dituding Egois, Jennifer Coppen Ungkap Alasan Justin Hubner Lewatkan Final Piala Dunia
11 jam yang lalu
Brand Lokal Indonesia...
Brand Lokal Indonesia Kian Mendunia, Sukses Raih Indonesia Most Powerful Brands in Global Market 2026
11 jam yang lalu
Nantikan Teaser Poster...
Nantikan Teaser Poster Serial My Chef In Crime, Ada Misteri yang Siap Bikin Penasaran di VISION+
11 jam yang lalu
Liburan Pertama Alyssa...
Liburan Pertama Alyssa Daguise Bareng Baby Soleil ke Bali, Potretnya Bikin Gemas
12 jam yang lalu
Bukan Sakit Biasa, Mas...
Bukan Sakit Biasa, Mas Den Ungkap Kejanggalan sebelum Ayahnya Meninggal
12 jam yang lalu
Nonton Microdrama China...
Nonton Microdrama China 'Rising Before Fate' di V+Short, Simak Sinopsisnya
14 jam yang lalu
Infografis
Mampukah John Herdman...
Mampukah John Herdman Bawa Timnas Indonesia ke Panggung Dunia?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved