Dikuasai Kucing, Pulau Aoshima Diserbu Wisatawan

Rabu, 04 Maret 2015 - 14:24 WIB
Dikuasai Kucing, Pulau...
Dikuasai Kucing, Pulau Aoshima Diserbu Wisatawan
A A A
TOKYO - Sebuah pulau terpencil di kawasan selatan Jepang, Aoshima, dikuasai serombongan kucing. Dengan populasinya yang lebih banyak dari manusia—6:1—kucing-kucing ini pun bebas berkeliaran di seluruh pelosok desa nelayan di daerah itu.

Kucing-kucing itu awalnya dibawa ke Aoshima untuk memerangi tikus yang merusak perahu para nelayan. Ketika tikus-tikus berhasil dienyahkan, para kucing tetap tinggal di pulau itu dan beranak pinak. Hingga kini, lebih dari 120 ekor kucing tinggal di pulau yang bisa dicapai dengan kapal feri selama 30 menit dari pantai prefektur Ehime.

Warga pulau itu sebagian besar adalah pensiunan yang tidak mengikuti gelombang migrasi yang mencari kerja di perkotaan setelah Perang Dunia II. Pada 1945, Aoshima adalah tempat tinggal bagi 900 orang. Tapi kini, satu-satunya tanda kegiatan manusia di sana adalah naik turunnya penumpang kapal dari daratan, yang mengunjungi tempat yang dikenal sebagai Pulau Kucing itu.

Tanpa restoran, mobil, toko atau kios penjual makanan ringan, Aoshima jelas bukanlah surganya wisatawan. Tapi tidak bagi para pencinta kucing. “Ada banyak kucing di sini. Lalu, ada semacam pawang kucing yang datang untuk member makan kucing. Itu cukup menyenangkan. Jadi, saya mau datang lagi,” papar Makiko Yamasaki, 27, kepada Reuters.

Daya tarik kucing memang tidak mengagetkan di negara yang melahirkan Hello Kitty, karakter kartun yang dinilai sebagai lambang kemungilan. Kafe-kafe kucing sudah lama populer di Tokyo. Tempat ini menjadi pelarian bagi orang-orang yang tidak bisa memelihara hewan piaraan di rumah karena peraturan perumahan yang ketat. Salah satu peraturan itu adalah melarang memelihara hewan.

Kucing-kucing di Aoshima tidak terlalu memilih makanan. Mereka bertahan hidup dengan makan nasi kepal, snack energi, atau kentang yang mereka dapatkan dari para wisatawan. Tidak adanya predator alamiah membuat mereka bisa berkeliaran di pulau itu tanpa rasa takut.

Tapi, tak semua warga menyukai kehadiran mereka. Seorang wanita tua mengusir hewan-hewan itu dengan tongkat saat mereka menggali halaman belakangnya. Warga lokal juga berusaha mengendalikan populasi kucing ini. Setidaknya 10 ekor kucing telah dinetralkan.

Warga setempat juga tak terlalu suka dengan wisawatan. Mereka tidak keberatan orang-orang datang ke pulau itu, tapi tetap ingin hidup damai. “Kalau orang datang ke pulau ini dan menemukan kalau kucing-kucing ini menyembuhkan mereka, saya rasa itu baik. Saya hanya berharap itu dilakukan dengan cara yang tidak memberikan beban bagi orang-orang yang tinggal di sini,” ujar Hidenori Kamimoto, 65, nelayan setempat.
(alv)
Berita Terkait
Maknyus! Singkong Indonesia...
Maknyus! Singkong Indonesia Diminati Pasar Manca-Negara
Upaya Menyiapkan SDM...
Upaya Menyiapkan SDM Perhotelan Indonesia di Manca-Negara
Obat Herbal Diminati...
Obat Herbal Diminati di Manca Negara, Combiphar Tingkatkan Produksi
Dari Makassar, Affor...
Dari Makassar, Affor Neo Jaya Merambah Nusantara hingga Manca-Negara
Daftar 25 Anak Perusahaan...
Daftar 25 Anak Perusahaan Telkom Group, Banyak Tersebar di Manca-Negara
Kiprah di Manca Negara:...
Kiprah di Manca Negara: Asnawi Mangkualam Diyakini Sukses Bersama Ansan Greeners
Berita Terkini
Penuh Misteri dan Aksi,...
Penuh Misteri dan Aksi, The Thief Lover di V+Short Bikin Ketagihan Nonton
11 jam yang lalu
Seluruh Member NCT 127...
Seluruh Member NCT 127 Perpanjang Kontrak dengan SM Entertainment, Fans Lega
12 jam yang lalu
Trailer Perumahan Laddaland...
Trailer Perumahan Laddaland Dirilis, Horor Paling Sedih Awi Suryadi
13 jam yang lalu
Tak Cuma Bikin Bugar,...
Tak Cuma Bikin Bugar, Olahraga Bisa Cegah Alzheimer dan Demensia
13 jam yang lalu
Driver Taksi Ini Simpan...
Driver Taksi Ini Simpan Rahasia Gelap, Nonton Microdrama Midnight Meter di V+Short
14 jam yang lalu
Zahara, Putri Angelina...
Zahara, Putri Angelina Jolie dan Brad Pitt Ajukan Penghapusan Nama Belakang sang Ayah
14 jam yang lalu
Infografis
26 Perwira Dimutasi...
26 Perwira Dimutasi Jadi Kapolres di Pulau Jawa pada Mutasi Juni 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved