Bonus Demografi Bakal Untungkan Dunia Perfilman

Selasa, 10 Maret 2015 - 15:30 WIB
Bonus Demografi Bakal...
Bonus Demografi Bakal Untungkan Dunia Perfilman
A A A
JAKARTA - Bisnis perfilman yang belakangan terlihat semakin "lesu" diharapkan mampu bangkit kembali dengan adanya bonus demografi. Kondisi ini diperkirakan akan terjadi pada kurun 2020—2030.

Menurut Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Marwan Jafar, momentum ini diharapkan mampu menghidupkan kembali gairah perfilman nasional.

"Bonus Demografi ini kan terjadi mayoritas di desa-desa, warga desa akan semakin didominasi penduduk produktif di masa yang akan datang," ungkap Marwan, saat menghadiri Gala Premiere Kok Putusin Gue?, yang dibintangi duo The Virgin di Epicentrum XXI, Kuningan Jakarta Selatan, Senin (9/3/2015) malam.

Indonesia diprediksi akan mendapat bonus demografi di tahun 2020-2030. Saat itu, penduduk dengan umur produktif sangat besar sementara usia muda semakin kecil dan usia lanjut belum banyak. Dilihat dari jumlahnya, penduduk usia produktif mencapai sekitar 180 juta, sementara non-produktif 60 juta.

Bonus demografi akan menghadapkan penduduk usia angkatan kerja (15—64 tahun) mencapai 70%. Sisanya, 30%, adalah penduduk yang tidak produktif (di bawah 15 tahun dan diatas 65 tahun).

Oleh karena itu, lanjut Marwan, kondisi tersebut seyogyanya bisa dimanfaatkan dengan menambah frekuensi penyanangan film di desa-desa dengan membuka layar tancap. "Saya sangat setuju dengan layar tancap. Itu sebagai cara utk menaikkan gairah perfilman nasional. Kenapa ibu-ibu sekarang suka nonton sinetron? Karena tidak ada pilihan lain," ujarnya.

Menurut dia, untuk memutar sebuah film tidak harus digelar secara permanen di pusat-pusat perbelanjaan seperti yang tersedia di kota-kota besar. Pasalnya, pemutaran film juga bisa dilakukan melalui layar tancap di desa.

"Ada mal atau tidak ada mal itu tak ada kaitannya dengan film. Apalagi bonus demograsi itu adanya di desa-desa atau daerah. Saya saat kecil di kecamatan saya ada dua bioskop, dan keduanya ramai dikunjungi warga," kenang Marwan.

Marwan berpendapat, produksi perfilman nasional belakangan ini cenderung mengalami kemunduran, baik dari segi bisnis maupun kualitas. Karena itu, dia juga berharap agar ke depan para pebisnis perfilman dapat menyajikan hasil karya yang dapat memberikan pembejalaran positif bagi masyarakat luas.

"Saya sendiri merasa kurang puas karena perkembangan industri perfilman yang lambat dan belum ada film spektakuler, seperti dulu ada film Cut Nyak Dien yang spektakuler. Jangan hanya film horor, harus ada edukasi yang terus menerus dikembangkan secara positif kepada masyarakat," papar Marwan.

Selain dapat menumbuhkan kembali gairah perfilman, penayangan film hingga tingkat desa juga diyakini mampu menyerap tenaga kerja yang secara otomatis akan menaikkan ekonomi masyarakat desa.

"Selain menyajikan hiburan bagi masyarakat desa, juga bisa menaikkan pendapatan bagi warga desa setempat. Karena itu, saya kira positif juga dibangun di daerah. Di sisi lain nanti juga sangat membantu sosialisasi program pemerintah," pungkas dia.
(alv)
Berita Terkait
Episode 3 Series The...
Episode 3 Series The One: Harapan Baru Untuk Tim SMBG, Nasya Marcella Malah Ngamuk
Gokil! Steve Pattinama...
Gokil! Steve Pattinama Nyusruk di Bawah Terik Pulau Bali, Simak Keseruannya!
Gawat! Gelagat Zee Terbongkar?...
Gawat! Gelagat Zee Terbongkar? Saksikan The One Episode 7 di Vision+
The Banishing, Kisah...
The Banishing, Kisah Rumah Paling Berhantu di Inggris
Polisi Jadwalkan Periksa...
Polisi Jadwalkan Periksa Pemeran Film Porno pada Jumat Mendatang
Versi Baru Kisah Klasik...
Versi Baru Kisah Klasik Freaky Friday Siap Beredar
Berita Terkini
Dokter Ungkap Cara Lepas...
Dokter Ungkap Cara Lepas dari Obat Darah Tinggi, Begini Caranya!
1 jam yang lalu
Film Menjadi Medium...
Film Menjadi Medium Inklusi, Empati, dan Ruang Kolaborasi bagi Anak Muda Indonesia
2 jam yang lalu
Tak Suka Film Horor,...
Tak Suka Film Horor, Rano Karno Nonton 'Ghost in the Cell' karena Dibujuk Istri
3 jam yang lalu
Kim Ji Yeon dan Park...
Kim Ji Yeon dan Park Seo Ham Adu Akting dalam Drama Fantasi Romantis Baru: Dive Into You
4 jam yang lalu
Sinopsis The Fallen...
Sinopsis The Fallen Fighter Returns, Kisah Petinju yang Bangkit Setelah Dikhianati
5 jam yang lalu
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar, Baskara Putra Mengeluh Harga Alat Musik Naik
5 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved