Dampak Buruk Konsumsi Gula Bagi Kulit

Sabtu, 14 Maret 2015 - 13:04 WIB
Dampak Buruk Konsumsi...
Dampak Buruk Konsumsi Gula Bagi Kulit
A A A
INDONESIA - Manisnya gula dalam berbagai bentuk selalu digemari hampir semua orang. Karena itu, di sekeliling Anda banyak ditemukan makanan dan minuman berbahan gula. Gula tentu memiliki manfaat nutrisi dalam kandungannya. Tetapi konsumsi yang berlebihan justru akan merusak kesehatan tubuh dan kulit .

Mengkonsumsi gula atau makanan dengan kadar yang tinggi akan membuat karbohidrat cepat terpecah-pecah di dalam tubuh. Sehingga menjadi glukosa, yang meningkatkan kadar insulin. Kenaikan insulin dalam tubuh Anda menyebabkan ledakan peradangan, sehingga dapat membahayakan kesehatan kulit.

Alasan kenapa gula tidak baik untuk kesehatan kulit, berikut ulasannya sebagaimana dikutip dari Healthmeup :

1. Menyebabkan Peradangan
Gula menyebabkan peradangan dalam tubuh. Ini adalah salah satu penyebab utama kerusakan bagi kulit. Gula memiliki kandungan asam meningkatkan kadar insulin dalam tubuh. Selain itu, dapat memengaruhi karbohidrat dalam tubuh, salah satunya terdapat pada roti yang ditaburi gula, sehingga menyebabkan peradangan pada kulit. Peradangan pada kulit biasa menyebabkan terjadinya jerawat pada kulit, Karena itu, hindari gula halus dan gula tambahan termasuk gula putih, gula merah, sirup jagung fruktosa tinggi dan lain-lainnya.

2. Menyebabkan Keriput
Sifat inflamasi gula tidak hanya menyebabkan jerawat, tetapi juga mengakibatkan keriput. Gula menyerang kolagen yang sehat pada kulit, dan kolagen yang menimbulkan kerutan pada kulit. Serta membuat kulit terlihat kusam dan dehidrasi. Keriput terjadi ketika kolagen habis di dalam kulit.

3. Menyebabkan Stress
Gula dalam bentuk apapun mengubah kadar gula darah dalam tubuh. Bila Anda mengonsumsi makanan manis, kadar gula darah Anda meningkat dengan cepat. Tak lama, ketika insulin dilepaskan ke dalam sel Anda, kadar gula darah Anda turun. Penurunan drastis pada gula darah menciptakan stres internal dalam tubuh, yang menyebabkan jerawat dan kulit kusam.

4. Terjadi Penuaan Lebih Cepat
Penelitian menunjukkan bahwa makanan manis dan tinggi gula menciptakan radikal bebas dalam tubuh. Radikal bebas adalah molekul yang menyebabkan peradangan dan kerusakan sel dalam tubuh. Radikal bebas menyebabkan kerusakan pada sel-sel yang menghasilkan penuaan.
(nfl)
Berita Terkait
Kebutuhan Gula Putih...
Kebutuhan Gula Putih Indonesia Mencapai 5,7 Juta Ton Per Tahun
Hati-hati, Tuntut Impor...
Hati-hati, Tuntut Impor Raw Sugar Berdalih Kepentingan Petani dan UKM
Pengalihan Impor Gula...
Pengalihan Impor Gula Industri ke BUMN Dinilai Bukan Solusi, Awas Makin Mahal!
Biang Masalah Ekosistem...
Biang Masalah Ekosistem Gula Nasional, DPR Minta Pemerintah Stop Impor Rafinasi
Sesuai Arahan, Importir...
Sesuai Arahan, Importir Klaim Telah Realisasikan Pembelian Gula Petani
Jokowi Tersenyum Melihat...
Jokowi Tersenyum Melihat Hasil Rintisan Mantan Mentan
Berita Terkini
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan...
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan soal Kerja Sama dengan Hanania Group
10 jam yang lalu
Gaya Hidup Sehat, Konsumen...
Gaya Hidup Sehat, Konsumen Perkotaan Kian Selektif Pilih Pangan Harian
11 jam yang lalu
5 Artis yang Ramaikan...
5 Artis yang Ramaikan HYROX Jakarta 2026, Luna Maya hingga Cinta Laura
12 jam yang lalu
Jelang Tahun Ajaran...
Jelang Tahun Ajaran Baru, Orang Tua Utamakan Sepatu Sekolah yang Nyaman dan Awet
12 jam yang lalu
Liburan Terima Beres...
Liburan Terima Beres ke Jepang: Jelajah Fukuoka dan Oita yang Unik
13 jam yang lalu
Awkarin Penuhi Panggilan...
Awkarin Penuhi Panggilan Polisi, Diperiksa Terkait Kasus Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel
13 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved