16 Rahasia untuk Menangkan Argumen

Sabtu, 21 Maret 2015 - 09:43 WIB
16 Rahasia untuk Menangkan...
16 Rahasia untuk Menangkan Argumen
A A A
Memenangkan argumen kerap jadi hal yang sulit. Apalagi jika harus selalu berhasil melakukannya. Namun, ada trik untuk bisa selalu berhasil memberikan argumen terbaik.

Dalam dunia kerja, mampu berargumen dengan baik dan memenangkan argumen tersebut adalah keahlian yang tidak banyak orang menguasainya. Oleh karena itu, siapa pun yang bisa melakukannya dengan baik, sudah pasti akan memiliki karier yang baik pula. Lalu, bagaimana cara melakukannya? Berikut tips yang bisa Anda lakukan.

Jangan mengubah lawan

Jangan pernah berpikir untuk mengubah lawan berargumen Anda. Tugas Anda adalah melakukan argumen dengan baik agar lawan Anda mulai meragukan pandangannya sendiri.

Dengarkan dengan baik

Jadilah pendengar yang baik. Pastikan Anda mendengar dan memahami pemikiran lawan. Pelajari cara antara mendengarkan dengan baik dan berpikir tentang bagaimana menanggapinya.

Minta penjelasan

Jika Anda tidak yakin dengan apa yang dikatakan lawan Anda, mintalah memperjelasnya. Dalam panasnya pertempuran, kita sering melakukan serangan balik secara tiba-tiba tanpa memastikan kita telah mendengar dari pihak lain. Jadi, sebelum membalas argumennya pastikan Anda memang benar-benar tahu apa yang dia katakan agar Anda tidak malu dan akhirnya kalah.

Tetap tenang

Berhati-hatilah dengan emosi Anda. Ketika kemarahan dan ketakutan menghampiri, hal itulah yang akan membuat Anda menjadi lemah. Jadilah bergairah. Jadilah ekspresif. Tetap tenang dan lanjutkan. Kemarahan hanya akan membuat Anda menjadi kurang menarik.

Menguasai medan

Mereka yang mampu mendefinisikan masalah dan menetapkan prioritas debatlah yang akan menang.

Dapatkan kepercayaan

Salah satu cara untuk menang, Anda harus mampu mencari pendukung gagasan-gagasan Anda. Untuk itu, Anda wajib meyakinkan beberapa orang agar setuju dengan ide yang akan Anda lempar.

Bermain dengan perasaan ragu-ragu

Akan ada golongan orang yang merasa ragu-ragu dalam memutuskan ikut kelompok gagasan yang mana. Tugas Anda adalah menarik mereka ke arah Anda dengan membuat keuntungan yang jelas dari ide Anda dan kelemahan dari lawan Anda. Anda juga akan mendapatkan kepercayaan dari golongan ini jika mengakui bahwa ide Anda tidak sempurna, tetapi jauh lebih unggul dibanding dengan ide lawan Anda.

Rendah hati

Anda bisa menawarkan kompromi dalam presentasi Anda. Anda juga dapat memilih untuk fokus pada golongan tertentu saja untuk mendukung argumen Anda.

Tonjolkan topik utama


Fokuslah pada topik perdebatan agar Anda bisa memengaruhi lawan.

Membuat konsesi

Mengakui sesuatu tanpa merusak argumen yang Anda buat adalah sebuah seni besar untuk memenangkan argumen. Sebagai seorang yang melakukan debat, Abraham Lincoln mengakui bahwa negara memiliki hak, tetapi tidak berhak untuk memperbudak atau mengekspor perbudakan ke negaranegara lain.

Membuat analogi

Analogi adalah cara yang ampuh dan persuasif untuk menang, terutama ketika analogi menghubungkan subjek pada masalah pengalaman pribadi. Sebagai contoh, selama krisis keuangan, bank yang menjual aset “beracun” untuk klien mereka adalah sama dengan dealer mobil yang menjual mobil bekas kepada remaja. Namun, hati-hati dengan analogi. Gunakan dengan hemat. Gunakan senjata ini untuk mengembangkan dan mempertahankan validitas yang Anda gunakan.

Menawarkan poin-poin yang berlawanan

Bayangkan Anda sedang berada di luar kotak. Sebagai contoh, ketika mengutip beberapa tokoh terkenal, kutipan yang tidak biasanya diidentikkan dengan kasus Anda. Contohnya, Senator Barry Goldwater, seorang konservatif Arizona, yang tampaknya telah mendukung pandangan liberal gay di militer ketika dia berkata, “Anda tidak harus lurus untuk menembak lurus.”

Paparan kelemahan dan kesalahan

Jangan mengutuk lawan untuk motifnya. Paparkan saja kelemahan dan kesalahan argumennya.

Jadilah gunung es

Teguhlah pada keyakinan Anda. Tunjukkan kekuasaan Anda dan ini akan mampu mengintimidasi lawan.

Mengetahui lawan Anda


Pahami posisi lawan Anda dalam menyerang dan berargumen. Jika hanya mengetahui posisi Anda, itu artinya Anda baru memenangkan setengah pertempuran.

Sederhana

Jadilah orang yang polos. Jadilah sederhana. Jadilah sungguh-sungguh. Jangan mencoba untuk mengesankan. Periksa emosi Anda. Berusahalah untuk membujuk dengan menyeluruh dan dengan pendekatan yang beralasan.

Andari novianti
(bbg)
Berita Terkait
Mau Lancar Bicara saat...
Mau Lancar Bicara saat Wawancara Kerja? Ini Tips Kuasai Public Speaking-nya
5 Peluang Karier Menjanjikan...
5 Peluang Karier Menjanjikan buat Mahasiswa Jurusan Komputerisasi Akuntansi
5 Pekerjaan Sampingan...
5 Pekerjaan Sampingan yang Bisa Dicoba kalau Kamu Anak Kreatif
Talent Connect Bangun...
Talent Connect Bangun Talenta Siap Hadapi Tantangan Karier
Mau Berkarier dalam...
Mau Berkarier dalam Sektor Nonprofit? Ini Hal-hal yang Perlu Kamu Tahu
7 Tips Jaga Keseimbangan...
7 Tips Jaga Keseimbangan antara Kehidupan Karier dan Personal
Berita Terkini
Amanda Manopo Resmi...
Amanda Manopo Resmi Laporkan Pencemaran Nama Baik Demi Sang Buah Hati
3 jam yang lalu
Benarkah Fruktosa dalam...
Benarkah Fruktosa dalam Buah Bisa Memicu Asam Urat? Ini Penjelasan Guru Besar IPB
6 jam yang lalu
Raffi Ahmad Donasi Rp250...
Raffi Ahmad Donasi Rp250 Juta untuk Wanita Korban Penyiksaan Taufik Hidayat
6 jam yang lalu
Davina Karamoy Curi...
Davina Karamoy Curi Perhatian saat Nonton Ardhito Pramono Manggung di Musiczone Okezone
9 jam yang lalu
Gandeng Fuji, Bella...
Gandeng Fuji, Bella Shofie Ajak Emak-Emak Melek Digital dan Mandiri Secara Finansial
18 jam yang lalu
Sukses Lewat Cerita...
Sukses Lewat 'Cerita Lila', SHOW Bersiap Dukung Deretan Film Indonesia Go International
20 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved