Konsep Belanja Mandiri IKEA

Jum'at, 10 April 2015 - 09:49 WIB
Konsep Belanja Mandiri...
Konsep Belanja Mandiri IKEA
A A A
Sejak didirikan pada 1943, IKEA merupakan toko perabot rumah yang mengusung konsep doit- yourself (DIY), yaitu sistem berbelanja dengan para konsumen diharuskan melakukan aktivitas berbelanja sendiri.

Di sini Anda bisa dengan leluasa memilih barang, mencari perabotan yang dibutuhkan, hingga merakit barang sendiri. Semua dapat Anda lakukan sendiri sesuai dengan kreativitas dan keinginan Anda. Di sini Anda benar-benar terasa tertantang karena bantuan dari staf toko sangat minim dan hanya ada pada kondisi tertentu.

Ketika resmi dibuka di Alam Sutera, Tangerang, pada Oktober 2014, IKEA sudah menerapkan konsep ini kepada para konsumen di Indonesia. Pengalaman berbelanja yang semua dilakukan sendiri memang terbilang baru di Indonesia. Konsumen pun tidak langsung bisa beradaptasi dengan penerapan yang telah dilakukan IKEA selama puluhan tahun ini. Namun, seiring berjalannya waktu, konsep DIY kini mulai diterima para konsumen.

“Tentu ada kesulitan tersendiri. Cari raknya di mana? Bagian mana? Di awal-awal kebanyakan pengunjung pakai layanan perakitan, tapi lama-kelamaan justru senang melakukan semua sendiri karena kalau pakai layanan tidak bisa langsung dirakit. Harus tunggu beberapa hari,” ujar Public Relations IKEA Indonesia Ririn Basuki. Ririn menyebutkan, tidak butuh waktu terlalu lama untuk para pengunjung beradaptasi dengan konsep belanja yang baru di Indonesia ini.

Satu bulan setelah beroperasi, mereka berangsur-angsur mulai memahami dan kegiatan berbelanja pun menjadi lebih lancar ketimbang saat pertama kali toko resmi dibuka. “Setelah beberapa bulan berjalan, baru konsumen mau ambil sendiri,” sebutnya.

Selain mengedukasi masyarakat untuk lebih mandiri dalam berbelanja, konsep DIY yang diterapkan IKEA juga bertujuan agar produkproduknya bisa dibanderol dengan harga lebih terjangkau namun tetap dengan kualitas yang bagus. Marketing Manager IKEA Indonesia Eliza Fazia menjelaskan, dengan melakukan semua sendiri, maka tidak perlu mengeluarkan ongkos tambahan yang dimasukkan ke biaya pembuatan produk sehingga harganya bisa jauh lebih murah.

Aprilia s andyna
(bbg)
Berita Terkait
Pengalaman Berbelanja...
Pengalaman Berbelanja yang Nyaman
Konsumen Belanja Online...
Konsumen Belanja Online di Indonesia Capai 32 Juta di Tahun 2021
Belanja Online Groceries...
Belanja Online Groceries di Allofresh
Kampanye ‘Ada Aja...
Kampanye ‘Ada Aja Idenya’ Untuk Permudah Masyarakat Berbelanja
Black Friday, Surga...
Black Friday, Surga Belanja yang Tak Boleh Dilewatkan!
RCTI+ Gandeng Shopee,...
RCTI+ Gandeng Shopee, Belanja Online Bisa Sambil Nonton Drama
Berita Terkini
Sering Lelah dan Mudah...
Sering Lelah dan Mudah Ngantuk Meski Tidur Cukup? Bisa Jadi Ini Penyebabnya
1 jam yang lalu
Mengintip Kunci Sukses...
Mengintip Kunci Sukses Anas Fikry dan Risky Adelia Regina Putri: Padukan Kehangatan Keluarga dan Aksi Sosial
1 jam yang lalu
Rahasia di Balik Kesuksesan...
Rahasia di Balik Kesuksesan Pembukaan Hotel, Ternyata Bukan Saat Gunting Pita
11 jam yang lalu
Dari Aspal Jalanan Menuju...
Dari Aspal Jalanan Menuju Layar Kaca: Kisah Inspiratif Samsul Ma'rif 'Raja Bacot' Mengubah Nasib lewat Konten Game
11 jam yang lalu
Jirayut Debut Akting...
Jirayut Debut Akting di Film Cek Kodham, Akui Sempat Tak Percaya Diri
12 jam yang lalu
Kenapa Sering Sakit...
Kenapa Sering Sakit Padahal Sudah Makan Sehat? Ini Penjelasan dr. Gia Pratama
13 jam yang lalu
Infografis
5 Perguruan Tinggi Negeri...
5 Perguruan Tinggi Negeri yang Membuka Jalur Mandiri Nilai Rapor
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved