Jumlah Kunjungan Wisawatan Asing Meningkat Selama Februari

Senin, 13 April 2015 - 16:19 WIB
Jumlah Kunjungan Wisawatan...
Jumlah Kunjungan Wisawatan Asing Meningkat Selama Februari
A A A
JAKARTA - Sektor pariwisata Indonesia berhasil mengalami pertumbuhan. Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada Februari 2015 mencapai 768.653 pengunjung. Jumlah ini mengalami pertumbuhan 11,95% jika dibandingkan Februari 2014 yang berjumlah 702.666 wisman.

Dikutip dari Indonesia Travel, pencapaian ini tercatat sebagai rekor tertinggi dalam 10 tahun terakhir. Meningkatnya kunjungan wisman pada Februari 2015 sekaligus menunjukkan terjadinya rebound karena Januari 2015 lalu sempat turun 3,99% dibandingkan 2014. Musim liburan hari raya Imlek yang dirayakan pada 19 Februari 2015 juga mendorong peningkatan kunjungan wisman tersebut.

Data BPS dan Pusdatin Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menyebutkan, kunjungan wisman secara kumulatif pada Januari hingga Februari 2015 sebesar 1.509.692 wisman atau tumbuh 3,71% dibandingkan periode sama tahun lalu. Ini terlihat di 16 pasar utama, termasuk 5 pasar yang paling besar, seperti China sebanyak 218.023, Singapura sebanyak 201.585, Malaysia sebanyak 175.540, Australia sebanyak 169.318 dan Jepang sebanyak 82.666. Kelima pasar paling utama ini memberikan kontribusi sekira 60% dari total kunjungan wisman ke Indonesia.

Selain itu di tiga pintu masuk utama wisman (Great Bali, Great Jakarta, Great Batam) juga menunjukkan tren peningkatan. Secara kumulatif, Januari hingga Februari 2015 kunjungan wisman melalui Ngurah Rai sebanyak 621.827 pengunjung atau baik 13,46%, Batam sebanyak 234.120 atau naik 8,14%, sedangkan Soekarno Hatta sebanyak 336.387 wisman atau turun 8,44%. Penurunan ini diperkirakan sifatnya sementara waku karena pada Januari—Februari wisman banyak masuk melalui pintu Ngurah Rai Bali.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan, tren pariwisata Indonesia semakin membaik dan menguatkan keyakinan kita terhadap capaian kunjungan wisman tahun ini sebesar 12 juta dan naik menjadi 20 juta pada 2019 seperti yang ditargetkan oleh Presiden Joko Widodo.

Arief menambahkan, dengan bertambahnya negara yang menikmati fasilitas Bebas Visa Kunjungan Singkat (BVKS) ke Indonesia tersebut, devisa diprediksi meningkat sekira Rp12—13 triliun per tahun. “Dengan adanya kebijakan tambahan 30 negara bebas visa, maka kunjungan wisman akan meningkat,” papar Arief.
(alv)
Berita Terkait
Bangkitkan Sektor Parekraf,...
Bangkitkan Sektor Parekraf, Presiden Joko Widodo Dukung Kharisma Event Nusantara 2021
Presiden Jokowi Kurban...
Presiden Jokowi Kurban Sapi Limosin di Masjid Noor Banjarmasin
PSMTI Apresiasi Kepemimpinan...
PSMTI Apresiasi Kepemimpinan Presiden Joko Widodo
Presiden Joko Widodo...
Presiden Joko Widodo Dukung Langsung Timnas Indonesia
Presiden Joko Widodo...
Presiden Joko Widodo Lantik KSAL dan KSAU
Presiden Jokowi Apresiasi...
Presiden Jokowi Apresiasi UDG XIV Menampilkan Keberagaman Budaya Nusantara
Berita Terkini
Istana Sebut Konser...
Istana Sebut Konser EXO di Indonesia Jadi Bukti Kepercayaan Dunia Masih Kuat
25 menit yang lalu
Mau Nyaman Liburan ke...
Mau Nyaman Liburan ke Bali? Perhatikan Ini Sebelum Memilih Tour Wisata
10 jam yang lalu
Dari Sopir Bus Mendadak...
Dari Sopir Bus Mendadak Jadi Pemimpin Negara? Ini Serunya Microdrama Love In A Fallen Nation di V+Short
10 jam yang lalu
Wujudkan Liburan Impian...
Wujudkan Liburan Impian Tanpa Beban dengan Cashback Rp350.000
11 jam yang lalu
Sneaker Louis Vuitton...
Sneaker Louis Vuitton Combi Rancangan Pharrell Williams Dikritik, Disebut Mirip Vans Authentic
11 jam yang lalu
Quick Marriage with...
Quick Marriage with Twins: A Dazzling Mom's Tale di V+Short, Kisah Ibu Tangguh yang Menemukan Cinta Lamanya
12 jam yang lalu
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved