Berburu Oleh-Oleh di Balad
Jum'at, 08 Mei 2015 - 10:54 WIB
Berburu Oleh-Oleh di Balad
A
A
A
Jeddah dikenal sebagai wilayah perdagangan dan pusat belanja di kawasan Timur Tengah. Jika Anda berkunjung ke sana untuk beribadah haji, umrah, atau sekadar liburan, jangan lupa mengunjungi Balad, tempat paling tepat untuk membeli buah tangan khas Arab yang lengkap dan autentik.
Selain memiliki pusat perbelanjaan kelas tinggi yang menawarkan produk terbaru dari merek fashion ternama asal Milan dan Paris, kawasan kota tua di Jeddah ini juga dipadati pedagang tradisional serta pasar terbuka yang menawarkan aneka produk busana dan suvenir dengan harga relatif murah. Resminya, pusat perbelanjaan di kota yang berada di tepi Laut Merah ini bernama Corniche Commercial Center.
Namun, karena letaknya, tempat ini lebih dikenal dengan nama Balad. Di sinilah biasanya jamaah haji dan umrah singgah untuk membeli oleh-oleh dalam perjalanan menuju ke Bandara King Abdul Aziz untuk kembali ke Tanah Air. Balad adalah kawasan sisa-sisa kota tua yang berada di Jeddah.
Karena letaknya yang berada di tengah kota dan cukup strategis, dari dulu hingga sekarang, Balad merupakan salah satu kawasan bisnis serta perdagangan di Jeddah. Balad dalam bahasa Indonesia memiliki arti “kota”. Pada masa lampau, Balad dijadikan kawasan lalu lintas perdagangan oleh bangsa Yaman dan Eropa. Di Jakarta, Balad bisa disamakan dengan Pasar Baru atau daerah perdagangan Blok M.
Kepadatan pusat perbelanjaan yang terletak di daerah Corniche ini memuncak selama musim haji karena jamaah haji biasanya menyempatkan diri mampir ke Jeddah untuk membeli buah tangan. Barang-barang yang dijual di Balad memang sangat lengkap.
Hampir semua barang yang sering dicari para jamaah tersedia. Karpet, abaya (baju tradisional perempuan Arab berwarna hitam), aneka merek minyak wangi dengan kemasan unik, tasbih, sajadah, jam tangan, aneka produk kulit, kerudung, pasmina, hingga celak mata dan hena bisa dibeli di pusat perbelanjaan yang setiap waktu salat tiba ditutup beberapa saat ini.
Sebagian besar barang yang dijual di pasar ini diimpor dari negara lain, seperti India, Pakistan, Bangladesh, dan Tiongkok. Hampir semua produk suvenir yang dijual di pasar Balad, termasuk tasbih dan kaligrafi, merupakan barang impor dari Tiongkok. Barang-barang impor tersebut rata-rata dijual grosiran dan harganya sangat murah. Harga satuan tasbih batu aneka warna hanya satu riyal dan harga satuan aneka dompet kulit hanya berkisar antara 10 riyal hingga 15 riyal.
Di antara semua toko di Balad, Toko Ali Murah merupakan toko yang paling banyak didatangi jamaah haji Indonesia. Meski namanya Ali Murah, harga barang yang dijual di toko ini sebenarnya relatif lebih mahal dibandingkan harga barang di toko yang lain. Abaya sederhana yang di toko lain dijual seharga 35 riyal hingga 40 riyal, di toko Ali Murah ditawarkan dengan harga 60 riyal.
Jamaah haji Indonesia rata-rata lebih memilih berbelanja di toko ini karena transaksi bisa dilakukan dengan bahasa Indonesia. Semua pelayan di toko ini orang Indonesia. Si empunya toko pun fasih berbahasa Indonesia.
Selain berbelanja di toko-toko “murah” dan toko kaki lima lain, Anda juga dapat berbelanja di tokotoko bermerek yang ada di sekitar Corniche. Geraigerai bermerek yang ada di sini, di antaranya Giordano, Crocs, Casio, dan lain-lain.
Rendra hanggara
Selain memiliki pusat perbelanjaan kelas tinggi yang menawarkan produk terbaru dari merek fashion ternama asal Milan dan Paris, kawasan kota tua di Jeddah ini juga dipadati pedagang tradisional serta pasar terbuka yang menawarkan aneka produk busana dan suvenir dengan harga relatif murah. Resminya, pusat perbelanjaan di kota yang berada di tepi Laut Merah ini bernama Corniche Commercial Center.
Namun, karena letaknya, tempat ini lebih dikenal dengan nama Balad. Di sinilah biasanya jamaah haji dan umrah singgah untuk membeli oleh-oleh dalam perjalanan menuju ke Bandara King Abdul Aziz untuk kembali ke Tanah Air. Balad adalah kawasan sisa-sisa kota tua yang berada di Jeddah.
Karena letaknya yang berada di tengah kota dan cukup strategis, dari dulu hingga sekarang, Balad merupakan salah satu kawasan bisnis serta perdagangan di Jeddah. Balad dalam bahasa Indonesia memiliki arti “kota”. Pada masa lampau, Balad dijadikan kawasan lalu lintas perdagangan oleh bangsa Yaman dan Eropa. Di Jakarta, Balad bisa disamakan dengan Pasar Baru atau daerah perdagangan Blok M.
Kepadatan pusat perbelanjaan yang terletak di daerah Corniche ini memuncak selama musim haji karena jamaah haji biasanya menyempatkan diri mampir ke Jeddah untuk membeli buah tangan. Barang-barang yang dijual di Balad memang sangat lengkap.
Hampir semua barang yang sering dicari para jamaah tersedia. Karpet, abaya (baju tradisional perempuan Arab berwarna hitam), aneka merek minyak wangi dengan kemasan unik, tasbih, sajadah, jam tangan, aneka produk kulit, kerudung, pasmina, hingga celak mata dan hena bisa dibeli di pusat perbelanjaan yang setiap waktu salat tiba ditutup beberapa saat ini.
Sebagian besar barang yang dijual di pasar ini diimpor dari negara lain, seperti India, Pakistan, Bangladesh, dan Tiongkok. Hampir semua produk suvenir yang dijual di pasar Balad, termasuk tasbih dan kaligrafi, merupakan barang impor dari Tiongkok. Barang-barang impor tersebut rata-rata dijual grosiran dan harganya sangat murah. Harga satuan tasbih batu aneka warna hanya satu riyal dan harga satuan aneka dompet kulit hanya berkisar antara 10 riyal hingga 15 riyal.
Di antara semua toko di Balad, Toko Ali Murah merupakan toko yang paling banyak didatangi jamaah haji Indonesia. Meski namanya Ali Murah, harga barang yang dijual di toko ini sebenarnya relatif lebih mahal dibandingkan harga barang di toko yang lain. Abaya sederhana yang di toko lain dijual seharga 35 riyal hingga 40 riyal, di toko Ali Murah ditawarkan dengan harga 60 riyal.
Jamaah haji Indonesia rata-rata lebih memilih berbelanja di toko ini karena transaksi bisa dilakukan dengan bahasa Indonesia. Semua pelayan di toko ini orang Indonesia. Si empunya toko pun fasih berbahasa Indonesia.
Selain berbelanja di toko-toko “murah” dan toko kaki lima lain, Anda juga dapat berbelanja di tokotoko bermerek yang ada di sekitar Corniche. Geraigerai bermerek yang ada di sini, di antaranya Giordano, Crocs, Casio, dan lain-lain.
Rendra hanggara
(ftr)