Nano Riantiarno Sempat Rahasiakan Penyakitnya dari Keluarga
Jum'at, 20 Januari 2023 - 12:32 WIB
Nano Riantiarno sempat merahasiakan penyakitnya dari keluarga. Rangga Bhuana, anak Nano mengatakan sang ayah menyembunyikan penyakit yang diidapnya. Foto/Instagram Nano Riantiarno
JAKARTA - Nano Riantiarno sempat merahasiakan penyakitnya dari keluarga. Rangga Bhuana, anak Nano mengatakan sang ayah menyembunyikan penyakit yang diidapnya selama 4 tahun.
Rangga menyebut bahwa Nano sempat merasakan bengkak. Namun, pendiri Teater Koma itu baru mengeluh sakit beberapa waktu belakangan ini.
"Jadi memang selama 4 tahun beliau merasa ada bengkak, tapi nggak bilang. Belakangan ini baru ngeluh sakit, jadi baru kita periksa dan ternyata udah 4 tahun," kata Rangga di rumah duka kawasan Bintaro, Jakarta Selatan, Jumat (20/1/2023).
Awalnya Nano didiagnosa mengidap tumor di kaki kirinya. Operasi pengangkatan tumor pun telah dia jalani. Namun, kesehatannya tiba-tiba menurun dan setelah menjalani pemeriksaan kembali, doker menyatakan Nano mengidap kanker paru-paru.
Baca Juga: Suasana Rumah Duka Nano Riantiarno Ramai Dikunjungi Pelayat
"Setelahnya pulang dari rumah sakit, tiba-tiba awal Desember (2022) batuk-batuk, rontgen 3 Desember, ternyata ada penyebaran ke paru-paru," jelas Rangga.
Rangga menyebut bahwa Nano sempat merasakan bengkak. Namun, pendiri Teater Koma itu baru mengeluh sakit beberapa waktu belakangan ini.
"Jadi memang selama 4 tahun beliau merasa ada bengkak, tapi nggak bilang. Belakangan ini baru ngeluh sakit, jadi baru kita periksa dan ternyata udah 4 tahun," kata Rangga di rumah duka kawasan Bintaro, Jakarta Selatan, Jumat (20/1/2023).
Awalnya Nano didiagnosa mengidap tumor di kaki kirinya. Operasi pengangkatan tumor pun telah dia jalani. Namun, kesehatannya tiba-tiba menurun dan setelah menjalani pemeriksaan kembali, doker menyatakan Nano mengidap kanker paru-paru.
Baca Juga: Suasana Rumah Duka Nano Riantiarno Ramai Dikunjungi Pelayat
"Setelahnya pulang dari rumah sakit, tiba-tiba awal Desember (2022) batuk-batuk, rontgen 3 Desember, ternyata ada penyebaran ke paru-paru," jelas Rangga.
Lihat Juga :