Waspada! Bisa Bikin Cedera Paru-Paru Akibat Penyalahgunaan Vape

Senin, 03 Juli 2023 - 16:07 WIB
Sepanjang Juni 2023, Kementerian Kesehatan Malaysia telah mencatat sebanyak 17 kasus cedera paru-paru yang diduga berkaitan vape. Foto/Ilustrasi/Freepik
JAKARTA - Sepanjang Juni 2023, Kementerian Kesehatan Malaysia telah mencatat sebanyak 17 kasus cedera paru-paru. Kasus tersebut diduga berkaitan dengan rokok elektrik atau vape (e-cigarette or vaping associated lung injury/EVALI).

Kasus EVALI juga pernah terjadi medio 2019 hingga 2020 di Amerika Serikat (AS). Namun, kasus ini ditengarai terjadi karena penggunaan rokok elektrik yang tidak bertanggung jawab.



Pemerhati kesehatan masyarakat Tri Budhi Baskara turut menanggapi dan menyatakan bahwa EVALI disebabkan karena penyalahgunaan perangkat atau likuid.

Menurutnya, EVALI bisa terjadi karena adanya kontaminasi atau pencampuran bahan yang tidak standar ke dalam likuid. Hal ini dapat dikatakan sebagai vape oplosan.

Baca Juga: Standarisasi Vape Mendesak Demi Melindungi Konsumen

“EVALI sampai saat ini masih disebabkan karena kandungan Vitamin E ointment yang dicampurkan ke dalam likuid vape. Hal tersebut termasuk penyalahgunaan, karena bahan dasar likuid vape tidak ada yang pakai ointment atau pun oil. Kasus di USA itu oil-nya dari cannabis atau ganja sintetik yang di-mix ke likuid vape, makanya jadi EVALI,” tutur Tri Budhi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!