10 Fakta dan Sejarah Boneka Barbie, Terinspirasi Mainan Bongkar Pasang

Rabu, 19 Juli 2023 - 10:23 WIB
Barbie terlahir dari ide sederhana seorang ibu yang melihat putrinya sedang asyik memainkan boneka kertas dua dimensi yang bisa digonta-ganti model bajunya. (Foto: The Hollywood Reporter)
Boneka Barbie bukanlah mainan asing bagi setiap orang, terutama buat para cewek. Boneka berbentuk wanita berambut pirang bermata biru ini menjadi mainan favorit anak-anak perempuan. Kostumnya yang punya banyak variasi selalu menggoda untuk dicoba.

Bahkan sejak awal peluncurannya, boneka barbie mampu untuk merebut hati jutaan orang di seluruh dunia. Saking populernya mainan ini membuat sejumlah produsen film tertarik mengangkatnya ke layar lebar hingga mendulang banyak kesuksesan di awal tahun 2000-an. Namun, sampai saat itu, Barbie baru diadaptasi dalam bentuk animasi.



Pada 2023 ini, untuk kali pertama, Barbie diadaptasi sebagai film live-action dengan Margot Robbie sebagai pemeran utamanya. Tentunya ini akan jadi film yang cukup ditunggu-tunggu penggemar mengingat sudah cukup lama nama waralaba ini meredup.Terlepas dari film barunya, terdapat sejumlah fakta menarik yang berkaitan dengan boneka barbie yang mungkin banyak orang belum mengetahuinya. Penasaran dengan fakta menariknya? Simak ulasan berikut.

Baca Juga: Ini Kata Mereka yang Sudah Nonton Film Barbie: Bombastis!

10. Telah Ada Sejak 1959



Foto: History.com

Boneka Barbie memulai debutnya di American International Toy Fair di New York pada 9 Maret 1959. Mainan itu diciptakan oleh produsen mainan bernama Mattel yang dipimpin Ruth Handler dan suaminya, Elliot. Mattel merupakan perusahaan yang telah berdiri sejak Januari 1945. Sejumlah mainan ciptaannya yang cukup populer kala itu adalah Hot Wheels, Fischer-Price, Monster High, dan Polly Pocket.

9. Terinspirasi dari Boneka Kertas



Foto: YouTube

Siapa sangka bila pembuatan boneka barbie terinspirasi dari boneka kertas dua dimensi yang bisa bergonta-ganti pakaian? Di Indonesia, mainan ini biasa dikenal sebagai bongkar pasang. Mereka yang menikmati masa kecil di era 80-90-an pasti kenal mainan ini. Karena dari boneka kertas yang kerap dimainkan putrinya inilah, Ruth terinspirasi untuk menjadikan boneka dua dimensi tersebut menjadi tiga dimensi.

8. Mengambil Model Boneka Jerman

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!