Salurkan Ratusan Hewan Kurban, AGP Terapkan Protokol Ketat
Kamis, 30 Juli 2020 - 21:35 WIB
Pelepasan hewan kurban AGP dilaksanakan dengan menggunakan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat. / Foto: ist
JAKARTA - Kegiatan rutin tahunan tebar kurban kembali digelar Artha Graha Peduli (AGP) pada Hari Raya Idul Adha 2020. Berbeda dengan pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya, pembagian kurban kali ini dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 yang sangat ketat. Seluruh panitia penyembelihan dan pembagian daging harus menerapkan protokol kesehatan dengan menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan.
(Baca juga: Rupa-Rupa Bumbu Sate, Resep Lengkapnya di Sini! )
"Dampak pandemi selain harus menerapkan protokol kesehatan juga berpengaruh terhadap faktor ekonomi, namun Pendiri AGP Pak Tomy Winata mengingatkan justru pada pandemi Covid-19 , pelaksanaan kurban harus tetap dilaksanakan agar masyarakat bisa menikmati daging segar untuk menguatkan imunitas tubuh," ungkap Ketua Panitia Hewan Kurban AGP 2020 Panji Parmadi melalui pernyataan tertulisnya, Kamis (30/7).
Panji menuturkan, dalam pelaksanaan penyerahan, penyembelihan, dan pembagian daging kurban, AGP mengingatkan dengan tegas kepada seluruh panitia untuk wajib mengikuti protokol kesehatan . Dia menyebutkan bahwa siapapun tidak mau ada kasus kluster kurban yang terjadi pada pembagian daging kurban.
(Baca juga: Rupa-Rupa Bumbu Sate, Resep Lengkapnya di Sini! )
"Dampak pandemi selain harus menerapkan protokol kesehatan juga berpengaruh terhadap faktor ekonomi, namun Pendiri AGP Pak Tomy Winata mengingatkan justru pada pandemi Covid-19 , pelaksanaan kurban harus tetap dilaksanakan agar masyarakat bisa menikmati daging segar untuk menguatkan imunitas tubuh," ungkap Ketua Panitia Hewan Kurban AGP 2020 Panji Parmadi melalui pernyataan tertulisnya, Kamis (30/7).
Panji menuturkan, dalam pelaksanaan penyerahan, penyembelihan, dan pembagian daging kurban, AGP mengingatkan dengan tegas kepada seluruh panitia untuk wajib mengikuti protokol kesehatan . Dia menyebutkan bahwa siapapun tidak mau ada kasus kluster kurban yang terjadi pada pembagian daging kurban.
Lihat Juga :