Sandiaga Ungkap 2 Maskapai India Buka Perbangan Langsung ke Bali
Senin, 23 Oktober 2023 - 23:30 WIB
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno mengungkap dua maskapai India membuka penerbangan langsung ke Bali. Maskapai tersebut adalah Vistara dan Indigo Airlines. Foto/Setkab
JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengungkap dua maskapai India membuka penerbangan langsung ke Bali. Maskapai tersebut adalah Vistara dan Indigo Airlines.
Sandiaga mengatakan pihaknya telah melakukan penjajakkan terkait penerbangan langsung dari India ke Indonesia selama kurang lebih enam bulan. Ini karena tidak adanya penerbangan langsung.
“Karena tidak ada penerbangan langsung ini kami langsung berkoordinasi dengan Vistara dan Indigo. Mereka ternyata juga mendapatkan respons yang sangat baik,” kata Sandiaga dalam The Weekly Brief With Sandi Uno di Kemenparekraf, Jakarta, Senin (23/10/2023).
Wisatawan India, dijelaskan Sandiaga memiliki kunjungan tertinggi kedua setelah Australia. Di mana mereka masuk dari beberapa negara, seperti Malaysia dan Singapura.
Baca Juga: Kemenparekraf Luncurkan Permainan Squad Game Indonesia, Hadiahnya Rp256 Juta
“India merupakan wisatawan kedua setelah Australia. Jadi mereka masuk dari Ho Chi Minh, Bangkok, Kuala lumpur dan juga Singapura,” jelas Sandiaga.
Sandiaga mengatakan pihaknya telah melakukan penjajakkan terkait penerbangan langsung dari India ke Indonesia selama kurang lebih enam bulan. Ini karena tidak adanya penerbangan langsung.
“Karena tidak ada penerbangan langsung ini kami langsung berkoordinasi dengan Vistara dan Indigo. Mereka ternyata juga mendapatkan respons yang sangat baik,” kata Sandiaga dalam The Weekly Brief With Sandi Uno di Kemenparekraf, Jakarta, Senin (23/10/2023).
Wisatawan India, dijelaskan Sandiaga memiliki kunjungan tertinggi kedua setelah Australia. Di mana mereka masuk dari beberapa negara, seperti Malaysia dan Singapura.
Baca Juga: Kemenparekraf Luncurkan Permainan Squad Game Indonesia, Hadiahnya Rp256 Juta
“India merupakan wisatawan kedua setelah Australia. Jadi mereka masuk dari Ho Chi Minh, Bangkok, Kuala lumpur dan juga Singapura,” jelas Sandiaga.
Lihat Juga :