6 Kejahatan Paling Keji yang Dilakukan Johan Liebert di Monster
Selasa, 31 Oktober 2023 - 17:47 WIB
Johan Liebert telah melakukan banyak tindakan kejam di sepanjang Monster. Sebagian besar aksi keji itu dia lakukan dengan memanipulasi pikiran orang lain. (Foto: YouTube)
Johan Liebert dari Monster sudah ditahbiskan sebagai penjahat manusia terkejam dalam sejarah anime. Dengan memanfaatkan karisma dan ketampanannya, Johan menjalankan aksinya melakukan pembunuhan berantai. Sebagian, dia lakukan dengan tangan orang lain, bukan dirinya sendiri.
Dr. Kenzo Tenma tidak pernah menyangka kalau tindakannya menyelamatkan Johan kecil malah berakhir petaka. Kala itu, Tenma memilih mengoperasi Johan yang ditembak di kepalanya ketimbang mengikuti perintah untuk mengoperasi wali kota. Tindakan itu merusak reputasi Tenma. Meski dia tidak menyesal, Tenma tidak tahu kalau Johan adalah seorang pembunuh berantai.
Johan sudah melakukan kejahatannya sejak dia masih kecil. Namun, aksinya itu hanya terus bertambah keji seiring berjalannya waktu. Johan tidak sekadar membunuh targetnya. Dia bisa membaurkan diri dengan mereka dan memanipulasi mereka dengan pikirannya sehingga mereka terbuai. Sepanjang hidupnya, dia telah melakukan banyak kejahatan kelas berat. Apa saja kejahatan paling keji yang pernah dilakukan Johan Liebert di Monster? Simak ulasannya berikut!
Baca Juga: Mengapa Johan Liebert Jadi Penjahat Terbaik Anime Sepanjang Masa?
Foto: YouTube
Johan dan Anna diadopsi mantan penasihat perdagangan luar negeri Jerman Timur Michael Liebert dan istrinya. Awalnya, pasangan suami istri (pasutri) itu hanya ingin mengadopsi Johan. Tapi, Johan menolak pergi tanpa adiknya. Jadi, mereka pun kemudian mengadopsi Anna. Pada April 1986, keempat orang itu lari ke Jerman Barat dan tiba di kota Dusseldorf.
Franz Bonaparta, yang tinggal di Rurenheim, Jerman selatan, dengan nama Klaus Poppe, melihat dua anak kembar itu di TV dan memutuskan mengunjungi mereka. Pasutri Liebert itu mengizinkannya masuk. Dia melihat anak kembar itu ketika mereka terlihat sedang tidur. Johan, yang tidak tidur, merasa kalau Franz yang dia anggap sebagai monster akan mengambil dia dan adiknya lagi. “Monster datang hari ini… Monster yang akan membawa kami berdua pergi,” cetus Johan. Johan lantas membunuh pasutri Liebert.
Foto: YouTube
Dr. Kenzo Tenma tidak pernah menyangka kalau tindakannya menyelamatkan Johan kecil malah berakhir petaka. Kala itu, Tenma memilih mengoperasi Johan yang ditembak di kepalanya ketimbang mengikuti perintah untuk mengoperasi wali kota. Tindakan itu merusak reputasi Tenma. Meski dia tidak menyesal, Tenma tidak tahu kalau Johan adalah seorang pembunuh berantai.
Johan sudah melakukan kejahatannya sejak dia masih kecil. Namun, aksinya itu hanya terus bertambah keji seiring berjalannya waktu. Johan tidak sekadar membunuh targetnya. Dia bisa membaurkan diri dengan mereka dan memanipulasi mereka dengan pikirannya sehingga mereka terbuai. Sepanjang hidupnya, dia telah melakukan banyak kejahatan kelas berat. Apa saja kejahatan paling keji yang pernah dilakukan Johan Liebert di Monster? Simak ulasannya berikut!
Baca Juga: Mengapa Johan Liebert Jadi Penjahat Terbaik Anime Sepanjang Masa?
6. Membunuh Pasutri Liebert
Foto: YouTube
Johan dan Anna diadopsi mantan penasihat perdagangan luar negeri Jerman Timur Michael Liebert dan istrinya. Awalnya, pasangan suami istri (pasutri) itu hanya ingin mengadopsi Johan. Tapi, Johan menolak pergi tanpa adiknya. Jadi, mereka pun kemudian mengadopsi Anna. Pada April 1986, keempat orang itu lari ke Jerman Barat dan tiba di kota Dusseldorf.
Franz Bonaparta, yang tinggal di Rurenheim, Jerman selatan, dengan nama Klaus Poppe, melihat dua anak kembar itu di TV dan memutuskan mengunjungi mereka. Pasutri Liebert itu mengizinkannya masuk. Dia melihat anak kembar itu ketika mereka terlihat sedang tidur. Johan, yang tidak tidur, merasa kalau Franz yang dia anggap sebagai monster akan mengambil dia dan adiknya lagi. “Monster datang hari ini… Monster yang akan membawa kami berdua pergi,” cetus Johan. Johan lantas membunuh pasutri Liebert.
5. Pembunuhan Direktur Heinemann, Dr. Oppenheim, dan Dr. Boyer
Foto: YouTube
Lihat Juga :