Ahli Ungkap Sumber Penularan Flu Singapura, Salah Satunya Terkait Kebersihan Makanan
Minggu, 31 Maret 2024 - 22:30 WIB
Peningkatan kasus Flu Singapura di Indonesia belakangan ini mendapat perhatian dari berbagai pihak. Foto Ilustrasi/iStock
JAKARTA - Peningkatan kasus Flu Singapura di Indonesia belakangan ini mendapat perhatian dari berbagai pihak. Salah satunya Dokter Spesialis Paru Prof. Dr. dr. Erlina Burhan.
Tercatat, terdapat 5.461 orang Indonesia terjangkit Flu Singapura pada minggu ke-11 tahun 2024. Selama Januari-Maret 2024, Banten melaporkan 738 kasus dan Depok ada 45 kasus suspek dengan 10 pasien dirawat di rumah sakit.
“Kemarin saya sudah jelaskan situasi terbaru dari Covid-19. Dan, dalam kesempatan sama-sama IDI itu saya juga menyampaikan situasi Flu Singapura di Indonesia. Sebagai awalan, saya coba sampaikan dulu apa itu Flu Singapura ya,” ujar dr. Erlina, dilansir dari cuitan di akun X-nya, @erlinaburhan, Minggu (31/3/2024).
Baca Juga: Kasus Flu Singapura di Indonesia Meroket, Tembus hingga 5 Ribu
Dokter Erlina menjelaskan, Flu Singapura, juga dikenal sebagai penyakit Hand, Foot, and Mouth (HFMD) adalah penyakit menular yang umumnya terjadi pada anak-anak usia 5-10 tahun.
Tercatat, terdapat 5.461 orang Indonesia terjangkit Flu Singapura pada minggu ke-11 tahun 2024. Selama Januari-Maret 2024, Banten melaporkan 738 kasus dan Depok ada 45 kasus suspek dengan 10 pasien dirawat di rumah sakit.
“Kemarin saya sudah jelaskan situasi terbaru dari Covid-19. Dan, dalam kesempatan sama-sama IDI itu saya juga menyampaikan situasi Flu Singapura di Indonesia. Sebagai awalan, saya coba sampaikan dulu apa itu Flu Singapura ya,” ujar dr. Erlina, dilansir dari cuitan di akun X-nya, @erlinaburhan, Minggu (31/3/2024).
Baca Juga: Kasus Flu Singapura di Indonesia Meroket, Tembus hingga 5 Ribu
Dokter Erlina menjelaskan, Flu Singapura, juga dikenal sebagai penyakit Hand, Foot, and Mouth (HFMD) adalah penyakit menular yang umumnya terjadi pada anak-anak usia 5-10 tahun.
Lihat Juga :