Kenapa Kulit Bayi Rentan Bermasalah?
Minggu, 07 April 2024 - 17:28 WIB
Masalah kulit bayi bisa membuat si kecil sangat rewel dan kurang nyaman. Hal ini terjadi karena saat bayi baru lahir, organnya belum berkembang sempurna. Foto/ cdnparenting
JAKARTA - Kulit bayi yang sedang bermasalah tentunya membuat si kecil sangat rewel dan kurang nyaman. Hal ini umum terjadi karena saat bayi baru lahir, semua organnya belum berkembang dan berfungsi dengan sempurna, termasuk kulitnya.
Struktur kulit bayi yang lapisannya masih tipis berbeda dengan struktur kulit orang dewasa. Kandungan pelembap alami dan produksi lemak pada kulit bayi yang lebih sedikit, tidak mampu menahan air sehingga kulitnya rentan kering, sensitif, dan mudah terkena penyakit.
Kulit bayi yang sensitif bisa ditandai dengan kulit yang bersisik atau berkerak pada badan dan kepala, munculnya kemerahan disertai kulit yang kering, bereaksi berlebih saat menggunakan produk skincare atau bodycare tertentu, baju dengan bahan tertentu, dan ruangan dengan suhu tertentu, adanya ruam, eksim, biduran, dan jerawat pada bayi.
Bermuklim di negara beriklim tropis dengan intensitas matahari serta kelembapan yang tinggi juga bisa membuat bayi lebih berisiko kulitnya terkena masalah. Pada hal ini ibu tentunya harus sigap mengetahui penyebab dan penanganannya agar bisa segera teratasi.
Untuk melindungi dan merawat kulit bayi paling utama, Ibu perlu perhatikan penggunaan bodycare atau sabun mandi yang dipakai sehari-hari. Pastikan ibu memilih sabun yang cocok dengan keadaan kulit si Kecil.
“Memilih sabun untuk si kecil sebaiknya yang mengandung ekstrak susu seperti lactic acid dan Lactoserum. Lactic acid berfungsi untuk melindungi kulit dari paparan bakteri, sedangkan kandungan lactoserum itu sendiri adalah sejenis protein yang berfungsi untuk menutrisi kulit dan melengkapi kinerja dari lactic acid,” ujar dr. Hans Natanael, Sp.A pada acara Baby On Board The Asian Parents, dikutip Jumat (5/4/2024).
Struktur kulit bayi yang lapisannya masih tipis berbeda dengan struktur kulit orang dewasa. Kandungan pelembap alami dan produksi lemak pada kulit bayi yang lebih sedikit, tidak mampu menahan air sehingga kulitnya rentan kering, sensitif, dan mudah terkena penyakit.
Kulit bayi yang sensitif bisa ditandai dengan kulit yang bersisik atau berkerak pada badan dan kepala, munculnya kemerahan disertai kulit yang kering, bereaksi berlebih saat menggunakan produk skincare atau bodycare tertentu, baju dengan bahan tertentu, dan ruangan dengan suhu tertentu, adanya ruam, eksim, biduran, dan jerawat pada bayi.
Bermuklim di negara beriklim tropis dengan intensitas matahari serta kelembapan yang tinggi juga bisa membuat bayi lebih berisiko kulitnya terkena masalah. Pada hal ini ibu tentunya harus sigap mengetahui penyebab dan penanganannya agar bisa segera teratasi.
Untuk melindungi dan merawat kulit bayi paling utama, Ibu perlu perhatikan penggunaan bodycare atau sabun mandi yang dipakai sehari-hari. Pastikan ibu memilih sabun yang cocok dengan keadaan kulit si Kecil.
“Memilih sabun untuk si kecil sebaiknya yang mengandung ekstrak susu seperti lactic acid dan Lactoserum. Lactic acid berfungsi untuk melindungi kulit dari paparan bakteri, sedangkan kandungan lactoserum itu sendiri adalah sejenis protein yang berfungsi untuk menutrisi kulit dan melengkapi kinerja dari lactic acid,” ujar dr. Hans Natanael, Sp.A pada acara Baby On Board The Asian Parents, dikutip Jumat (5/4/2024).
Lihat Juga :