Penyakit DBD Tembus 76 Ribu Kasus, Masyarakat Diimbau Vaksin Dengue
Kamis, 02 Mei 2024 - 10:35 WIB
Kasus Demam Berdarah Dengue di Indonesia meningkat. Kemenkes melaporkan pertengahan April ini mencapai 76.132 kasus. Foto/ bloombergtechnoz
JAKARTA - Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Indonesia semakin meningkat dari waktu ke waktu. Terbaru, Kementerian Kesehatan melaporkan total kasus DBD di pertengahan April 2024 mencapai 76.132 kasus.
Praktisi Kesehatan, Profesor Zubairi Djoerban mengatakan bahwa penyakit DBD disebabkan oleh infeksi virus dengue. Meski begitu, tidak semua gigitan nyamuk aedes aegypti bisa menyebabkan sakit DBD.
Baca Juga: 5 Tips Mengatasi Heatstroke, Gelombang Panas Ekstrem yang Menerjang Asia
Hal ini karena hanya nyamuk aedes aegypti yang terinfeksi dengue saja yang bisa menularkan virus tersebut melalui gigitannya ke kulit manusia.
“Nah virus dengue ini ditularkan melalui gigitan nyamuk aedes aegypti yang terinfeksi dengue. Jadi kalau nyamuknya tidak mengandung virus dengue, ya tidak menularkan,” kata Prof. Zubairi, dikutip dari akun X @profesorzubairi, Kamis (2/5/2024).
Praktisi Kesehatan, Profesor Zubairi Djoerban mengatakan bahwa penyakit DBD disebabkan oleh infeksi virus dengue. Meski begitu, tidak semua gigitan nyamuk aedes aegypti bisa menyebabkan sakit DBD.
Baca Juga: 5 Tips Mengatasi Heatstroke, Gelombang Panas Ekstrem yang Menerjang Asia
Hal ini karena hanya nyamuk aedes aegypti yang terinfeksi dengue saja yang bisa menularkan virus tersebut melalui gigitannya ke kulit manusia.
“Nah virus dengue ini ditularkan melalui gigitan nyamuk aedes aegypti yang terinfeksi dengue. Jadi kalau nyamuknya tidak mengandung virus dengue, ya tidak menularkan,” kata Prof. Zubairi, dikutip dari akun X @profesorzubairi, Kamis (2/5/2024).
Lihat Juga :