Kenapa Judi Online Bikin Candu? Salah Satunya Dipicu Faktor Kesepian
Senin, 17 Juni 2024 - 22:22 WIB
Belakang fenomena judi online di masyarakat marak terjadi. Tak sedikit orang yang sudah merasakan dampak buruk dari judi online. Foto Ilustrasi/iStock
JAKARTA - Belakang fenomena judi online di masyarakat marak terjadi. Tak sedikit orang yang sudah merasakan dampak buruk dari judi online. Hal tersebut dibuktikan oleh beberapa penelitian terkait perjudian online yang dapat merusak berbagai sistem sosial di masyarakat.
Lantas, mengapa bermain judi online sangat bikin candu sehingga orang kesulitan untuk berhenti? Berikut penjelasannya secara psikologis.
Menurut Psikolog Meity Arianty, secara ilmiah judi online dapat melepas dopamin saat menang. Otak pun melepaskan dopamin, neurotransmitter yang terkait dengan perasaan senang dan penghargaan.
"Sensasi ini yang dapat membuat seseorang ingin terus bermain untuk mendapatkan kembali perasaan tersebut. Sama seperti sex atau menonton pornografi atau bermain game," ungkap Meity Arianty saat dihubungi SINDOnews, Senin (17/6/2024).
Lantas, mengapa bermain judi online sangat bikin candu sehingga orang kesulitan untuk berhenti? Berikut penjelasannya secara psikologis.
Menurut Psikolog Meity Arianty, secara ilmiah judi online dapat melepas dopamin saat menang. Otak pun melepaskan dopamin, neurotransmitter yang terkait dengan perasaan senang dan penghargaan.
"Sensasi ini yang dapat membuat seseorang ingin terus bermain untuk mendapatkan kembali perasaan tersebut. Sama seperti sex atau menonton pornografi atau bermain game," ungkap Meity Arianty saat dihubungi SINDOnews, Senin (17/6/2024).
Lihat Juga :