Pola Hidup Sehat Dapat Cegah Gejala Hepatitis pada anak
Selasa, 13 Agustus 2024 - 21:12 WIB
Di kalangan anak-anak, hepatitis biasanya tidak terlalu berbahaya dan sering kali gejalanya ringan atau bahkan tidak nampak. Foto Ilustrasi/iStock
SURABAYA - Hepatitis merupakan kondisi peradangan pada hati yang bisa timbul dari berbagai faktor, seperti infeksi virus, bakteri, protozoa, maupun non-infeksi. Di kalangan anak-anak, hepatitis biasanya tidak terlalu berbahaya dan sering kali gejalanya ringan atau bahkan tidak nampak.
Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, Dr. dr. Bagus Setyoboedi, Sp.A(K), mengatakan, perhatian terhadap kesehatan organ hati sangatlah penting. Hati merupakan organ yang berperan dalam berbagai fungsi krusial tubuh.
“Sel hati adalah sel yang punya tanggung jawab penuh dalam mendukung fungsi hati. Kalau hati terganggu, maka fungsi hati juga akan mengalami gangguan,” jelasnya.
Baca Juga: Apakah Mata Kuning Gejala Awal Hepatitis pada Anak?
Bagus menekankan pentingnya mewaspadai hepatitis B pada anak, yang dapat menular dari ibu ke bayi dan berpotensi menjadi kronis. Jika hepatitis B menjadi kronis, hal ini dapat berkembang menjadi sirosis hati atau bahkan mutasi yang lebih berbahaya.
Beberapa gejala klinis yang dapat dikenali pada anak-anak dengan hepatitis meliputi warna kuning pada sklera (bagian putih mata), mual, perut kembung, anoreksia, dan nyeri perut. Gejala lain yang juga sering muncul adalah perubahan warna urine menjadi pekat seperti teh.
Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, Dr. dr. Bagus Setyoboedi, Sp.A(K), mengatakan, perhatian terhadap kesehatan organ hati sangatlah penting. Hati merupakan organ yang berperan dalam berbagai fungsi krusial tubuh.
“Sel hati adalah sel yang punya tanggung jawab penuh dalam mendukung fungsi hati. Kalau hati terganggu, maka fungsi hati juga akan mengalami gangguan,” jelasnya.
Baca Juga: Apakah Mata Kuning Gejala Awal Hepatitis pada Anak?
Bagus menekankan pentingnya mewaspadai hepatitis B pada anak, yang dapat menular dari ibu ke bayi dan berpotensi menjadi kronis. Jika hepatitis B menjadi kronis, hal ini dapat berkembang menjadi sirosis hati atau bahkan mutasi yang lebih berbahaya.
Beberapa gejala klinis yang dapat dikenali pada anak-anak dengan hepatitis meliputi warna kuning pada sklera (bagian putih mata), mual, perut kembung, anoreksia, dan nyeri perut. Gejala lain yang juga sering muncul adalah perubahan warna urine menjadi pekat seperti teh.
Lihat Juga :