ChocoTrenz 2024, Bangkitkan Nostalgia lewat Kue-Kue Jadul

Minggu, 08 September 2024 - 05:35 WIB
Tren sajian jadul kembali booming belakangan ini. Di tengah gempuran menu modern yang dipengaruhi budaya luar, kue klasik selalu ada di hati masyarakat Indonesia. Foto/Istimewa
JAKARTA - Tren sajian jadul kembali booming belakangan ini. Di tengah gempuran menu modern yang dipengaruhi budaya luar, kue klasik selalu ada di hati masyarakat Indonesia. Bahkan banyak bakery masih bertahan menjual kue klasik yang tetap ramai peminat.

Ada alasan mengapa tren kue ini diminati. Yakni karena banyak orang Indonesia yang suka dengan tekstur kue lembut dan isian yang padat.



“Orang Indonesia cenderung menyukai rasa manis. Tapi faktor utama yang membuat orang jatuh cinta dengan kue klasik karena teksturnya yang lembut dan legit di lidah. Contohnya saja chiffon cake, makanan yang dibuat dari kuning telur dalam jumlah cukup banyak ini membuat Chiffon menjadi sangat lembut,” papar Eka Sri Aryianti, Marketing Manager PT Gandum Mas Kencana (GMK).

Banyak orang menjadikan kulineri layaknya fashion dan gaya hidup, yang terus berulang dan mengikuti zaman. Faktor lain yang tidak bisa dipungkiri di tengah era media sosial ini adalah mudahnya bakery menjangkau banyak peminat baru.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!