Sisi Lain White Party P Diddy, Pesta Penuh Skandal dan Kejahatan yang Seret Artis Hollywood

Senin, 30 September 2024 - 22:01 WIB
White Party merupakan salah satu pesta bergengsi di Hollywood. Namun, berubah setelah P Diddy ditangkap. Foto/ getty
JAKARTA - White Party yang diselenggarakan P Diddy merupakan salah satu pesta bergengsi yang ditunggu- tunggu di Hollywood. Hal ini dikarenakan, para tamu undangan pesta ini merupakan kerumunan elit, mulai selebriti, influencer, tokoh terkemuka hingga atlet.

Pesta dengan dresscode serba putih ini dianggap dapat menjadi wadah untuk saling berjejaring dan menciptakan relasi luas disertai harapan bisa membangun karier yang lebih gemilang lagi ke depannya. Namun, setelah P Diddy ditangkap, White Party dikaitkan dengan kasus pemerasan, pemaksaan, pelecehan seksual dan perdagangan seks.



Baca Juga: 5 Potret P Diddy Gelar Pesta Putih, dari Paris Hilton hingga Kostum Bidadari

Sisi Lain White Party P Diddy

White Party pertama kali diadakan pada 7 September 1998 di East Hampton, New York. Dalam sebuah wawancara bersama Oprah Winfrey, Diddy menyampaikan jika tujuan utama dari pesta ini adalah untuk menghilangkan citra semua orang dan menempatkan semua orang dalam warna yang sama dan pada level yang sama, di mana pesta digelar dengan mewah hingga turut mengundang ratusan tamu di dalamnya.

Menurut English, seorang penari yang bekerja di White Party pada awal 2000an, mengatakan jika suasana mewah yang dibangun sebenarnya hanya untuk menutupi kenyataan yang lebih gelap, yang mana terjadi tindakan paksaan dan non- konsensual.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!