Profil 33 Peserta Culinary Class Wars, Kontes Masak yang Lagi Populer
Rabu, 02 Oktober 2024 - 18:34 WIB
Culinary Class Wars adalah reality show adu masak di Korea yang tayang di Netflix. Foto/netflix
JAKARTA - Culinary Class Warsadalah reality show kontes memasak di antara 100 koki di Korea Selatan. Serial yang tayang di Netflix sejak 17 September ini akan berjalan hingga 12 episode.
Para chefyang menjadi peserta ini dibedakan ke dalam dua kategori, yaitu 20 chef profesional yang disebut sebagai Elite White Spoon Chef dan 80 chefbiasa yang disebut sebagai Black Spoon Chef.
Kontes ini menggaet dua chef ternama di Korea Selatan, yaitu Paik Jong-won dan Ahn Sung-jae sebagai juri. Kontes ini sangat cocok ditonton bagi kamu yang menyukai visual dari makanan yang dibuat dan reality show yang mendebarkan.
Baca Juga: 6 Drama Korea Rating Tertinggi September 2024, Masih Baru Sudah Tembus 2 Digit
Nah, bagi kamu yang ingin mengetahui siapa saja kontestan yang mengikuti kontes ini, yuk, simak penjelasannya.
Foto: Wikinamu
Restoran: Neo, 136-gil Yukmi
Instagram: @roi_choi
YouTube: Ultra Taste Diary
Choi Kang-rok adalah pemenang dari MasterChef Korea Season 2. Setelah beberapa kali bangkrut dalam bisnisnya, akhirnya ia pergi ke Jepang untuk memulai studinya di Tsuji Culinary Training College untuk mempelajari tentang hidangan khas Jepang.
Setelah itu, ia bekerja sebagai anggota fakultas di Akademi Hidangan Jepang di Korea Selatan dan bekerja di tempat penjualan ikan tuna. Saat itulah ia memutuskan untuk ikut dalam kompetisi MasterChef Korea.
Setelah menang, ia menjadi pembawa acara Choi Kang-rokdengan namanya sendiri di Olive TV sebagai hadiah pemenang MasterChef. Selanjutnya, ia mengelola restoran Jepang bernama 136-gil Yukmi di Nonhyeon. Kemudian ia juga bekerja di Miuya di Yangjae.
Pada April 2022, ia membuka restoran bernama Neo di Samjeo. Ia juga menulis resep dan menerbitkan buku Recipe Note dan Taste Workshop. Tak berhenti di situ, ia juga mengelola akun YouTube sejak 2020.
2. Jung Ji-seon
Foto:Instagram: @chef_jisunjoung
Restoran: Tian Mimi
Instagram: @chef_jisunjoung
Koki ini memiliki restoran Tian Mimi dan dikenal sebagai ratu dim sum dalam kompetisi memasak. Ia pertama kali tampil di TV sebagai koki dalam acara Please Take Care of My Refrigeratordan langsung meraih popularitas sebagai salah satu koki perempuan pertama di Korea Selatan. Ia menjadi anak didik Koki Lee Yeon-bok.
3. Choi Ji-hyung
Foto:Instagram @leebukbang
Restoran: Lee Buk Bang
Instagram: @leebukbang
Koki White Spoon Choi Ji-hyung memiliki restoran Lee Buk Bang, yang menyajikan makanan bergaya Korea Utara di daerah Distrik Mapo. Seoul. Ia dikenal karena mengangkat street food Korea, yaitu sundae atauusus babi yang diisi dengan berbagai macam bahan, seperti daging, nasi, dan mi.
Restorannya telah meraih penghargaan Michelin Plate pada 2019, 2020, 2021, 2023, dan 2024. Ia adalahchef pertama di dunia yang menyajikan hidangan mewah Korea Utara.
4. Joseph Lidgerwood
Foto: Instagram @josephlidgerwood
Restoran: Evett
Instagram: @josephlidgerwood
Ia adalah koki dan pemilik restoran Evett dan bahkan mendapat satu bintang Michelin untuk masakannya yang unik. Ia juga penerima penghargaan Koki Muda Michelin pada 2021.
Koki kelahiran Tasmania ini pertama kali datang ke Seoul sebagai orang yang merekomendasikan kuliner seperti makan malam ringan dalam tur Asia-nya, tetapi ia akhirnya menjadi sangat menyukai dengan bahan-bahan Korea. Oleh karena itu ia memutuskan untuk menjadikan Korea Selatan sebagai tempat singgahnya secara permanen.
5. Kim Do-yun
Foto: Korean Heralds
Restoran: Yun Seoul dan Myeon
Chef Do-yun adalah pemilik Yun Seoul, restoran berbintang Michelin yang terkenal dengan mi buatan sendiri. Selain itu ia juga memiliki restoran yang bernama Myeon.
Ia tidak pernah sekolah kuliner dan malah belajar dengan bekerja di berbagai restoran Korea Selatan sejak 1992. Ia menutup restorannya yang bernama Yun selama delapan bulan untuk belajar lebih banyak tentang memasak.
Selama waktu itu, Do-yun mengunjungi Eropa dan Amerika Serikat untuk belajar kuliner di sana. Ia dikenal dengan keahliannya dalam membuat mi dan dedikasinya yang luar biasa dalam mencari bahan baku hingga mendapat julukan “orang aneh yang terobsesi dengan bahan baku” yang diberikan oleh pelanggannya.
Di dalam restorannya, ia memiliki ruang penyimpanan kulkas, tempat untuk menyimpan lebih dari 500 bahan yang diberi label berdasarkan tahun produksi dan tempat asalnya. Bahan ini berupa berbagai acar, sayuran kering, kacang-kacangan, biji-bijian, benih, daging kering, dan lainnya.
6. Lu Ching Lai/ Yeo Gyeong-rae
Foto: Instagram @lu_chinglai
Restoran: Hong Bo Gak
Instagram: @lu_chinglai
Chef Lu Ching adalahkontestan dariWhite Spoon lainnya dalam acara tersebut. Ia dikenal karena restorannya, Hong Bo Gak, dan dikenal sebagai pakar dalam masakan China.
Ia adalah seorang koki, peneliti kuliner, dan youtuber asal Taiwan-Korea Selatan. Ia lahir di Suwon tetapi telah memutuskan untuk tetap menjadi warga negara Taiwan.
Ia belajar memasak masakan China pada 1970-an dari para koki top saat itu. Ia dianggap ahli dalam masakan China dengan pengalaman 40 tahun lamanya.
Ia juga menjabat sebagai koki umum di sebuah restoran China di dalam Grand Ambassador Hotel di Seoul. Ia juga memiliki restoran Luii Kitchen M bersama adik laki-lakinya. Lu Ching Lai juga menjabat sebagai Wakil Presiden World Chinese Culinary Association dan Presiden Korean-Chinese Federation.
7. Choi Hyun-seok
Foto: Instagram @crazypenne
Restoran: Choi DOT dan Central Reducer
Instagram: @crazypenne
Choi Hyun-seok adalah seorang koki asal Korea Selatan dan biasanya tampil dalam variety showKorea. Sebelumnya ia pernah bekerja di sebuah restoran Italia dengan nama La Cucina sebelum akhirnya menjadi kepala koki di Elbon The Table.
Saat ini ia memiliki dua restoran yaitu Choi DOT dengan tema Eropa-Korea yang berada di Seoul, serta Central Reducer yang baru dibuka pada 2020. Ia juga sering tampil dalam variety show seperti Boss in The Mirror, Chef & My Fridge, dan Extreme table.
8. Park Jun-woo
Foto:Instagram: @seoul_1983
Restoran: Aux Petits Verres
Instagram: @seoul_1983
Jun-woo adalah runner-up musim pertama MasterChef Korea. Ia tinggal di Korea Selatan hingga umur 18 tahun. Setelahnya ia pindah ke Belgia karena pekerjaan ayahnya.
Awalnya, ia memulai kariernya sebagai jurnalis kanal kuliner dan setelah itu ia membuka restoran miliknya sendiri. Ia pernah hadir di berbagai variety show lainnya, yaitu Please Take Care My Refrigerator dan Olive Show.
9. Jang Ho-jun
Foto: Instagram @fly.hojoon
Restoran: Negi
Instagram @fly.hojoon
Youtube: @flyhojoon
Chef Ho-ju adalah koki eksekutif Negi Live dan pemilik restoran Negi. Sejak kecil ia sudah tertarik dengan karya kreatif, membuat sesuatu dengan tangannya sendiri.
Dulu, ia memang tertarik dengan bidang kecantikan, tetapi setelah tak sengaja bertemu dengan makanan Jepang, ia jatuh cinta dengan memasak. Menurutnya, masakan Jepang tampak seperti makanan yang sangat cantik dan berkelas.
Ia kemudian masuk ke Jurusan Seni Kuliner Universitas Gimpo, memantapkan dasar-dasarnya, dan membangun karier kulinernya dengan menjajal berbagai genre di tempat-tempat seperti Lexington, Grand Hyatt Seoul, Ritz-Carlton, dan The Plaza.
Saat pertama kali bekerja di bisnis restoran, Ho-jun merasa sangat kesulitan hingga berpikir bahwa memasak bukan untuknya. Konon, ia masuk kerja pukul 4 pagi dan pulang tengah malam, beban kerjanya pun sangat berat sehingga ia hanya sempat istirahat sebulan sekali.
Para chefyang menjadi peserta ini dibedakan ke dalam dua kategori, yaitu 20 chef profesional yang disebut sebagai Elite White Spoon Chef dan 80 chefbiasa yang disebut sebagai Black Spoon Chef.
Kontes ini menggaet dua chef ternama di Korea Selatan, yaitu Paik Jong-won dan Ahn Sung-jae sebagai juri. Kontes ini sangat cocok ditonton bagi kamu yang menyukai visual dari makanan yang dibuat dan reality show yang mendebarkan.
Baca Juga: 6 Drama Korea Rating Tertinggi September 2024, Masih Baru Sudah Tembus 2 Digit
Nah, bagi kamu yang ingin mengetahui siapa saja kontestan yang mengikuti kontes ini, yuk, simak penjelasannya.
Biodata Peserta Culinary Class Wars
Profil Anggota Elite White Spoon Chef
1. Choi Kang-rok
Foto: Wikinamu
Restoran: Neo, 136-gil Yukmi
Instagram: @roi_choi
YouTube: Ultra Taste Diary
Choi Kang-rok adalah pemenang dari MasterChef Korea Season 2. Setelah beberapa kali bangkrut dalam bisnisnya, akhirnya ia pergi ke Jepang untuk memulai studinya di Tsuji Culinary Training College untuk mempelajari tentang hidangan khas Jepang.
Setelah itu, ia bekerja sebagai anggota fakultas di Akademi Hidangan Jepang di Korea Selatan dan bekerja di tempat penjualan ikan tuna. Saat itulah ia memutuskan untuk ikut dalam kompetisi MasterChef Korea.
Setelah menang, ia menjadi pembawa acara Choi Kang-rokdengan namanya sendiri di Olive TV sebagai hadiah pemenang MasterChef. Selanjutnya, ia mengelola restoran Jepang bernama 136-gil Yukmi di Nonhyeon. Kemudian ia juga bekerja di Miuya di Yangjae.
Pada April 2022, ia membuka restoran bernama Neo di Samjeo. Ia juga menulis resep dan menerbitkan buku Recipe Note dan Taste Workshop. Tak berhenti di situ, ia juga mengelola akun YouTube sejak 2020.
2. Jung Ji-seon
Foto:Instagram: @chef_jisunjoung
Restoran: Tian Mimi
Instagram: @chef_jisunjoung
Koki ini memiliki restoran Tian Mimi dan dikenal sebagai ratu dim sum dalam kompetisi memasak. Ia pertama kali tampil di TV sebagai koki dalam acara Please Take Care of My Refrigeratordan langsung meraih popularitas sebagai salah satu koki perempuan pertama di Korea Selatan. Ia menjadi anak didik Koki Lee Yeon-bok.
3. Choi Ji-hyung
Foto:Instagram @leebukbang
Restoran: Lee Buk Bang
Instagram: @leebukbang
Koki White Spoon Choi Ji-hyung memiliki restoran Lee Buk Bang, yang menyajikan makanan bergaya Korea Utara di daerah Distrik Mapo. Seoul. Ia dikenal karena mengangkat street food Korea, yaitu sundae atauusus babi yang diisi dengan berbagai macam bahan, seperti daging, nasi, dan mi.
Restorannya telah meraih penghargaan Michelin Plate pada 2019, 2020, 2021, 2023, dan 2024. Ia adalahchef pertama di dunia yang menyajikan hidangan mewah Korea Utara.
4. Joseph Lidgerwood
Foto: Instagram @josephlidgerwood
Restoran: Evett
Instagram: @josephlidgerwood
Ia adalah koki dan pemilik restoran Evett dan bahkan mendapat satu bintang Michelin untuk masakannya yang unik. Ia juga penerima penghargaan Koki Muda Michelin pada 2021.
Koki kelahiran Tasmania ini pertama kali datang ke Seoul sebagai orang yang merekomendasikan kuliner seperti makan malam ringan dalam tur Asia-nya, tetapi ia akhirnya menjadi sangat menyukai dengan bahan-bahan Korea. Oleh karena itu ia memutuskan untuk menjadikan Korea Selatan sebagai tempat singgahnya secara permanen.
5. Kim Do-yun
Foto: Korean Heralds
Restoran: Yun Seoul dan Myeon
Chef Do-yun adalah pemilik Yun Seoul, restoran berbintang Michelin yang terkenal dengan mi buatan sendiri. Selain itu ia juga memiliki restoran yang bernama Myeon.
Ia tidak pernah sekolah kuliner dan malah belajar dengan bekerja di berbagai restoran Korea Selatan sejak 1992. Ia menutup restorannya yang bernama Yun selama delapan bulan untuk belajar lebih banyak tentang memasak.
Selama waktu itu, Do-yun mengunjungi Eropa dan Amerika Serikat untuk belajar kuliner di sana. Ia dikenal dengan keahliannya dalam membuat mi dan dedikasinya yang luar biasa dalam mencari bahan baku hingga mendapat julukan “orang aneh yang terobsesi dengan bahan baku” yang diberikan oleh pelanggannya.
Di dalam restorannya, ia memiliki ruang penyimpanan kulkas, tempat untuk menyimpan lebih dari 500 bahan yang diberi label berdasarkan tahun produksi dan tempat asalnya. Bahan ini berupa berbagai acar, sayuran kering, kacang-kacangan, biji-bijian, benih, daging kering, dan lainnya.
6. Lu Ching Lai/ Yeo Gyeong-rae
Foto: Instagram @lu_chinglai
Restoran: Hong Bo Gak
Instagram: @lu_chinglai
Chef Lu Ching adalahkontestan dariWhite Spoon lainnya dalam acara tersebut. Ia dikenal karena restorannya, Hong Bo Gak, dan dikenal sebagai pakar dalam masakan China.
Ia adalah seorang koki, peneliti kuliner, dan youtuber asal Taiwan-Korea Selatan. Ia lahir di Suwon tetapi telah memutuskan untuk tetap menjadi warga negara Taiwan.
Ia belajar memasak masakan China pada 1970-an dari para koki top saat itu. Ia dianggap ahli dalam masakan China dengan pengalaman 40 tahun lamanya.
Ia juga menjabat sebagai koki umum di sebuah restoran China di dalam Grand Ambassador Hotel di Seoul. Ia juga memiliki restoran Luii Kitchen M bersama adik laki-lakinya. Lu Ching Lai juga menjabat sebagai Wakil Presiden World Chinese Culinary Association dan Presiden Korean-Chinese Federation.
7. Choi Hyun-seok
Foto: Instagram @crazypenne
Restoran: Choi DOT dan Central Reducer
Instagram: @crazypenne
Choi Hyun-seok adalah seorang koki asal Korea Selatan dan biasanya tampil dalam variety showKorea. Sebelumnya ia pernah bekerja di sebuah restoran Italia dengan nama La Cucina sebelum akhirnya menjadi kepala koki di Elbon The Table.
Saat ini ia memiliki dua restoran yaitu Choi DOT dengan tema Eropa-Korea yang berada di Seoul, serta Central Reducer yang baru dibuka pada 2020. Ia juga sering tampil dalam variety show seperti Boss in The Mirror, Chef & My Fridge, dan Extreme table.
8. Park Jun-woo
Foto:Instagram: @seoul_1983
Restoran: Aux Petits Verres
Instagram: @seoul_1983
Jun-woo adalah runner-up musim pertama MasterChef Korea. Ia tinggal di Korea Selatan hingga umur 18 tahun. Setelahnya ia pindah ke Belgia karena pekerjaan ayahnya.
Awalnya, ia memulai kariernya sebagai jurnalis kanal kuliner dan setelah itu ia membuka restoran miliknya sendiri. Ia pernah hadir di berbagai variety show lainnya, yaitu Please Take Care My Refrigerator dan Olive Show.
9. Jang Ho-jun
Foto: Instagram @fly.hojoon
Restoran: Negi
Instagram @fly.hojoon
Youtube: @flyhojoon
Chef Ho-ju adalah koki eksekutif Negi Live dan pemilik restoran Negi. Sejak kecil ia sudah tertarik dengan karya kreatif, membuat sesuatu dengan tangannya sendiri.
Dulu, ia memang tertarik dengan bidang kecantikan, tetapi setelah tak sengaja bertemu dengan makanan Jepang, ia jatuh cinta dengan memasak. Menurutnya, masakan Jepang tampak seperti makanan yang sangat cantik dan berkelas.
Ia kemudian masuk ke Jurusan Seni Kuliner Universitas Gimpo, memantapkan dasar-dasarnya, dan membangun karier kulinernya dengan menjajal berbagai genre di tempat-tempat seperti Lexington, Grand Hyatt Seoul, Ritz-Carlton, dan The Plaza.
Saat pertama kali bekerja di bisnis restoran, Ho-jun merasa sangat kesulitan hingga berpikir bahwa memasak bukan untuknya. Konon, ia masuk kerja pukul 4 pagi dan pulang tengah malam, beban kerjanya pun sangat berat sehingga ia hanya sempat istirahat sebulan sekali.
Lihat Juga :