10 Tradisi Imlek yang Telah Hilang, Nomor 8 Dilarang Keluar Rumah Hari Ketiga Tahun Baru

Kamis, 23 Januari 2025 - 07:00 WIB
Tradisi Imlek telah berlangsung secara turun temurun. Namun, seiring perkembangan zaman, tradisi ini menghilang. Foto/ national today
JAKARTA - Tradisi Imlek bagi orang China sangat penting. Imlek atau Festival Musim Semi menjadi sebuah adat istiadat yang melekat di masyarakat dan telah berlangsung secara turun temurun.

Namun, dalam dalam perkembangannya, ada pergeseran hingga membuat cara-cara lama terkait tradisi mulai terabaikan. Hanya beberapa tradisi yang tersisa dan beberapa menghilang. Dikutip China Highlights, berikut tradisi dan takhayul Tahun Baru Imlek yang menghilang.



Baca Juga: 7 Dekorasi Tahun Baru Imlek yang Membawa Keberuntungan ke Rumah

Tradisi Tahun Baru Imlek yang Telah Hilang

1. Memberikan Persembahan kepada Dewa Kompor Dapur

Menurut legenda kuno, Dewa Kompor Dapur akan pergi ke Surga pada 23 bulan 12 tahun lunar China dan melaporkan kepada Kaisar Giok tentang apa yang dilakukan setiap rumah tangga pada tahun sebelumnya.

Orang China menaruh sepasang syair di pintu masuk dapur, dengan harapan Dewa Kompor Dapur akan menyampaikan kata-kata baik untuk mereka di hadapan Kaisar Giok. Syair-syair itu berbunyi: 'Bicaralah tentang Perbuatan Baik di Surga, Jagalah Kedamaian di Bumi.'

Ritual persembahan kurban diadakan pada 23 (di China Utara) atau tanggal 24 (di China Selatan) bulan ke-12 tahun lunar China, setelah itu orang-orang menikmati kurban lezat seperti kue gula, panekuk goreng, dan sup tahu. Konon, Dewa Tungku Dapur hanya akan mengatakan hal-hal manis tentang setiap rumah tangga setelah mencicipi kue gula.

Banyak orang dari desa kini telah pindah ke rumah-rumah modern tanpa kompor dapur, seperti rekan-rekan mereka di kota, oleh karena itu ritual Dewa Tungku Dapur jarang terlihat sekarang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!