Alasan Haru Pak Tarno Tetap Jualan saat Stroke, Berusaha Tanggung Jawab ke Istri dan Ogah Nganggur
Senin, 03 Februari 2025 - 19:20 WIB
Pak Tarno cukup bertanggung jawab dengan istri-istrinya, meski dalam kondisi stroke. Foto/ Instagram
JAKARTA - Pak Tarno ternyata cukup bertanggung jawab dengan istri-istrinya, meski dalam kondisi stroke. Pesulap tradisional ini tetap berdagang untuk menjalankan kewajibannya sebagai kepala rumah tangga. Selain itu, dia juga tidak mau menganggur.
Pesulap yang dijuluki Master of Traditional Magic itu menjadi viral dengan kondisi kesehatannya yang memprihatikan dan belakangan perseteruan antara istri tua dan muda.
Baca Juga: Pak Tarno Jadi Rebutan Istri Tua dan Muda, Syariah Ngaku Bukan karena Uang Donasi
Pak Tarno mempunyai beberapa istri. Istri tua bernama Sariyah dan istri lainnya, Dewi yang selama ini peduli dan mengurusnya. Keduanya berusaha untuk peduli pada sang suami, meski ada drama yang membuat heboh atas kepeduliannya itu. Salah satunya Sariyah yang meminta Pak Tarno pulang ke rumahnya lagi.
"Iya tinggal di rumah Sariyah. Habis dagang pulang ke rumah Sariyah. Di sana (warung dekat rumah Dewi) lagi ramai (yang beli dagangannya) di Warakas," kata Pak Tarno.
Pak Tarno mengaku bersyukur masih bisa bekerja di tengah kondisinya yang tidak sehat seperti dulu. Apa yang dilakukan ini untuk bisa memberi nafkah kepada istri dan keluarganya.
Pesulap yang dijuluki Master of Traditional Magic itu menjadi viral dengan kondisi kesehatannya yang memprihatikan dan belakangan perseteruan antara istri tua dan muda.
Baca Juga: Pak Tarno Jadi Rebutan Istri Tua dan Muda, Syariah Ngaku Bukan karena Uang Donasi
Pak Tarno mempunyai beberapa istri. Istri tua bernama Sariyah dan istri lainnya, Dewi yang selama ini peduli dan mengurusnya. Keduanya berusaha untuk peduli pada sang suami, meski ada drama yang membuat heboh atas kepeduliannya itu. Salah satunya Sariyah yang meminta Pak Tarno pulang ke rumahnya lagi.
"Iya tinggal di rumah Sariyah. Habis dagang pulang ke rumah Sariyah. Di sana (warung dekat rumah Dewi) lagi ramai (yang beli dagangannya) di Warakas," kata Pak Tarno.
Pak Tarno mengaku bersyukur masih bisa bekerja di tengah kondisinya yang tidak sehat seperti dulu. Apa yang dilakukan ini untuk bisa memberi nafkah kepada istri dan keluarganya.
Lihat Juga :