Vaksin TBC Diuji Coba, Ini Gejala Tuberkulosis yang Patut Diwaspadai
Sabtu, 10 Mei 2025 - 04:30 WIB
Tuberkulosis, yang juga disebut TBC adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Foto/Istimewa.
JAKARTA - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkap alasan Indonesia turut berpartisipasi dalam uji coba vaksin tuberkulosis ( TBC ) yang dikembangkan oleh pendiri Microsoft, Bill Gates. Ia mengungkapkan vaksin merupakan salah satu tindakan preventif yang dapat melindungi masyarakat dari salah satu penyakit menular ini.
Tuberkulosis, yang juga disebut TBC adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Tuberkulosis biasanya menyerang paru-paru, namun penyakit ini juga dapat menyerang bagian tubuh lainnya. Penyakit ini dapat meliputi sendi, ginjal, tulang belakang, dan otak.
Baca juga: Bill Gates dan Bisnis Vaksin: Sumbang Rp2,6 Triliun tapi Minta Uji Vaksin TBC pada Rakyat Indonesia
Ada 2 jenis TBC yang perlu Anda pahami, yakni TB laten atau tidak aktif di mana bakteri ada di dalam tubuh Anda, tetapi tidak membuat Anda sakit atau menular lantaran perlindungan sistem imun dan jug TB aktif, yakni kondisi di mana sistem kekebalan tubuh Anda tidak dapat melawannya dan memungkinkan Anda menyebarkan penyakit ini.
Adapun beberapa gejala TBC yang patut Anda waspadai melansir Family Doctor, Jumat (9/5/2025).
Tuberkulosis, yang juga disebut TBC adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Tuberkulosis biasanya menyerang paru-paru, namun penyakit ini juga dapat menyerang bagian tubuh lainnya. Penyakit ini dapat meliputi sendi, ginjal, tulang belakang, dan otak.
Baca juga: Bill Gates dan Bisnis Vaksin: Sumbang Rp2,6 Triliun tapi Minta Uji Vaksin TBC pada Rakyat Indonesia
Ada 2 jenis TBC yang perlu Anda pahami, yakni TB laten atau tidak aktif di mana bakteri ada di dalam tubuh Anda, tetapi tidak membuat Anda sakit atau menular lantaran perlindungan sistem imun dan jug TB aktif, yakni kondisi di mana sistem kekebalan tubuh Anda tidak dapat melawannya dan memungkinkan Anda menyebarkan penyakit ini.
Adapun beberapa gejala TBC yang patut Anda waspadai melansir Family Doctor, Jumat (9/5/2025).
Lihat Juga :