#Alive Kisahkan Wabah Misterius yang Ubah Manusia Jadi Zombie
Rabu, 09 September 2020 - 19:17 WIB
Aksi Yoo Ah-in dalam film #Alive. Foto/Istimewa
JAKARTA - # Alive tengah menjadi pembicaraan publik dan trending di pencarian Google. Tidak hanya karena diperankan oleh sederet artis ternama Korea Selatan, film yang dapat dinikmati secara streaming melalui Netflix sejak 8 September 2020 itu juga menawarkan jalan cerita yang menarik.
Berlatar belakang dunia yang modern, #Alive menceritakan sebuah wabah misterius yang menyebar secara cepat dan tak terkendali di Kota Seoul. Wabah tersebut dapat mengubah manusia menjadi zombie yang buas dan agresif, sehingga tidak menyisakan banyak manusia. (Baca Juga: Reality Show “Keeping Up With the Kardashians" Tamat Tahun Depan )
Oh Jun-u (Yoo Ah-in) dan Kim Yu-bin (Park Shin-hye) adalah dua orang yang sedang berjuang bertahan hidup dan menyelamatkan diri dari orang-orang yang telah terinfeksi. Meski tinggal bertetangga di komplek apartemen yang sama, keduanya terjebak di tempat masing-masing tanpa akses seluler maupun internet. Mereka hanya bisa mengandalkan berita di televisi dan jendela apartemen untuk melihat apa yang sedang terjadi di dunia luar.
Jun-u dan Yu-bin memiliki kepribadian yang bertolak belakang. Jun-u adalah lelaki yang hobi bermain games di komputer, sehingga ia memanfaatkan teknologi agar dapat bertahan hidup. Sebaliknya, Yu-bin menggunakan barang-barang yang lebih konvensional seperti peralatan berkemah dan teleskop untuk bertahan hidup. Dengan kemampuan yang berbeda, keduanya bekerja sama untuk menyelamatkan nyawa masing-masing.
Berlatar belakang dunia yang modern, #Alive menceritakan sebuah wabah misterius yang menyebar secara cepat dan tak terkendali di Kota Seoul. Wabah tersebut dapat mengubah manusia menjadi zombie yang buas dan agresif, sehingga tidak menyisakan banyak manusia. (Baca Juga: Reality Show “Keeping Up With the Kardashians" Tamat Tahun Depan )
Oh Jun-u (Yoo Ah-in) dan Kim Yu-bin (Park Shin-hye) adalah dua orang yang sedang berjuang bertahan hidup dan menyelamatkan diri dari orang-orang yang telah terinfeksi. Meski tinggal bertetangga di komplek apartemen yang sama, keduanya terjebak di tempat masing-masing tanpa akses seluler maupun internet. Mereka hanya bisa mengandalkan berita di televisi dan jendela apartemen untuk melihat apa yang sedang terjadi di dunia luar.
Jun-u dan Yu-bin memiliki kepribadian yang bertolak belakang. Jun-u adalah lelaki yang hobi bermain games di komputer, sehingga ia memanfaatkan teknologi agar dapat bertahan hidup. Sebaliknya, Yu-bin menggunakan barang-barang yang lebih konvensional seperti peralatan berkemah dan teleskop untuk bertahan hidup. Dengan kemampuan yang berbeda, keduanya bekerja sama untuk menyelamatkan nyawa masing-masing.
Lihat Juga :