Wamen Isyana Ingatkan Bahaya Kehamilan di Usia Muda

Kamis, 21 Agustus 2025 - 14:31 WIB
Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka ketika mengunjungi salah satu keluarga berisiko stunting (KRS) penerima manfaat program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) di Kota Jambi. Foto/Kemendukbangga.
JAKARTA - Kehamilan di usia terlalu muda sangat berisiko karena ibu belum siap secara fisik maupun mental. Kondisi ini dapat berdampak pada tumbuh kembang bayi dan meningkatkan risiko stunting.

Hal tersebut dijelaskan oleh Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka ketika mengunjungi salah satu keluarga berisiko stunting (KRS) penerima manfaat program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), yakni seorang ibu yang sangat muda berusia 17 tahun, dengan bayi yang baru berusia 30 hari di Kota Jambi, Selasa (20/8/2025).



Baca juga: Wamendukbangga Isyana Sebut 18 Ribu Kader Siap Jadi Ujung Tombak Distribusi MBG

“Temuan ini menunjukkan bahwa pernikahan dini masih menjadi persoalan serius di Jambi, di mana banyak ibu hamil masih berusia belasan tahun,” tegas Wamen Isyana, melalui siaran pers, Kamis (21/8/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Wamen Isyana didampingi oleh Wakil Gubernur Jambi, Drs. Abdullah Sani, dan Wakil Wali Kota Jambi, Diza Aljoza.

Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, lanjutnya, hadir memberikan edukasi pencegahan melalui berbagai program, termasuk yang menyasar remaja. Program Generasi Berencana (Genre) dan Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) menjadi sarana untuk memastikan generasi muda siap membangun keluarga secara sehat dan bertanggung jawab.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!