Cinépolis Gandeng LUMMA Luncurkan Magnify8, Sensasi Bioskop Premium
Rabu, 31 Desember 2025 - 18:31 WIB
Pendekatan ini menjadikan Magnify8 dapat dinikmati oleh spektrum audiens yang lebih luas, termasuk penonton muda, dewasa dan orang tua. Bahkan, getaran lembutnya kerap diinterpretasikan sebagai sensasi relaksasi, sehingga memperluas fungsi teknologi sensorik dari format niche menjadi peningkatan pengalaman yang inklusif dan scalable.
Di Indonesia, format Magnify8 menghadirkan beragam konten, mulai dari film Hollywood hingga film lokal. Film perdana yang ditayangkan dalam format Magnify8 adalah Zootopia 2 dari Disney, yang kemudian disusul oleh penayangan film lokal Qorin 2 dan Janur Ireng, serta film Avatar: Fire and Ash.
Kehadiran Magnify8 membuka peluang bagi film lokal untuk dinikmati dalam format sinema premium sebagai lompatan berikutnya, menghadirkan pengalaman emosional yang lebih mendalam lintas genre—mulai dari animasi hingga drama dan aksi—melalui pendekatan yang tetap mengedepankan kenyamanan penonton.
Sementara itu, Sebastián Franco, Partner dan COO LUMMA, menyampaikan bahwa peluncuran Magnify8 di Indonesia memperkuat kemitraan global yang telah terjalin dengan Cinépolis Indonesia.
“Kami dengan bangga mengumumkan peluncuran Magnify8 bekerja sama dengan Cinépolis Indonesia di beberapa bioskop unggulan di seluruh Indonesia. Momen penting ini semakin memperkuat kolaborasi jangka panjang kami dengan Cinépolis, yang telah berhasil menerapkan teknologi 4D E-Motion kami di Argentina, Eropa, dan Timur Tengah,” ungkap Sebastián.
Ditambahkannya, “Bekerja sama erat dengan Alejandro Aguilera dari Cinépolis Indonesia dan visi inovatifnya untuk mengintegrasikan teknologi terbaru kami, Magnify8, ke lokasi-lokasi ini telah menghasilkan hasil yang mengesankan. Penawaran unik ini secara signifikan meningkatkan pengalaman sinematik.” ujar Sebastian.
Di Indonesia, format Magnify8 menghadirkan beragam konten, mulai dari film Hollywood hingga film lokal. Film perdana yang ditayangkan dalam format Magnify8 adalah Zootopia 2 dari Disney, yang kemudian disusul oleh penayangan film lokal Qorin 2 dan Janur Ireng, serta film Avatar: Fire and Ash.
Kehadiran Magnify8 membuka peluang bagi film lokal untuk dinikmati dalam format sinema premium sebagai lompatan berikutnya, menghadirkan pengalaman emosional yang lebih mendalam lintas genre—mulai dari animasi hingga drama dan aksi—melalui pendekatan yang tetap mengedepankan kenyamanan penonton.
Sementara itu, Sebastián Franco, Partner dan COO LUMMA, menyampaikan bahwa peluncuran Magnify8 di Indonesia memperkuat kemitraan global yang telah terjalin dengan Cinépolis Indonesia.
“Kami dengan bangga mengumumkan peluncuran Magnify8 bekerja sama dengan Cinépolis Indonesia di beberapa bioskop unggulan di seluruh Indonesia. Momen penting ini semakin memperkuat kolaborasi jangka panjang kami dengan Cinépolis, yang telah berhasil menerapkan teknologi 4D E-Motion kami di Argentina, Eropa, dan Timur Tengah,” ungkap Sebastián.
Ditambahkannya, “Bekerja sama erat dengan Alejandro Aguilera dari Cinépolis Indonesia dan visi inovatifnya untuk mengintegrasikan teknologi terbaru kami, Magnify8, ke lokasi-lokasi ini telah menghasilkan hasil yang mengesankan. Penawaran unik ini secara signifikan meningkatkan pengalaman sinematik.” ujar Sebastian.
(nnz)
Lihat Juga :